www.riaukontras.com
| Sepasang Sejoli di Mandau Edarkan Shabu dan Ekstasi Dibekuk Satres Narkoba Polres Bengkalis | | Lima Tersangka Diringkus Satres Narkoba Polres Bengkalis, Kini Sudah di Balik Jeruji Besi | | Bhabinkamtibmas Bagan Punak Pesisir Bagi-bagi Masker ke Masyarakat | | Irjen Agung : Posko PPKM Wujud Negara Hadir di Masyarakat, Ujung Tombak Penanganan Covid-19 | | Bupati Natuna Lakukan Kunjungan ke Masyarakat Serasan Timur | | Bupati Alfedri Buka Kejuaraan Tenis Eksekutif
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 15 Juni 2021
 
Datang ke Istana Siak, Harus Patuhi Protokol Kesehatan
Editor: | Kamis, 16-07-2020 - 09:23:21 WIB


TERKAIT:
 
  • Datang ke Istana Siak, Harus Patuhi Protokol Kesehatan
  •  

    Siak, riaukontras.com - Istana Siak, yang berada di kota Siak Sri Indrapura di Kabupaten Siak, Riau, sempat ditutup selama pandemi COVID-19. Kini, dibuka lagi.

    Istana Siak dibuka lagi sejak 22 Juni 2020. detikcom mampir di Istana Sultan Siak yang dibangun tahun 1800-an pada akhir pekan.

    Istana yang berdiri megah di lahan yang cukup luas ini mulai dikunjungi warga. Untuk masuk ke istana ini terlebih dahulu membayar tiket masuk Rp 10 ribu per orang.

    Kendati telah dibuka untuk umum, namun Dinas Pariwisata Pemkab Siak memberlakukan protokol kesehatan. Untuk menuju new normal, Pemkab Siak ditampuk kepemimpinan Alfendri telah menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun di area menuju pintu masuk.

    Menjelang masuk ke Istana Siak ada petugas jaga yang mengukur suhu tubuh pengunjung. Bila ada pengunjung dengan suhu tubuh di atas 37 derajat maka di larang masuk. Biasanyam pengunjung disuruh istirahat sejenak untuk dicek ulang subuh tubuh. Apa bila kembali normal diizinkan masuk ke istana.

    Selain dicek suhu tubuh, masuk ke dalam istana juga wajib menggunakan masker. Para pengunjung juga diminta untuk mengatur jarak di dalam ruangan istana. Seluruh pengunjung yang masuk wajib dengan mengikuti protokol kesehatan selama pandemi.

    Di dalam istana ini, pengunjung dapat melihat peninggalan sejarah masa silam. Di ruang utama akan terlihat patung-patung seukuran orang dewasa yang lagi duduk di kursi seakan Raja Siak lagi memberikan wejangan.

    Di ruang belakang, tersedia meja dan kursi dari kristal yang masih orisinal. Ada juga keramik lama dalam lemari kaca yang pernah dibawa Sultan Siak I dari lawatan ke Eropa. Di sisi kanan gedung, ada alat musik Komet yang konon hanya ada dua unit di dunia .

    Alat musik kuno ini, dengan piringan baja warna keemasan dengan alat putaran kekuatan per. Hingga kini alat musik ini masih bisa difungsikan. Hanya saja sangat jarang sekali piringan "emas " di Komet itu diaktifkan. Lagu-lagu dalam piringan itu merupakan musik klasik Beethovena, Mozart, dan Strauss.

    Di sana ada juga cermin permaisuri yang masih terawat dengan baik. Konon bila sering-sering bercermin di bekas cerma permaisuri ini akan awet muda. Ada juga patung Ratu Wihelmina Ratu Belanda setengah badan.

    Di lantai dua Istana Siak juga ada koleksi pakaian permaisuri lengkap dengan sepatu dan selendang. Ada juga senjata dan rompi antipeluru. Di dinding bangunan Istana Siak banyak cermin berukuran raksasa. Selain itu juga ada koleksi sejumlah meriam. Foto Sultan Siak II saat baru menikah juga terpampang di sana.

    "Saya baru sekali ini masuk ke Istana Siak. Ternyata banyak koleksi benda-benda kuno yang menarik perhatian. Terutama cermin permaisuri," Ibu Enny warga Pekanbaru.

    Di halaman depan istana juga tersusun indah sejumlah bunga. Berjarak sekitar 200 meter dari depan istana, sungai Siak membetang memanjang hingga ke Pekanbaru. Di bagian belakang istana, masih ada kapal sultan yang pernah dibawa berlayar hingga ke Eropa.

    "Selama pandemi virus Corona, pengunjung yang masuk ke Istana Siak wajib melaksanakan protokol kesehatan. Mereka harus cuci tangan, menggunakan masker dan tetap menjaga jarak di dalam istana," kata petugas jaga istana, Hamzah.


    Dwi/adv

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Datang ke Istana Siak, Harus Patuhi Protokol Kesehatan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    4 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Mayat Siswi SMP Diduga Korban Pemerkosaan Ditemukan Setengah Bugil di Riau
    10 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2021 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved