www.riaukontras.com
| Camat Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Penyebaran Virus C-19 di Kacamatan Ukui | | DPD PWRI Berkunjung Satpol PP Provinsi Riau, Hadi Penandio: Welcome | | Pimpin Sertijab, Kapolda Riau : Jaga Soliditas Internal Dan Tingkatkan Kerjasama Stakeholder | | Di Hadapan Komisi III, Kapolri Paparkan 15 Aplikasi Layanan Publik | | Kini Hadir Cabang Ke-3 Restoran Yougwa Danau Sentani di Jakarta | | Selain Penangkapan Sekda di KTV Bosque, Satu Oknum ASN Kab. Nias Utara Terjaring
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 16 Juni 2021
 
Pesta Shabu di kantor BPBD, Ketua DPC AJOI : Pemkab Agar Semua Honorer di Test Urin
Editor: Indra | Sabtu, 15-05-2021 - 16:11:45 WIB


TERKAIT:
 
  • Pesta Shabu di kantor BPBD, Ketua DPC AJOI : Pemkab Agar Semua Honorer di Test Urin
  •  

    Bengkalis, RIAUkontraS.com - Setelah terjadi penangkapan dua oknum tenaga honorer BPBD Bengkalis pada pada Kamis (13/5/2021) yang berinisial QV alias Muk (29) dan DI alias Dedi (37), bertepatan di malam Idul Fitri 1 Syawal 1442 di Kantor BPBD Bengkalis, mendapat sorotan dari publik yang mengemparkan di dunia maya (medsos).

    Pasalnya, kedua oknum tenaga honorer BPBD tersebut adalah tanggung jawab dibawah naungan pengawasan BPBD Bengkalis walaupun tersandung kasus narkoba.

    Terkait hal ini, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis Tajul Mudarris angkat bicara, bahwa sebelum hal ini terjadi sering kali kita lakukan rapat dan apel bersama anggota  seluruh jajaran dan staf dikantor BPBD Bengkalis, mengenai larangan yang mengkonsumsi narkoba.

    "Menurutnya, dalam pengawasan tersebut tidak mungkin kita pantau sampai 24 jam, itukan sudah ada ketentuan dan aturan yang berlaku dikantor kita, sedangkan keluarga kita sendiri pun tidak terpantau sampai 24 jam," kata Kalaksa Tajul Mudarris kepada wartawan, Sabtu (15/5/2021), ketika dikonfirmasi via phone.

    Yang pastinya, kata Tajul, tadi pagi sekitar Pukul 09.00 WIB telah berkumpul dan diadakan apel bersama anggota, jika hal ini terjadi lagi kita akan bertindak tegas bagi tenaga honorer maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS).

    "Lanjutnya, Tajul mengungkapkan, permasalahan yang terjadi saat ini, biarkan proses hukum berjalan, dan kita mendukung penuh kepada pihak Polres Bengkalis untuk bertindak tegas kepada tenaga honorer BPBD Bengkalis yang mengkonsumsi narkoba," tegas Kalaksa BPBD Bengkalis Tajul Mudarris.

    Ditempat berbeda, Ketua Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) Kabupaten Bengkalis, Padli, menegaskan kepada pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis agar semua honorer di test urin, agar kelak tidak terjadi  mencorengkan nama instansi setempat.

    "Sangat disayangkan, oknum tenaga honorer  BPBD Bengkalis adalah salah satu instansi yang bergerak dibidang Bencana Penanggulangan Daerah. Tetapi sebaliknya, tragedi ini menimbulkan hal yang sangat negatif," ujar Ketua AJOI Kabupaten Bengkalis Padli.

    Menurutnya, peredaran dan penyelundupan narkoba merupakan tindak kejahatan luar biasa yang harus ditangani antar lembaga penegak hukum, ormas, dan masyarakat.

    Bahkan, narkoba merupakan pembunuh generasi anak muda bangsa, sehingga aparat penegak hukum, ormas dan masyarakat wajib proaktif dan fokus memberantas barang haram dan perbanyak sosialisasi tentang bahaya (Danger) narkoba. 

    "Namun, pada instansi tersebut tidak menunjukkan hal positif ke masyarakat," kesal padli yang kerap disapa Padel.

    Ia menyarankan, lanjutnya Padli, Pemkab Bengkalis dengan segera wajib bekerjasama dengan BNN, Polres, Kodim 0303/Bengkalis Perbanyak sosialisasi dan berikan kegiatan positif untuk melawan narkoba, guna untuk memutuskan mata rantai pengedar dan peredaran narkoba.

    "Terakhir, tenaga honorer yang baru bekerja maupun yang sudah lama bekerja di instansi pemerintah Bengkalis, banyak sekali yang mempunyai kenalan pejabat. Bahkan, membekap agar bisa masuk bekerja dan tidak adanya memandang prestasi atau pun yang pernah mewangikan nama Bengkalis," ungkap Padli mengakhiri.(**)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Pesta Shabu di kantor BPBD, Ketua DPC AJOI : Pemkab Agar Semua Honorer di Test Urin
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    4 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Mayat Siswi SMP Diduga Korban Pemerkosaan Ditemukan Setengah Bugil di Riau
    10 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2021 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved