www.riaukontras.com
| PJ Bupati Kampar : Pelantikan Eselon II Menunggu Persetujuan Kemendagri | | Bupati Afrizal Sintong Buka Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Simatrik | | Dua Kali Mati Lampu Disaat Rapat Paripurna Hari Jadi Kampar | | HUT Kabupaten Kampar Ke 73, DPRD Kampar Gelar Rapat Paripurna | | Bupati Afrizal Sintong Lantik H Sukirman Camat Rimba Melintang | | Tindak lanjut Laporan BPD, PJ Kades serahkan SK pengurus LKD Sifahandro
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 6 Februari 2023
 
Banda Aceh
Wali Kota Harapkan Seluruh Lembaga Keuangan Bersistem Syariah
Editor: Muhammad Abubakar | Sabtu, 31-03-2018 - 17:44:19 WIB


TERKAIT:
   
 

BANDA ACEH, Riau kontras.com - Sebagai kota yang menerapkan Syariat Islam, sudah sepatutnya setiap sendi pembangunan di Banda Aceh berlandaskan syariah, termasuk dalam sistem keuangannya.

“Kami berharap seluruh lembaga keuangan baik perbankan maupun non perbankan yang beroperasi di Banda Aceh dapat menerapkan sistem syariah,” kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman saat membuka acara “Literasi Keuangan Syariah” di Taman Sari, Sabtu (31/3/2018). 

Aminullah menyambut baik acara yang digelar oleh PT Pegadaian (Persero)-Kantor Area Banda Aceh tersebut. “Ini adalah salah satu upaya untuk mengedukasi masyarakat agar mulai beralih dari menggunakan jasa keuangan konvensional ke metode syariah, sehingga senafas dengan penerapan Syariat Islam.”

Mantan Dirut Bank Aceh ini juga mengapresiasi pelibatan pengusaha UMKM yang menempati puluhan booth di lokasi pameran yang akan dibuka hingga Minggu (1/4) besok. ”Langkah Pegadaian ini sejalan dengan fokus kami saat ini untuk mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran dengan menghidupkan ekonomi kreatif di Banda Aceh,” ungkapnya. 

Ia menambahkan, Pemko Banda Aceh juga tengah gencar-gencarnya menggenjot sektor pariwisata guna mendongkrak perekonomian masyarakat.“Walau tak punya lahan perkebunan yang luas atau ladang Migas yang melimpah, kita punya ‘kebun’ lain yakni pasar dan produk-produk UMKM, di samping beragam cagar budaya dan kuliner yang khas.

“Kita bisa mencontoh Banyuwangi yang kondisinya mirip dengan Banda Aceh. Pada 2015 lalu jumlah wisatawannya hanya 500 ribu orang, tapi kini sudah mencapai 4 juta lebih. Kuncinya adalah gerakan dari masyarakatnya dan internal pemerintahannya,” katanya.

"Cara yang paling efektif dan efisien adalah dengan ‘menjual’ segala kelebihan Banda Aceh lewat media sosial. Mari kita posting setiap keunikan cagar budaya kita, kuliner, hingga wisata islami ke Medsos agar lebih cepat dikenal dunia sehingga mampu menarik minat wisatawan untuk datang," ajaknya.

Sementara itu, Deputi Bisnis Pegadaian Banda Aceh Mulia Manaf mengatakan acara ini merupakan wujud komitmen pihaknya untuk terus memberikan kontribusi lebih kepada masyarakat. ”Saat ini kami telah memberikan beragam layanan mulai dari pinjaman modal usaha, pembiayaan kendaraan bermotor, pembayaran listrik dan telepon, tabungan emas, hingga kursi jemaah haji.”

Menurutnya, sejak 2003 telah ada 63 outlet pegadaian di Aceh dan seluruhnya telah berkonversi ke unit pelayanan syariah. “Kami berharap ekonomi syariah makin tumbuh di Aceh. Dan kami juga terus mendorong masyarakat senantiasa bermuamalah secara syariah agar hasilnya pun berkah,” katanya.(Jun/Muhammad Abubakar)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Wali Kota Harapkan Seluruh Lembaga Keuangan Bersistem Syariah
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    3 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    4 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    7 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    8 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    9 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    10 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved