www.riaukontras.com
| Sayuti, Warga Marpoyan Damai Ribut dengan Dishub, Berujung Tembok Penutup Jalan | | Pasca Kebakaran 2014 Silam, Gerai Lapak Pangker Resmi Kembali di Fungsikan | | Bupati Siak, Alfedri Sambut Baik Investor di Siak | | Ketua TP PKK Siak, Rasidah Alfedri, Serahkan Sembako Kepada Warga Kurang Mampu | | Peringati Harlah Ke-61, PMII Rohil Gelar Pembagian Takjil Gratis | | Tidak Manusiawi, Peti Mati Berisi Jenazah Dari PT.RSS Diangkut Pakai Dump Truck Reot
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 18 April 2021
 
Okum Ketua Partai di amankan Sat Narkoba Polres Bengkalis
Editor: Indra | Rabu, 07-04-2021 - 13:32:42 WIB


TERKAIT:
 
  • Okum Ketua Partai di amankan Sat Narkoba Polres Bengkalis
  •  

    Bengkalis, RIAUkontraS.com - Kepolisian Resort (Polres) Bengkalis berhasil mengamankan pelaku tindak pidana (TP) Narkoba pada hari Senin, 5 April 2021 pukul 21.00 WIBdi salah satu kedai kopi di Jalan Ahmad Yani kota Bengkalis.

    Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan dalam rilisnya Rabu, 7 April 2021 di Mapolres Bengkalis menyebutkan bahwa penangkapan yang dilakukan tim satuan narkoba di caffe tersebut bermula dari informasi masyarakat dan hasil penyelidikan yang dilakukan tim.

    AKBP Hendra Gunawan, SIK, MT menyebutkan pelaku yang berhasil diamankan adalah S alias Yetno bin Misgi (alm) (42 tahun) warga Jalan Jendral Sudirman Gg.Jawa Kelurahan Damon Kecamatan Bengkalis, IH alias Iwan Tato bin Samsuri (40 tahun) wiraswasta warga Jalan Pertanian Desa Senggoro Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis dan S alias Udin Pirang bin M.Ali (55 tahun) warga Jalan Wonosari Timur Gg. Bandes Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis, yang bersangkutan merupakan Ketua DPC Partai Gerindra Bengkalis.

    "Dua tersangka yakni S dan IH diamankan di Caffe dan S diamankan di kediamannya,"kata Kapolres.

    Kronologis penangkapan 

    Kapolres menyebutkan penangkapan tersangka pada mulanya ada informasi dari masyarakat Senin 5 April pukul 20:30 WIB tim opsnal satuan Resnarkoba bahwa IH alias Iwan Tato yang sudah lama menjadi target operasi (TO) berada di Caffe  bersama rekannya S alias Yetno tim langsung bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 21:00 WIB dan mengamankan kedua tersangka.

    "Secara kebetulan kedua tersangka berada di caffe dan sempat juga salah satunya membuang barang bukti dan berada di dekat kaki IH namun diketahui petugas, awalnya tidak mengakui barang narkoba jenis sabu tersebut miliknya,namun akhirnya mengaku,bahwa barang haram didapat dari S alias Yetno"kata Kapolres AKBP Hendra Gunawan yang didampingi Kanit I Penyidik narkoba polres Bengkalis IPTU Toni Armando.

    Sebagaimana dikatakan S alias Yetno mendapatkan barang tersebut diperoleh dari IC yang sampai saat ini masih dalam.pencarian, sementara dari keterangan Iwan tato yang turut menikmati narkoba tesebut adalah Udin Pirang, tim langsung menuju ke kediaman Udin Pirang tetapi tidak menemukan barang bukti narkoba.

    " Meskipun tidak ada barang bukti Udin Pirang turut diamankan karena disalah satu ruko tempat biasa ia mangkal di geledah tim menemukan Barang Bukti alat-alat yang digunakan tersangka Udin

    Diketahui bahwa kedua tersangka yakni Yetno dan Iwan Tato adalah Resedivis narkoba.

    Dari penagkapan ke tiga tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa
    4 unit telepon genggam, narkoba jenis sabu 7,0 gram dan uang tunai Rp700.000.

    Hasil Interogasi 

    Peran Tersangka IWAN dan YETNO adalah sebagai pengedar dan Bandar, Bahwa tersangka sudah lama mengedarkan Narkotika jenis Sabu di Wilayah Bengkalis Kota dan tersangka mengakui Narkotika jenis Sabu tersebut milik Yetno yang dipesan oleh tersangka Iwan tato dan telah menerima uang Rp 2,5 juta dari Iwan tato sedangkan Udin Pirang adalah pengguna dan hasil tes S positif pengguna.

    "Dua tersangka Yetno dan Iwan jerat dengan pidana mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun,sedangkan Udin pirang di kenakan sebagai pengguna,karena tesangka tidak ditemukan barang bukti maka akan dilakukan rehabilitasi oleh BNN, berdasarkan aturan barang bukti dibawah 1 gram dengan hasil penyidikan maka bisa dilakukan rehabilitasi,"kata Kapolres.

    Kapolres AKBP Hendra Gunawan juga mengimbau bahwa bagi pengguna dan mau meninggalkan ketagihan tersebut bisa melaporkan diri untuk direhabilitasi.

    Sumber : Kasubbag Humas Polres Bengkalis

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Okum Ketua Partai di amankan Sat Narkoba Polres Bengkalis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Mayat Siswi SMP Diduga Korban Pemerkosaan Ditemukan Setengah Bugil di Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2021 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved