www.riaukontras.com
| Kapolri Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitiri 1442 H, Upaya Tepat Mengantisipasi Lonjakan Covid-19 | | Ketum Senkom Mitra Polri Audiensi Perpanjangan MoU dengan Basarnas | | Sosok Kartini Muda Masa Kini Kuatan Singingi | | Wakapolres Rohil Cek Pos PPKM Mikro dan Serahkan Sembako ke Warga Positif Covid-19 | | DPW SPI Propinsi Riau Berikan Mandat Kepada Pengurus DPC SPI Kabupaten Pelalawan | | Mohon Diri Kepada Segenap Masyarakat Pelalawan, Memasuki Masa Purna Tugas
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 22 April 2021
 
Penambangan Pasir Darat Diduga Ilegal di Kabupaten Bintan Kian Menggila
Editor: | Kamis, 22-10-2020 - 09:23:26 WIB


TERKAIT:
 
  • Penambangan Pasir Darat Diduga Ilegal di Kabupaten Bintan Kian Menggila
  •  

    Bintan, Riaukontras.Com-Aktifitas pengerukan hasil sumber daya alam berupa pasir Darat di kawasan Galang Batang dan Kawal kian menggila tanpa sentuhan oleh penegak hukum.

    Aktifitas ini sudah berlangsung sekitar 15 hari dan diduga tanpa mengantongi surat izin dari institusi terkait jelas sumber berita.

    Berdasarkan investigasi dilapangan Sabtu,17/10/20  dilokasi pengerukan pasir didaerah kawal kecamatan gunung kijang tepatnya tidak jauh dari Hotel  Nikoi dicurigai tempat aktivitas tersebut berlangsung.

    "Lori berkapasitas 3.5 Ton hilir mudik keluar masuk untuk mengisi muatan penuh sarat muatan pasir Darat untuk dijual kepada para penadah.

    Dengan melewati pasilitas jalan umum lori yang bermuatan pasir Darat melaju kencang tanpa menghiraukan para pengendara lain yang hendak melintas didaerah padat arus balik kenderaan bermotor .

    "Kubangan air serta lubang berdiameter cukup dalam sehingga Tim media penuh kehati-hatian memasuki daerah tambang tersebut.
    ,"Tampak disana para anak buah penambang tengah asik menyelam  kedasar kubangan air yang berisikan pasir ,dengan memakai alat hisap mesin domping, pasir di tampung langsung ke dalam Bak lori yang berkapasitas 3 5 Ton .

    Lokasi tambang penuh dengan antrian lori serta suara bising  mesin penghisap pasir jauh kedengarannya.

    Salah seorang sopir lori yang ditemui dilokasi menjelaskan  kepada tim media "pasir dibeli dengan harga Rp 300.000(tiga ratus ribu)per 3 .5 Ton kubik sehari ada ratusan lori yang hilir mudik untuk mengisi muatan pasir dilokasi ini. Ucapnya.

    Ditemui disana salah seorang ceker berinsial "Y" menjelaskan aktifitas pengerukan pasir ini sudah berlangsung sekitar 10 Hari dirinya hanya mengawasi disini ada 7titik pengerukan pasir yang diduga dikoordinir oleh masyarakat setempat berinisial "Ardi".

    Ketika yang bersangkutan Ardi di konfirmasi lewat saluran selulernya terkait tambang ini.senada apa yang disampaikan oleh ceker tersebut yangmana aktivitas tersebut telah berlangsung sekitar 10 hari.
    Lalu Ardi mengarahkan Tim media kepada seseorang bernama David .
    Tak lama berselang David menghubungi salah satu Tim media Untuk dikonfirmasi Namum David enggan ditemui guna konfirmasi lebih lanjut.

    hasil penelusuran Kecamatan Gunung Kijang, jumlah lokasi pertambangan pasir di Galang Batang, kawal mencapai 9 titik. Pasca Sebelumnya ditutup oleh pihak polres Bintan beberapa bulan yang lalu. Aktivitas pertambangan pasir kini semakin menggeliat lagi.

    Himbauan kepada institusi terkait dan aparat penegak hukum agar pertambangan pasir yang diduga ilegal agar dihentikan dan para pelaku nya agar diproses hukum yang berlaku di negara kesatuan republik Indonesia.

    Akibat pertambangan pasir darat ini Negara dirugikan karena tidak adanya setoran untuk PAD ke Pemda, ekosistem rusak dan habitat alami rusak parah sehingga akan menimbulkan Dampak timbulnya wabah nyamuk sehingga memicu datang nya wabah penyakit.

    Tim

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Penambangan Pasir Darat Diduga Ilegal di Kabupaten Bintan Kian Menggila
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Mayat Siswi SMP Diduga Korban Pemerkosaan Ditemukan Setengah Bugil di Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2021 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved