www.riaukontras.com
| Bupati Siak Hadiri Gema Sholawat dan Haflah Milad Ke-6 Ponpes Nurul Furqon | | Kasus Payung Elektrik Masjid Agung An-Nur Pekanbaru di Sorot Kembali, Diungkap Ketua KNPI Riau | | H Muhammad Rafee Dapat Dukungan 7 Pengurus Kabupaten/Kota Maju Sebagai Calon Ketua PELTI Riau | | Kejari Kepulauan Tanimbar Sampaikan Perkembangan Penanganan Perkara Dugaan Tipikor | | Kajari Rohil di Sambut Secara Adat Melayu | | Kejati Riau Ajukan 2 Perkara Keadilan Restoratif Justice Disetujui Jampidum
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jumat, 21 Juni 2024
 
Erizal: Pengerjaan Proyek Disdukcapil Kampar Dibayar 21,3 Persen
Editor: | Senin, 26-12-2022 - 19:15:43 WIB

Ket. Foto Erizal Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar
TERKAIT:
   
 

Kampar, Riaukontras.com-  Pembangunan proyek kantor Disdukcapil Kabupaten Kampar tahap 1 yang terbengkalai pengerjaan nya hanya dibayar sebesar 21,3 persen sesuai dengan pengerjaan yang telah selesai dikerjakan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar, Erizal kepada wartawan di ruangan kerjanya, Senin siang (26/12).

"Proyek pembangunan Dinas Disdukcapil Kampar hanya dibayarkan 21,3 persen dan hal tersebut sesuai dengan hasil pengerjaan proyek yang telah selesai dikerjakan oleh kontraktor," kata Erizal. Disaat pembayaran nya saya belum menjadi Kabid Cipta Karya.

Diterangkan lebih lanjut oleh Erizal,  pengerjaan proyek tersebut dihentikan oleh PPK karena kontraktor tidak mampu menyediakan barang selama 1 Minggu untuk perpanjangan kerja dan akhirnya PPK memutuskan untuk menghentikan pengerjaan.

Ketika ditanya apakah hasil proyek kantor Disdukcapil Kampar tahap 1 sudah di audit dan Erizal mengakui sedang diaudit. "Bahwa hasil pengerjaan proyek Disdukcapil Kampar sekarang ini sedang di audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)," ungkapnya.

Menurut pengakuan Erizal, untuk tahun 2023 proyek pembangunan kantor Disdukcapil Kampar akan dilanjutkan pengerjaan nya. Posisi terakhir kami melakukan pemeriksaan terhadap hasil proyek tersebut diangka 43,5 persen dan kita masih terhutang sebesar 280 Juta dan saya tidak berani untuk membayar nya karena tidak ingin terlibat permasalahan tersebut.

Kita juga terhutang kepada konsultan pengawas sebesar 125 Juta dan belum kami bayar, karena mereka gagal dalam bekerja.  Konsultan pengawas tidak mampu membantu Pemerintah dalam bekerja, kata Erizal.

Untuk rencana pembangunan kantor Disdukcapil Kampar kata Erizal, yakni  3 lantai. "Rencana pembangunan kantor Disdukcapil Kampar 3 lantai,"  kata nya dengan singkat. (Apriyaldi)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Erizal: Pengerjaan Proyek Disdukcapil Kampar Dibayar 21,3 Persen
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, ini Program Prioritas yang Sukses Dijalankan
    7 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    8 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Dimasa Pandemi Covid-19, Parma City Hotel Diduga Sediakan PSK Pada Tamu yang Menginab
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved