www.riaukontras.com
| TNI-Polri Sekat Pengunjung Objek Wisata di Aceh Timur | | 28 Rumah di Kutacane Terendam Banjir, TNI Evakuasi Warga | | Saiful Zahri dan Rusli Achmad SE Nakhodai SPBUN PTPN-I Periode 2021-2026 | | Lintas Blangkejereren Aceh Lumpuh Total Akibat Longsor | | TNI Bantu Pemerintah Desa Atasi Sampah yang Menutupi Badan Jalan | | Babinsa Lakukan Pendampingan Terhadap Petani Cabai di Aceh Utara
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 17 Mei 2021
 
Akibat kanal bloking PT Arara Abadi pasca karhutla belum di buka,beberapa desa alami banjir
Editor: | Jumat, 20-12-2019 - 18:13:00 WIB


TERKAIT:
 
  • Akibat kanal bloking PT Arara Abadi pasca karhutla belum di buka,beberapa desa alami banjir
  •  

    PELALAWAN,RIAUKontraS.Com - Akibat kanal bloking atau sekat-sekat kanal milik PT Arara Abadi distrik malako pasca karhutla beberapa bulan yang lampau belum di buka,akibatkan beberapa desa mengalami banjir,tepatnya di desa lubuk keranji timur,dusun logas,kecamatan bandar Petalangan,Pelalawan,Riau.

    Banjir yang terjadi di desal Lubuk Keranji Timur, Kecamatan Bandar Petalangan, ini akibat sekat-sekatnya kanal atau kanal bloking yang dibuat oleh PT. Arara Abadi distrik Malako Pada musim kemarau nan lalu kemaren. belum di buka, Hal ini menyebabkan beberapa titik di Desa lubuk keranji timur mengalami kebanjiran meluas. Yang lebih memprigatinkan lagi jalan penghubung antar ke dusun Logas desa Lubuk Keranji Timur Lumpuh total akibat Banjir.

    Menyikapi persoalan yang terjadi, awak media mencoba untuk menggali fakta di lapangan dengan berkoordinasi dengan pemerintah Desa dan Kecamatan Bandar petalangan, "Menurut camat bandar Petalangan Faisal. S. STP, Banjir di desa lubuk keranji timur tersebut karna kanal bloking yang dibuat oleh PT. Arara Abadi belum di buka mereka. Camat mengatakan bahwa beberapa org masyarakat Lubuk Keranji Timur meminta agar kanal bloking yang dibuat oleh PT. Arara Abadi segera di buka tuturnya.

     Keterangan dari masyarakat tersebut bahwa kanal bloking yg di buat oleh PT. Arara Abadi itu karena lahan konsesi mereka terbakar seluas lebih kurang 200 ha di desa Lubuk Keranji Tinur dan Lubuk Raja.
    Oleh sebab itu mereka enggan untuk membuka kanal bloking yang menyebabkan kerugian terhadap Masyarakat sekitarnya.

    Setelah di Konfirmasih Kepihak Management Marhalim melalui WhstAppnya sampai saat ini belum ada Jawaban  dan balasan terlihat Diam. Hingga pemberitaan di tayangkan.(rls/IWO/Dav )

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Akibat kanal bloking PT Arara Abadi pasca karhutla belum di buka,beberapa desa alami banjir
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Mayat Siswi SMP Diduga Korban Pemerkosaan Ditemukan Setengah Bugil di Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2021 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved