www.riaukontras.com
| Kapolda : Bangga di Kunjungi Pangdam | | Rapat Paripurna ke 1 Masa Sidang III, DPRD Pekanbaru Umumkan Pergantian Pimpinan | | DPRD Kota Pekanbaru Gelar Paripurna Pemberhentian Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru | | DPRD Kota Pekanbaru Gelar Paripurna, Agenda Jawaban Pemerintah tentang 2 Ranperda Kota Pekanbaru | | Sinergitas DPRD Dengan OPD Dalam Perencanaan Pembangunan Kota Bekasi Tahun Anggaran 2023 | | Paripurna DPRD Kota Bekasi Mengenai Pelantikan Ketua dan Penyusunan AKD Serta Komisi I,II,III dan IV
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jumat, 27 Mei 2022
 
Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
Editor: | Sabtu, 24-12-2016 - 08:09:56 WIB

Ket- Photo: Dr. Reni S.Pa yang Merawat Almarhum Kamariah
TERKAIT:
 
  • Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
  •  

    LANGSA NAD, RIAUKontras.com - Almarhumah Kamariah (13 thn) warga Dusun Sejahtera Desa Meurandeh kecamatan Langsa Lama, diduga korban mall praktek Dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa.

    "Kamariah sempat di rawat dua hari di rumah sakit itu, semenjak masuk pada 15 Desember 2016, almarhum menghembuskan nafas terakhir pada 17 Desember 2016 di ruang ICU, setelah diduga akibat pemasangan selang NGT lewat hidung oleh Dr. Reni S.Pa.

    Menurut sumber media, Juan At pada media ini Jum'at (23/12) menyebutkan pihak keluarga sudah melarang untuk tidak memasang (jangan) di pasang selang NGT, serta sudah menanda tangani surat penolakan untuk pemasangan selang NGT oleh pihak keluarga, 'ujar Juan.

    Sementara Dr. Reni S.Pa didampingi Kabag humas RSUD Langsa Dr. Helmi ZA Jum'at (23/12) diruang rekap medik RSUD Langsa, pada wartawan menyebutkan, 'memang ada pengaduan meninggal dunia pada tanggal 17-12-2016 di ruang ICU, hal itu akibat penyakitnya yang sangat kronis sekali, 'ujar Reni.

    "Pasien tersebut sakit Tipes kronis, tidak ada pemaksaan penggunaan NGT terhadap pasien atas nama kamariah yang sudah dirawat dua hari, tidak ada sama sekali kita paksa pasien untuk menggunakan alat pemasukan makanan kerena kondisi pasien semakin melemah di ruang ICU, 'sebut Reni.

    "Kita sebagai dokter cuma membangkitkan agar diberikan makanan dengan menggunakan NGT melalui hidung pasien karena semua dokter yang menangani pasien nya ingin cepat sembuh, ujar Dr Helmi ZA yang mendampingi Dr Reni.

    Kalau dikatakan pemaksaan dari dokter tidak mungkin, karena kita menganjurkan yang terbaik untuk pasien nya. Pasien sudah semakin melemah maka dokter mangupayakan agar menggunakan alat untuk memberikan makanannya, jadi tidak ada yang memaksanya, susunya di beli oleh orang tua pasien sendiri, bukan dibeli oleh dokter, 'tambanya lagi.

    "Saat ditanya apakah ada kemungkinan keracunan makanan yang berikan kepada almarhum Kamariah, "Helmi" menyebutkan, tidak mungkin karena susu tersebut dibeli oleh orang tua almarhum sendiri, 'ujar Helmi.

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    7 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    8 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    9 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    10 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved