www.riaukontras.com
| PN Pasir Pangaraian Telah Dijatuhkan Vonis 1 Bulan Terpidana Perkara Pasal 407 | | Rahma Berikan bantuan Paket Sembako ke Masyarakat Sei Jang | | Muscab Ke-V, Iwan Taruna Dikukuhkan Sebagai Ketua DPC PKB Inhil Periode 2021-2026 | | Satreskrim Polres Inhil Berhasil Ungkap Pelaku Pembunuhan di Mandah | | Kesigapan Petugas Polisi Saat Tugas Penyekatan PPKM, Bantu Ibu Hamil Yang Mau Melahirkan Dijalan | | Polri Peduli Negeri, Polda Bersama BEM Se Riau Gelar Baksos di Rumbai
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 31 Juli 2021
 
Pelan, Tapi Pasti, Lanjutkan..!!
Editor: Indra | Sabtu, 14-11-2020 - 17:01:14 WIB


TERKAIT:
 
  • Pelan, Tapi Pasti, Lanjutkan..!!
  •  

    ROHIL,(Riau), RIAUkontraS.com - "Anda bisa mendapatkan segala hal yang Anda inginkan dalam hidup, kalau Anda cukup banyak membantu orang lain mendapatkan yang mereka inginkan". 


    Mari kita stir ungkapan tersohor Zig Ziglakr, sang Motivator Internasional ini.


    Anda bisa meraih kemenangan, di Pilkada, jika sebagian besar pemilih meyakini Anda akan membuat hidup mereka lebih baik.


    Tidak ada jasa tanpa imbalan. Sekilas, terdengar kasar. Tetapi, real. Politik itu realitas.


    Kita persempit tema bahasan. Di geser ke arah hilir Sungai Rokan sana. Ke Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), maksudnya.


    Rokan Hilir, satu dari 9 kabupaten di Riau yang secara serentak melaksanakan Pilkada, 9 Desember mendatang


    Kabupaten dengan penduduk  714.497 jiwa ini--lewat 369.415 jumlah pemilih tetap-- akan menentukan pemimpinnya untuk 5 tahun ke depan.


    Warga Rokan Hilir yang tersebar di  18 Kecamatan dan 172 Desa/Kelurahan, di hari itu, akan menentukan pilihan. Menggunakan hak demokrasi mereka memilih figur yang layak memimpin mereka.


    Tidak bisa dimungkiri. H. Suyatno, AMP adalah figur yang paling dikenal masyarakat  Negeri Seribu Kubah itu.


    Selain posisinya sebagai calon incumbent, reputasinya di Rohil, tidak diragukan lagi. Wajar, jika sosok Suyatno, akan menjadi Cabup (Calon Bupati) Rohil ter-populer dan bakal menjadi sorotan penting para lawan.


    Terlepas siapa rivalnya yang tampil di pentas Pilkada Desember ini. Menyebut nama Kabupaten Rohil, sepertinya kurang lengkap, tanpa membawa nama Suyatno.


    Terlepas juga tentang reputasi dan kifrahnya, selama 5 tahun terakhir, Suyatno memang representasi figur pejabat Rohil, susunguhnya.


    Coba telaah perjalanan kariernya sebagai pemimpin dan pejabat dengan status Aparat Sipil Negara (ASN).


    -Pegawai Kantor Sosial Politik Kab. Bengkalis (1982-1989)
    Lurah Bagan Kota Kec. Bangko (1989-1992).
    -Kasubbag Analisis Kebutuhan (Bagian Perlengkapan) Setda Kab. Bengkalis (1993-1996).
    -Kasubbag Penertiban Umum Kantor Sosial Politik Kab. Bengkalis (1996-1999).
    Plt. Kabag Umum Kantor Bupati Rohil (2000-2001).
    -Camat Bagan Sinembah (Bagan Batu) Kab. Rohil (2001-2003).
    Kabag Umum Kantor Bupati Rohil (2003-2004).
    -Kabag Sosial Kantor Bupati Rohil (2004-2006)
    -Wakil Bupati Rokan Hilir (2006-2011)
    -Wakil Bupati Rokan Hilir (2011-2014)
    -Bupati Rokan Hilir (2014-2016)
    -Bupati Rokan Hilir (2016-2021)


    Inilah jenjang karier di birokrasi paling lengkap dan permanen. Bayangkan mulai dari Lurah, Camat, Wakil Bupati 2 periode. Menjabat Bupati Rohil selama 7 tahun.


    Syah saja, mantan Komandan Resimen Mahasiswa APDN Pekanbaru ini, adalah sosok Birokrat Sejati dengan, jam terbang kepemimpinan, tertinggi.


    Jika dilirik dari pengalaman dan jam terbang, sebagai calon incumbent, peluang Suyatno sangat besar. Mungkin saja yang terbesar dari calon-calon lain.


    Tetapi, tunggu dulu. Semuanya, masih bergantung pada keberpihakan pemilih yang berjumlah 369.415 tadi.


    Dalam praktek demokrasi modern, teori klasik: "Raja, Perlu Rakyat Jika Ingin Pergi Berburu", tidak populer lagi.


    Saat ini motto lebih digandrungi justru: 
    "Tidak ada jasa tanpa imbalan". Ungkapan sederhana tapi terkesan pamrih.


    Artinya, ada sekitar 6,67 persen dari total penduduk Rohil saat ini, yang menengadahkan tangan. Populasi di titik marginal yang belum tersentuh kata: berkecukupan.


    Mereka inilah (sekitar 45 ribu jiwa) warga yang masih terkonsentrasi di bawah garis kemiskinan. Mereka menunggu uluran tangan Pemimpin Rohil. Memohon bantuan.


    Permohonan belas kasih, tanpa kata-kata. Doa-doa mereka, yang terus menerus "membombardir" Langit. Agar Tuhan mengetuk pintu Penguasa.


    Lantas, peripersoalan komunitas grass-root inilah, yang menjadi "PR" prioriras bagi Pemimpin Rohil, hari ini.


    Eskalasi taraf hidup mereka, akan menjadi lokomotif bagi pembangunan berbagai sektor. Utamanya pembangunan infrastruktur.


    Tidak bisa dimungkiri, dalam rentang 5 tahun belakangan, pembangunan infrastruktur Rohil, memang terkesan lamban.


    Akibatnya, ritme pembangunan secara umum, terkesan adem. Kedepan, tampaknya pembenahan sektor perhubungan perlu digesa lagi.


    Program skala prioritas pengentasan kemiskinan yang riil dan terencana, niscaya akan mendongkrak posisi Rohil secara menyeluruh.


    Tetapi, tentu saja problema ini, sudah menjadi senjata pamungkas bagi seorang Suyatno.


    Program kerakyatan akan tampil sebagai senjata pamungkas dalam pertarungan merebut hati rakyat di Pilkada Rohil 9 Desember mendatang.


    Banyak pihak mem-prediksi, Suyatno akan tampil prima di "pertarungan" terakhir ini. Percayalah.


    Semua persiapan dalam sparing-sparing (masa kampanye) yang melelahkan hingga akhir November akan dipertaruhkan.


    Suyatno, sosok yang terkesan tanpa ambisius itu, akan maju dengan mantap. Dengan optimisme penuh. Berkat dukungan segenap warga Rohil.


    Suyatno akan melangkah pelan. Tapi, pasti.
    LANJUTKAN....!


    Laporan by: Tim Red


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Pelan, Tapi Pasti, Lanjutkan..!!
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    10 Mayat Siswi SMP Diduga Korban Pemerkosaan Ditemukan Setengah Bugil di Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2021 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved