www.riaukontras.com
| Rayakan HUT RI ke 77, Desa Jalur Patah Juara 1 Lomba Tarik Tambang Tingkat Kecamatan Sentajo Raya | | Peringatan Hari Kemerdekaan Disejumlah Kecamatan di Kuansing Meriah | | Semarak Peringatan Hari Ulang Tahun Indonesia Ke-77 Di Kebun PTPN V Sei Rokan | | Mahasiswa KKN Universitas Riau Serahkan Hasil Karyanya Kepada Desa Tandun Barat Rokan Hulu | | Menyambut HUT RI ke- 77, Polsek Bangko Laksanakan Vaksinasi Merdeka | | Dihadiri Wakapolres Rohil, Polsek Tanah Putih Gelar Vaksinasi Merdeka
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 18 Agustus 2022
 
Jakarta
Perpres Tenaga Kerja Asing Harus Dilihat Utuh
Editor: Muhammad Abubakar | Senin, 30-04-2018 - 08:24:17 WIB

Foto: Sekertaris Jenderal ReJo Ferrari Romawi
TERKAIT:
   
 

JAKARTA, RiaukontraS.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI merencanakan dibentuknya Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket soal Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing (TKA).

Sejauh ini, baru Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang diwakili Fadli Zon yang menandatangi rencana Pansus Hak Angket tersebut.

Sekertaris Jenderal (Sekjend) Relawan Jokowi (ReJo) Ferarri Romawi angkat bicara soal rencana Hak Angket yang baru digulirkan pekan lalu itu.

Mantan anggota DPR RI dari Partai Demokrat ini berpendapat, rencana Pansus itu sepenuhnya adalah hak DPR. Namun, pembentukannya perlu mendapatkan persetujuan dalam rapat paripurna. Jadi, bukan sembarangan.

"Kita semua yakin dan percaya bahwa dengan atau tanpa Pansus pun proses politik di DPR akan selalu mengutamakan kepentingan nasional. Saya minta DPR dapat melihat secara utuh maksud dan tujuan baik pemerintah dalam penetapan Perpres 20 tahun 2018 ini," ujarnya kepada wartawan Senin (30/4/2018).

Menurutnya, Perpres 20 tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan peraturan sebelumnya. Hanya beberapa pasal seperti pasal 10 ayat 1 terkait tidak wajibnya memiliki RPTKA. 

Inipun lanjutnya, hanya terbatas bagi pemegang saham yang menjadi direksi dan komisaris kemudian bagi pegawai diplomatik atau konsuler pada perwakilan negara-negara sahabat dan bagi TKA yang dibutuhkan pemerintah.

"Jadi ini sangat terbatas sekali pengecualiannya, kemudian pada psl 13 ayat 1 tentang percepatan proses pengesahan RPTKA," ujarnya.

Masih menurutnya, hal itu tidak terlalu berpengaruh kepada kesempatan kerja tenaga kerja kita, apalagi banyak pasal-pasal dalam Perpres 20 tahun 2018 ini yang mengamanatkan pengaturan selanjutnya oleh Menteri.

"Jadi nantinya pasti akan ada Permennaker yang mengatur lebih lanjut," jelas Ferarri.

Lebih lanjut Ferarri menjelaskan, kita juga harus memahami untuk membangun negara ini kita butuh investasi termasuk investasi asing dengan peningkatan nilai investasi akan banyak juga membuka kesempatan kerja. 

Perlu diingat bahwa negara-negara tetangga dikawasan ini juga sedang giat-giatnya menarik investasi asing sehingga terjadi persaingan yang ketat dalam menarik investor.

"Selama ini sudah menikmati kemudahan-kemudahan dari banyak negara sehingga kita berkesempatan mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri bahkan tanpa harus investasi apapun dan para TKI ini adalah pahlawan devisa," demikian Ferarri Romawi menjelaskan.(Dwi/Muhammad Abubakar)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Perpres Tenaga Kerja Asing Harus Dilihat Utuh
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    3 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    6 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    7 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    8 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    9 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    10 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved