www.riaukontras.com
| TNI-Polri Sekat Pengunjung Objek Wisata di Aceh Timur | | 28 Rumah di Kutacane Terendam Banjir, TNI Evakuasi Warga | | Saiful Zahri dan Rusli Achmad SE Nakhodai SPBUN PTPN-I Periode 2021-2026 | | Lintas Blangkejereren Aceh Lumpuh Total Akibat Longsor | | TNI Bantu Pemerintah Desa Atasi Sampah yang Menutupi Badan Jalan | | Babinsa Lakukan Pendampingan Terhadap Petani Cabai di Aceh Utara
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 17 Mei 2021
 
Oknum BPN Inhu Dan Notaris Diduga Terbitkan Sertifikat Bodong
Editor: | Senin, 28-05-2018 - 13:32:56 WIB

Akte Jual Beli(AJB) palsu,Rubinem dirugikan oleh oknum BPN dan Notaris Inhu
TERKAIT:
 
  • Oknum BPN Inhu Dan Notaris Diduga Terbitkan Sertifikat Bodong
  •  

    RENGAT, RIAUKONTRAS – Rubinem (67) warga Air Molek Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)terus berupaya mencari keadalian atas pemalsuan akta jual beli (AJB) atas lahan miliknya, Diduga oknum Badan Pertanahan Nasional serta Notaris menerbitkan akte jual beli palsu kepada pemilik tanah(Rubinem). Permasalahan ini sudah menginjak tahun ke enam,tanah beserta bangunannya(Ruko)bakal terancam menjadi hak milik orang lain sepenuhnya.

    Padahal awalnya, melalui perjanjian korban dengan pihak pengembang hanya sebatas pemecahan AJB berupa sertifikat atas bagi hasil bangunan ruko tersebut. “Memang sudah ada penetapan tersangka hingga divonis atas keterlibatan dalam pemalsuan AJB yakni Syafrizal tetapi ini belum aktornya dan belum menjawab kasus penipuan dan penggelapannya,” ujar Rubinem didamping kuasa hukumnya Dody Fernando SH MH, Ahad (27/5).

    Harapan korban untuk proses hukum selanjutnya, setelah adanya pelimpahan berkas laporan korban yang menyeret Syafrizal oleh Polsek Pasir Penyu ke Mapolres Inhu tanggal 17 Maret 2018. Sementara keterlibatan Syafrizal dalam kasus pemalsuan AJB korban hanya sebatas sebagai pengurusan.

    Dimana dalam pengurusan yang dilakukan Syafrizal ada melibatkan pembeli atau pengembang, pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan oknum notaris. Bahkan pihaknya sudah menyampaikan surat kepada Kapolres Inhu perihal untuk menindaklanjuti dan untuk mengetahui perkembangan hasil penyilidikan dan penyidikan atas kasus tersebut. “Sudah dua bulan lebih dilimpahkan, korban belum mengetahui keperkambangan atas kasus pemalsuan AJB yang dilaporkannya,” ungkapnya.

    Pihaknya berharap adanya tindaklanjut atas pemalsuan AJB tersebut, lantaran selama ini tidak pernah berurusan dengan pihak BPN maupun notaris. Selama ini korban hanya berjanji dengan pihak pengembang atas bangunan diatas lahannya. “Namun dalam perjalannya, pihak pengembang mengubah AJB sertifikat lahan milik korban menjadi nama pengembang,” terangnya.

    Ditempat terpisah, Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting Sik melalui Kepala Bagian Opersional (BKO) Iptu Loren Simanjutak membenarkan adanya pelimpahan berkas laporan korban dari Polsek Pasir Penyu ke Polres Inhu. “Benar ada pelimpahan berkas laporan korban dari Polsek ke Polres. Namun untuk keterangan lebih lanjut sebaiknya langsung dengan Kasat Reskrim,” sebut BKO Satreskrim Polres Inhu Iptu Loren Simanjutak.

    Bahkan ketika didesak tentang penanganan laporan pemalsuan AJB tersebut, Iptu Loren Simanjut sempat menyebutkan adanya perbedaan keterangan dari keterangan terdakwa atau saat ini sudah menyandang Napi, Syafrizal dan oknum pihak BPN. Dimana Syarizal menyatakan belum ada persetujuan apalagi tandatangan dari korban untuk pengurusan ke notaris, sedangkan dari oknum BPN menyebutkan sudah ada tandatangan korban. “Tapi sebaiknya biar pak Kasat saja yang menjelaskan,” tambahnya.

    Sementara itu Kasat Reskrim Polres Inhu AKP Febri Andi SH Sik ketika dikonfirmasi mengaku belum mengetahui secara detail. “Saya tidak mengetahui secara pasti penanganannya, karena lagi berada diluar kota,” ujarnya singkat.
     
    Hamdan

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Oknum BPN Inhu Dan Notaris Diduga Terbitkan Sertifikat Bodong
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Mayat Siswi SMP Diduga Korban Pemerkosaan Ditemukan Setengah Bugil di Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2021 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved