www.riaukontras.com
| Langkah Strategi Pemkab Siak Wujudkan Indonesia Emas 2045 | | Usai Bada Jumat, Kejari Temu Ramah Bersama Jurnalis Pulau Bengkalis | | Alfedri: Apresiasi Pembangunan di Kampung Rawang Kao Berkembang Pesat | | Pimpinan DPRD Bengkalis Hadiri Penyampaian LHP LKPP Tahun 2023 | | Pansus RPJPD Bengkalis Sinkronkan Draft Ranperda ke Bappedalitbang Provinsi Riau | | Wakil Ketua DPRD Bengkalis Silaturahmi dan Sambut Aspirasi Guru P3K
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 13 Juli 2024
 
Harga Karet Turun, Ini Tanggapan Anggota DPRD Natuna
Editor: | Rabu, 02-11-2022 - 17:06:12 WIB

TERKAIT:
   
 

NATUNA, Riaukontras.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna, Rusdi, mengaku ikut prihatin dengan kambali menurunnya harga karet di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Menurut Rusdi, anjloknya harga getah karet beku, membuat petani karet mengalami penurunan pendapatan yang cukup signifikan.

“Kasian petani karet, lagi-lagi harga getah turun, padahal kemarin sempat naik,” ucap Rusdi kepada awak media ini, Rabu (02/11/2022) siang.

Turunnya harga getah karet beku, tentu sangat berdampak pada menurunnya perekonomian masyarakat. Padahal, masyarakat masih belum mentas dari dampak krisis ekonomi yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.

“Sudahlah sekarang ekonomi lagi sulit, Pemerintah justru menurunkan harga karet. Padahal di Natuna banyak warga kita yang bergantung pada komoditi karet,” katanya.

Selain harga karet, penurunan hasil perkebunan lainnya juga ikut menurun, salah satunya adalah buah kelapa. Sebelumnya, harga kelapa perbutir mencapai Rp 2 ribu, namun saat ini anjlok menjadi hanya Rp 800 perbuah.

Terpisah, Samsul Bahri, petani karet asal Dusun Meso, Desa Batu Gajah, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, mengaku sangat mengeluhkan turunnya harga getah keret beku.

Sebelumnya kata dia, harga getah karet beku sudah mulai merangkak naik di angka Rp 10 ribu perkilogramnya. Namun, baru-baru ini petani dikejutkan dengan jatuhnya harga karet, yang hanya dihargai Rp 7 ribu perkilo oleh pengepul.

“Ya kalau dipikir kecewa, pasti sangat kecewa lah. Karena sekarang barang-barang kebutuhan pokok naik semua, tapi hasil perkebunan seperti karet malah menurun, otomatis pendapatan kami juga ikut menurun,” ujar Samsul Bahri.

Dalam sehari, biasanya Samsul Bahri mampu mendapatkan penghasilan sekitar Rp 100 ribu dari 10 kilogram karet yang ia sadap. Namun kini hanya tinggal Rp 70 ribu.

“Hidup di Natuna ini minimal sehari kita harus berpenghasilan Rp 100 ribu keatas. Kalau Cuma dapat Rp 70 ribu, berarti minus, harus cari kerja sampingan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” keluhnya.

Samsul Bahri bersama petani karet lainnya berharap Pemerintah dapat menaikkan kembali harga getah karet, agar perekonomian mereka kembali stabil.

Edi


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Harga Karet Turun, Ini Tanggapan Anggota DPRD Natuna
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, ini Program Prioritas yang Sukses Dijalankan
    7 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    8 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Dimasa Pandemi Covid-19, Parma City Hotel Diduga Sediakan PSK Pada Tamu yang Menginab
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved