www.riaukontras.com
| TNI-Polri Sekat Pengunjung Objek Wisata di Aceh Timur | | 28 Rumah di Kutacane Terendam Banjir, TNI Evakuasi Warga | | Saiful Zahri dan Rusli Achmad SE Nakhodai SPBUN PTPN-I Periode 2021-2026 | | Lintas Blangkejereren Aceh Lumpuh Total Akibat Longsor | | TNI Bantu Pemerintah Desa Atasi Sampah yang Menutupi Badan Jalan | | Babinsa Lakukan Pendampingan Terhadap Petani Cabai di Aceh Utara
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 17 Mei 2021
 
Peti Marak Di Sungai Indragiri Inhu
Editor: | Rabu, 01-08-2018 - 21:45:31 WIB


TERKAIT:
 
  • Peti Marak Di Sungai Indragiri Inhu
  •  

    RENGAT, RIAUKontraS.com - Aktifitas Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di Sungai Indragiri Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) kian marak, ratusan Bocai atau kapal PETI terlihat bebas melakukan aksinya di desa Sungai Parit, kecamatan Sei lala. Hingga kini tambang tersebut terkesan dibiarkan oleh para pemangku kepentingan.

    Keberadaan ratusan Bocai dalam melakukan aktifitas PETI di sepanjang Sungai Indragiri, Inhu yang terkesan dibiarkan, disampaikan Wakil Ketua DPRD Inhu Adila Ansori melalui selulernya, Rabu (1/8/18).

    "Sudah sangat memprihatinkan keberadaan ratusan Bocai yang melakukan aktifitas di Sungai Indragiri, Inhu. Sebab keberadaan PETI ini sudah sangat mencemari Sungai Indragiri dengan penggunaan mercuri nya. Hingga habitat dan ekosistim yang ada menjadi punah," ujarnya.

    Diungkapkanya, aktifitas ratusan PETI yang leluasa melakukan aktifitasnya di Sungai Indragiri, Inhu terkesan dibiarkan oleh instansi terkait. Sebab aktifitas PETI ini dilakukan di siang hari dengan sangat mencolok, bukan hanya satu Bocai namun juga melibatkan puluhan Bocai di satu tempat.

    "Ini jelas dibiarkan, karena aktifitas PETI ini sudah berlangsung cukup lama seperti yang ada di Petalongan dan Pesir Keranji Kecamatan Pasir Penyu. Begitu juga di Desa Sungai Parit Kecamatan Sei Lala," tegasnya.

    Ditambahkan Wakil Ketua DPRD Inhu Adila Ansori, pihaknya berharap instansi terkait setidaknya sedikit peduli dengan keberadaan aktifitas ratusan PETI yang jelas sangat merugikan masyarakat dan lingkungan, akibat pencemaran dengan penggunaan mercuri dalam aktifitas PETI tersebut.

    "Diharapkan pihak terkait dapat peduli dengan pencemaran Sungai Indragiri yang sudah sangat memprihatinkan ini, akibat adanya aktifitas PETI yang semakin marak," jelasnya. (handan)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Peti Marak Di Sungai Indragiri Inhu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Mayat Siswi SMP Diduga Korban Pemerkosaan Ditemukan Setengah Bugil di Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2021 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved