www.riaukontras.com
| Pemdes Senggoro: Pentingnya Imunisasi Tetes Manis Polio untuk Balita dan Anak-anak, Ini Jadwalnya | | Berikut Penjelasan, Tunda Pembayaran Honor RT/RW se Kota Pekanbaru | | Jebakan Dukun Politik Ala RZ, Paslon Tunggal & Kotak Kosong | | Mutakhir Data TPS Lokasi Khusus pada Pilkada 2024, Lapas Bengkalis Ikut Rapat Koordinasi di KPU | | Antisipasi Sebelum Terjadi, Petugas Lapas Bengkalis Cek APAR Secara Berkala | | Dinasti Militer & Bibit Korupsi di Kursi Gubernur Riau
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 21 Juli 2024
 
Presiden Tinjau Pelaksanaan Padat Karya Tunai di Tasikmalaya
Editor: Muhammad Abubakar | Selasa, 16-01-2018 - 16:11:11 WIB


TERKAIT:
   
 

TASIKMALAYA, RiaukontraS.com - Presiden Joko Widodo mengapresiasi implementasi program Padat Karya Tunai yang telah menunjukkan perkembangan yang begitu cepat. Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Negara usai meninjau pembangunan saluran irigasi tersier di Desa Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa, 16 Januari 2018.

"Ini seminggu saja belum tapi progresnya cepat sekali," ungkap Presiden kepada para jurnalis usai peninjauan.

Pembangunan saluran irigasi tersier tersebut merupakan salah satu wujud pelaksanaan program Padat Karya Tunai yang dicanangkan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta melibatkan masyarakat setempat.

"Ini ada 190 orang tapi dibayarnya beda, setiap seminggu sekali" kata Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menyatakan bahwa program Padat Karya Tunai ini akan menambah lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Hal tersebut juga diakui langsung oleh salah seorang pekerja yang bernama Ade Syarif.

"Sebelumnya tani aja gitu. Makanya ini ada kegiatan seperti ini merasa bahagia gitu. Alhamdulillah. Di samping kegunaannya untuk kita, kita juga kerja dapat upah gitu," ujar pria berusia 45 tahun tersebut.

Ade menambahkan bahwa ia dan para pekerja lainnya memulai pembangunan saluran irigasi tersier tersebut sejak Sabtu (13/1) lalu dengan upah berkisar Rp60 ribu hingga Rp90 ribu perhari.

"Proyeknya kalau diperkirakan dua bulan lah insyallah ini rampung," ucap Ade.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut adalah Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, (Gumilar/Muhammad Abubakar).

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Presiden Tinjau Pelaksanaan Padat Karya Tunai di Tasikmalaya
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, ini Program Prioritas yang Sukses Dijalankan
    7 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    8 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Dimasa Pandemi Covid-19, Parma City Hotel Diduga Sediakan PSK Pada Tamu yang Menginab
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved