www.riaukontras.com
| TNI-Polri Sekat Pengunjung Objek Wisata di Aceh Timur | | 28 Rumah di Kutacane Terendam Banjir, TNI Evakuasi Warga | | Saiful Zahri dan Rusli Achmad SE Nakhodai SPBUN PTPN-I Periode 2021-2026 | | Lintas Blangkejereren Aceh Lumpuh Total Akibat Longsor | | TNI Bantu Pemerintah Desa Atasi Sampah yang Menutupi Badan Jalan | | Babinsa Lakukan Pendampingan Terhadap Petani Cabai di Aceh Utara
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 17 Mei 2021
 
PTPN V Amo II Buat Parit Gajah, Kades Julimin: Jangan Mentang-mentang Perusahaan Plat Merah
Editor: | Sabtu, 10-02-2018 - 20:28:27 WIB


TERKAIT:
 
  • PTPN V Amo II Buat Parit Gajah, Kades Julimin: Jangan Mentang-mentang Perusahaan Plat Merah
  •  

    INHU, RIAUKontraS.com - Pemerintahan Desa Perkebunan Sei Parit, Kecamatan Sei Lala, Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) sangat menyayangkan sikap dari management PTPN V Amo II dengan sengaja seakan akan cari permusuhan dengan Desa Perkebunan Sei Parit.Pasalnya, baru-baru ini pihak management PTPN V Amo II membuat parit gajah di sepanjang pinggir kebun kelapa sawit yang berbatasan langsung dengan permukiman warga.

    "Saya tidak tau apa maunya PTPN V Amo II ini..? Masa buat parit sebesar dan sedalam itu. Pada hal mereka kan tau banyak warga saya tinggal di sepanjang parit gajah yang mereka buat itu," Kata Julimin dengan nada kesal kepada awak media, Jumat (09/02) di tempat kediamanya.

    Coba bayangkan, kalau terjadi apa-apa dengan anak-anak yang sering bermain jatuh masuk kedalam parit gajah itu, karena gak ada tau lalu meninggal, apa mau pihak management PTPN V Amo II untuk bertanggungjawab," sebut Kades mencontohkanya.

    Apalagi parit gajah tersebut berhadapan langsung dengan bangunan sekolah SDN 09 Perkebunan Sei Parit. Bisa-bisa terancam jiwa anak-anak sekolah itu dibuatnya. Namanya aja anak-anak, sangat pasti akan bermain-main dekat parit gajah itu. Jadi, sebaiknya pihak management PTPN V Amo II meninjau kembali atas kebijakan yang keliru itu.

    Awalnya kami meminta pihak management PTPN V Amo II untuk melakukan cuci parit di sepanjang kebun sawit yang berbatasan dengan permukiman warga. Karna, semenjak berdiri PTPN V Amo II di Desa Perkebunan Sei Parit, tidak pernah melakukan pembersihan atau cuci parit yang dibuat," ungkap Julimin menceritakannya.

    Masih cerita Julimin, setiap musim penghujan, karna parit tersebut gak pernah dibersihkan, sehingga air yang berasal dari parit milik PTPN V Amo II melimpah membanjiri permukiman.

    Karna itulah kemarin waktu ada demo masyarakat Desa Sei Parit kepada pihak PTPN V Amo II, salah satu point nya adalah agar pihak management PTPN V Amo II segera melakukan pembersihan atau cuci parit di sepanjang pinggiran kebun sawit yang berbatasan dengan permukiman warga," bebernya.

    "Jangan mentang-mentang perusahaan plat merah dengan seenaknya buat seperti itu. Selama saya menjawab Kades, belum pernah sama sekali Desa Perkebunan Sei Parit menerima yang namanya coorporate social responsibility (CSR) dari pihak management PTPN V Amo II. Pada hal, seluas lebih kurang 1000 hektar lahan kebun sawitnya masuk wilayah desa kami," cetusnya.

    Terpisah, Humas kebun PTPN V Amo II, H Mahmud saat dikonfirmasi awak media membantah atas komentar pak Kades Julimin. "Itu tidak benar kalau management PTPN V Amo II dibilang membuat parit gajah. Kami hanya melaksanakan apa yang pernah disampaikan pihak pemerintahan Desa Perkebunan Sei Parit sama kami. Minta cuci cuci parit, ya kami cuci parit.

    Janganlah pak Kades Julimin sebut bahwa PTPN V Amo II buat parit gajah," pinta Mahmud. Sebenarnya, cuci parit yang ada sekarang itu masih kurang panjangnya. Rencana kami mau kami tembuskan cuci paritnya sampai ke Desa Petonggan," ucapnya sambil meminta udah ya pak wartawan.

    Sumber: harianberantas

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • PTPN V Amo II Buat Parit Gajah, Kades Julimin: Jangan Mentang-mentang Perusahaan Plat Merah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Mayat Siswi SMP Diduga Korban Pemerkosaan Ditemukan Setengah Bugil di Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2021 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved