www.riaukontras.com
| Rehab Lapangan Tenis Batu Ampar Abaikan Peraturan Pemerintah No 50 Tahun 2012 | | Keren..! Sekretariat DPRD Lakukan Rapat Finalisasi Persiapan Hari Jadi Bengkalis ke - 512 | | DPRD Bersama OPD Terkait, Pansus BPBD Finalisasi Draft Ranperda | | Jaga Marwah Adat, Tameng Adat LAMR Mandau Jalin Sinergitas Dengan Aparat Keamanan | | Program Bimtek ke Bali Tak Mencerminkan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa, Ini Ungkap 2 Ketua LSM | | Desa Kembung Baru Jadi Tuan Rumah di Piala Karang Taruna Rayon Bengkalis Timur Jilid VI
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 25 Juli 2024
 
Diterkam Buaya Ganas, Sudianto Selamat dan Mendapat 70 Jahitan
Editor: | Rabu, 13-09-2017 - 20:53:14 WIB

ILUSTRASI
TERKAIT:
   
 

MERANTI, RIAUKontraS.com  - Buaya di Kepulauan Meranti kembali mengganas. Seorang petani yang tengah menyusun tual sagu di sungai diterkam dan diseret ke dasar sungai untuk menjadi santapannya.

Beruntung, korban bernama Sudianto selamat setelah 'bertarung' dengan hewan purbakala itu meski paha kananya sudah berada di moncong sang pemangsa. Dia kini dirawat intensif di rumah sakit setempat.

"Warga Desa Lukun, Kecamatan Tebing Tinggi ini dilarikan temannya k RSUD Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo.

Guntur menerangkan, kejadian bermula ketika Sudianto masuk ke perairan antara Kabupaten Kepulauan Meranti dengan Kabupaten Siak, dia merakit tual sagu seperti biasa untuk diangkat ke darat.

Saat asyik merangkai pangan pokok warga setempat itu, Sudianto tak sadar tengah diincar buaya. Saat lengah, buaya besar itu mengigit paha kanan Sudianto dan menyeretnya ke dasar sungai.

"Korban melawan dan berhasil melepas gigitan buaya tadi. Dia pun berenang ke kapal motor penarik sagu tadi untuk menyelamatkan diri," kata mantan Kapolres Pelalawan itu.

Buaya tadi kembali mengejar korban dan mengigit pergelangan kakinya ketika naik ke kapal motor. Lagi-lagi Sudianto melawan supaya tak diseret lagi ke dasar sungai.

Saat bertarung itu, teman Sudianto bernama Sajat melihatnya. Dia berusaha melepaskan gigitan buaya supaya rekannya itu tidak menjadi mangsa hewan tersebut.

"Sajat berhasil melepaskan gigitan buaya dari Sudianto. Korban kemudian dibawanya ke rumah sakit untuk dirawat," tutur Guntur.

Menurut Guntur, akibat gigitan buaya itu korban terpaksa dioperasi. Ada beberapa luka serius yang dialaminya.

Guntur mengatakan insiden itu merupakan kedua kalinya terjadi di kabupaten tersebut. Pada 12 Maret lalu, kejadian serupa juga dialami petani saat merakit tual sagu.

Korban kala itu adalah Ilham dan mendapat 40 jahitan setelah kaki kanannya diterkam buaya. Ilham selamat setelah bertarung di dalam sungai.

"Kala itu kejadiannya di Sungai Mertas, kabupaten serupa. Korban juga dirawat di rumah sakit yang sama," ucap Guntur.

Bedanya dengan Sudianto, Ilham sempat melihat benda berbentuk kayu hanyut mendekat ke arahnya. Rupanya benda itu adalah buaya yang sedang mengincarnya.

Atas kejadian ini, Guntur mengimbau warga di sekitar sungai supaya berhati-hati ketika beraktivitas. Masyarakat diminta berhati-hati supaya tidak menjadi korban lain buaya ganas Meranti.

Sumber: Liputa6

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Diterkam Buaya Ganas, Sudianto Selamat dan Mendapat 70 Jahitan
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, ini Program Prioritas yang Sukses Dijalankan
    7 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    8 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Dimasa Pandemi Covid-19, Parma City Hotel Diduga Sediakan PSK Pada Tamu yang Menginab
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved