www.riaukontras.com
| Camat Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Penyebaran Virus C-19 di Kacamatan Ukui | | DPD PWRI Berkunjung Satpol PP Provinsi Riau, Hadi Penandio: Welcome | | Pimpin Sertijab, Kapolda Riau : Jaga Soliditas Internal Dan Tingkatkan Kerjasama Stakeholder | | Di Hadapan Komisi III, Kapolri Paparkan 15 Aplikasi Layanan Publik | | Kini Hadir Cabang Ke-3 Restoran Yougwa Danau Sentani di Jakarta | | Selain Penangkapan Sekda di KTV Bosque, Satu Oknum ASN Kab. Nias Utara Terjaring
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 16 Juni 2021
 
LHOKSEUMAWE
TNI Bantu Pemerintah Desa Atasi Sampah yang Menutupi Badan Jalan
Editor: Muhammad Abubakar | Minggu, 16-05-2021 - 13:14:44 WIB


TERKAIT:
 
  • TNI Bantu Pemerintah Desa Atasi Sampah yang Menutupi Badan Jalan
  •  

    LHOKSEUMAWE, RIAUKontraS.com - Salah satu persoalan yang kerapkali terjadi di Lhokseumawe, Aceh, khususnya Desa Tumpok Tengoh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, yakni permasalahan sampah.

    Membeludaknya sampah hingga ke badan jalan tepatnya di jalan RRI berdampingan pusat pasar Inpres Dusun 5, Desa Tumpok Tengoh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, selain dapat mengganggu aktivitas masyarakat hingga pencemaran udara karena menimbulkan bau yang tidak sedap, setiap hari terjadi di Desa itu.

    Aparat Babinsa TNI Koramil Kodim 0103/Aceh Utara turut membantu perangkat desa bersama masyarakat setempat mengatasi masalah sampah yang sempat membeludak di badan jalan yang menuju Kota Lhokseumawe tersebut.

    Dari keterangan Keucik Desa Tumpok Tengoh, Hermansyah, membeludaknya sampah hingga kebadan jalan dikarenakan Desa Tumpok Tengoh tidak memiliki Tempat Penampungan Sampah (TPA), Sabtu (15/5/2021).

    Akibatnya masyarakat bingung, tidak tau mau membuang sampah dimana dan memilih membuang sampah di tepian jalan RRI yang bersampingan dengan Pusat Pasar Inpres Dusun 5, Desa Tumpok Tengoh itu.

    “Kami tidak punya tempat sampah, masyarakat bingung mau buang kemana, dan yang membuang sampah disini hampir lima desa, sehingga selain dapat mengganggu aktivitas dan terganggunya sistem perekonomian serta sangat membahayakan kesehatan masyarakat akibat dari pencemaran udara bau busuk," katanya.

    Hermansyah menyebutkan, karena permasalahan sampah ini sebelumnya Ia bersama perangkat Desa pernah meminta kepada pemerintah Kota dalam rapat Forkopimda, bahwa perlu dibuatkan bak sampah di pasar Inpres it,  hingga tidak terjadi pembuangan sampah oleh masyarakat disini.

    “Sebelumnya ada bak sampah disana di Inpred, sehingga tidak terjadi seperti ini pembuangan sampah oleh masyarakat, ini bukan masyarakat tumpok  tengoh aja, masyarakat tumpok tengoh sudah sebagian besar kesana ke blang rayeuk, jadi pembuangan sampah ini oleh masyarakat sekitar kampong tumpok tengoh. Biasanya malam subuh mereka buang disini. Itu Kelapa-kelapa habis didalam parit semua, jadi kita tidak bisa kerja maksimal dalam mencegah sampah seperti sekarang,” ungkapnya.

    Keucik Hermansyah menerangkan bahwa Ia sudah pernah minta secara tertulis kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Lhokseumawe, namun sampai sekarang belum ada reaksi, sehingga akibatnya sampah menumpuk.

    Hermansyah berharap, agar ditempatkan bak sampah di Inpres, dan disamping kantor DLHK dimana terdapat lahan kosong bekas pemadam kebakaran Aceh Utara, beserta satu orang yang bekerja supaya ada yang mengontrol masyarakat yang membuang sampah hingga terarah.

    Terlihat petugas kebersihan dibantu aparat Babinsa TNI dan Babinkamtibmas bersama masyarakat gotong yong membersihkan tumpukan sampah yang membeludak ke jalan RRI berdampingan Pusat Pasar Inpres Dusun 5, Desa Tumpok Tengoh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

    Sumber: Penrem
    Penulis : Muhammad Abubakar

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • TNI Bantu Pemerintah Desa Atasi Sampah yang Menutupi Badan Jalan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    4 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Mayat Siswi SMP Diduga Korban Pemerkosaan Ditemukan Setengah Bugil di Riau
    10 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2021 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved