www.riaukontras.com
| Langgar Prokes, Pegunjung Suzuya Mal Lhokseumawe Dirapid Test Antigen | | Kembali Satres Narkoba Polres Bengkalis Amankan TP Narkotika Jenis Shabu Desa Pangkalan Batang | | Demi Masyarakat, Polres Bengkalis Setiap Hari Turunkan Tim Beri Himbauan Prokes di Roro Air Putih | | Sudah 2 Bulan Jalan Kantor Bupati Kampar Gelap Gulita | | Pantau Harga Kebutuhan Pokok, TNI Turun Lansung ke Pasar | | Drama Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Dana Pembangunan DIC Bengkalis Rp38 Milyar Dipertanyakan
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 18 Mei 2021
 
Kejari Pelalawan Terima Pelimpahan Kasus Dugaan Korupsi Kades Sungai Solok
Editor: Md.waruwu | Selasa, 29-10-2019 - 15:15:31 WIB


TERKAIT:
 
  • Kejari Pelalawan Terima Pelimpahan Kasus Dugaan Korupsi Kades Sungai Solok
  •  

    PELALAWAN,RIAUKontraS.com - Penyidik Polres Pelalawan melimpahkan berkas perkara atau tahap dua kasus dugaan korupsi  dana Anggaran pendapatan dan belanja desa(APBDesa),Selasa(29/10/2019).

    Kajari Pelalawan melalui Kasi Pidana Khusus(pidsus) kejaksaan Negeri Pelalawan,Andre Antonius,SH,mengatakan setelah adanya pelimpahan tahap dua dari Polres Pelalawan selanjutnya Jaksa Penuntut Umum(JPU)akan menyusun surat dakwaan untuk di sidangkan.

    “Ada waktu selama 20 hari untuk menyusun surat dakwaan, setelah itu baru dilimpahkan ke Pengadilan untuk disidangkan,” ujarnya.

    Tersangka Kepala Desa Sungai Solok,Abdul Haris,diduga telah melakukan perbuatan melawan Hukum,menyalahgunakan kewenangannya terkait pelaksanaan.

    kegiatan pengelolaan keuangan Desa Sungai Solok,yaitu pengerjaan proyek semenisasi jalan yang bersumber dari APB Desa tahun anggaran 2017 dan 2018.

    Pelaku disangka telah melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 ayat 1 huruf B ayat 2 dan 3 Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 20 tahun.

    Kasus dugaan korupsi tersebut diduga diselewengkan oleh tersangka dari dana Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) pada tahun Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) kurang lebih senilai Rp1.440.775.692.

    “Barang bukti dari Penyidik Polres sudah lengkap, seperti dokumen, nota pencairan dan buku peraturan-peraturan,” ujarnya.

    Dalam kasus ini, Kejari Pelalawan menunjuk 7  orang JPU untuk menanganinya,tutup Andre.(Dav)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Kejari Pelalawan Terima Pelimpahan Kasus Dugaan Korupsi Kades Sungai Solok
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Mayat Siswi SMP Diduga Korban Pemerkosaan Ditemukan Setengah Bugil di Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2021 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved