www.riaukontras.com
| Jaga Marwah Adat, Tameng Adat LAMR Mandau Jalin Sinergitas Dengan Aparat Keamanan | | Program Bimtek ke Bali Tak Mencerminkan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa, Ini Ungkap 2 Ketua LSM | | Desa Kembung Baru Jadi Tuan Rumah di Piala Karang Taruna Rayon Bengkalis Timur Jilid VI | | Pemdes Senggoro: Pentingnya Imunisasi Tetes Manis Polio untuk Balita dan Anak-anak, Ini Jadwalnya | | Berikut Penjelasan, Tunda Pembayaran Honor RT/RW se Kota Pekanbaru | | Jebakan Dukun Politik Ala RZ, Paslon Tunggal & Kotak Kosong
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 23 Juli 2024
 
Banda Aceh
Cek Zainal Buka Workshop Permainan Tradisional Anak
Editor: Muhammad Abubakar | Minggu, 04-11-2018 - 17:25:40 WIB


TERKAIT:
   
 

BANDA ACEH, RIAUKontraS.com - Permainan tradisional zaman dulu banyak mengajarkan pendidikan karakter, namun seiring perkembangan zaman, anak-anak zaman now mulai melupakan permainan tradisional, dan lebih asyik dengan gadget maupun  permainan modern lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin saat membuka workshop psikologi Bermain Experiental Learning Anak (Berlian) di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Sabtu (3/11/2018).

Acara yang digagas oleh Universitas Muhamadiyah (Unmuha) Aceh dan diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari kaum ibu dan mahasiswi itu menghadirkan pakar permainan anak tradisional Dr Iswinarti MSi Psikolog. Beragam permainan anak tradisional seperti lempar bola, engklek, dan loncat karet pun ditampilkan di sana.

Pemko Banda Aceh, kata Cek Zainal, memberikan kredit khsusus kepada Fakultas Psikologi Unmuha Aceh yang telah berinisiatif melaksanakan workshop tersebut. Tema yang diusung juga cukup menarik yakni “Membangun Karakter dan Kompetensi Sosial Anak Melalui Penerapan Permainan Tradisional dengan Metode ‘Berlian’.”

Menurutnya, sebenarnya Aceh kaya dengan jenis permainan tradisional yang ternyata bisa menstimulus perkembangan jiwa anak, bahkan sebagai sarana edukasi.  “Tidak perlu peralatan yang canggih dalam memainkannya, tapi cukup menggunakan peralatan sederhana yang mudah didapatkan di sekitar kita, seperti kayu, bambu, batu, tanah, genting, pasir  atau peralatan bekas lainnya.”

“Sebagai contoh permainan mobil-mobilan dari bambu dan sandal bekas, telepon-teleponan dari kaleng bekas, dan lain-lain. Namun seiring  dengan perjalanan waktu, jenis permainan tradisional ini mulai punah dan sudah tidak banyak kita temukan,” katanya.

Padahal, sambungnya, jenis permainan ini  bisa menstimulasi perkembangan anak, membantu anak menyesuaikan diri, saling berinteraksi yang  positif, kerja sama,  membantu anak mengontrol diri,  mengembangkan empati, taat pada peraturan, dan menghargai orang lain.  “Setidaknya permainan tradisional bisa membantu mengontrol emosi  dan kepekaan sosial anak,” katanya lagi.

Terakhir ia berharap melalui workshop ini dapat memotivasi semua pihak untuk senantiasa memberikan pendidikan karakter kepada anak termasuk dengan menggali kembali permainan tradisional anak yang sudah mulai punah. “Hasil yang kita harapkan adalah tumbuhnya generasi gemilang yang berkarakter religius, kreatif, dan inovatif,” pungkasnya apda acara yang turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Psikologi Unmuha Aceh Barmawi tersebut.(***)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Cek Zainal Buka Workshop Permainan Tradisional Anak
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, ini Program Prioritas yang Sukses Dijalankan
    7 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    8 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Dimasa Pandemi Covid-19, Parma City Hotel Diduga Sediakan PSK Pada Tamu yang Menginab
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved