www.riaukontras.com
| Kapolri Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitiri 1442 H, Upaya Tepat Mengantisipasi Lonjakan Covid-19 | | Ketum Senkom Mitra Polri Audiensi Perpanjangan MoU dengan Basarnas | | Sosok Kartini Muda Masa Kini Kuatan Singingi | | Wakapolres Rohil Cek Pos PPKM Mikro dan Serahkan Sembako ke Warga Positif Covid-19 | | DPW SPI Propinsi Riau Berikan Mandat Kepada Pengurus DPC SPI Kabupaten Pelalawan | | Mohon Diri Kepada Segenap Masyarakat Pelalawan, Memasuki Masa Purna Tugas
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 22 April 2021
 
Aparat Hukum Minta Dirut RSUD Duri Diperiksa
Editor: | Jumat, 21-08-2020 - 21:07:19 WIB


TERKAIT:
 
  • Aparat Hukum Minta Dirut RSUD Duri Diperiksa
  •  

    Pekanbaru, RIAUkontras.com - Forum Komunikasi Riau Bersatu (FKRB) melihat peristiwa dugaan korupsi atas kelebihan pembayaran pada kegiatan proyek pembangunan kamar operasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Duri Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau yang menelan anggaran sebesar Rp11.606.296.000 pada tahun anggaran 2016 mendapat sorotan. Pasalnya proyek itu diduga merugikan keuangan daerah sebesar Rp1,1 miliar. Ditengarai ada dugaan kelebihan bayar yang terjadi dilingkup SKPD RSUD Duri sebesar Rp1,1 miliar ke rekanan PT Sinar Baru Mitra Jaya yang melaksanakan proyek itu.


    Koordinator Umum Shagala Bimma Taryadi menjelaskan bahwa proyek itu dilaksanakan pada tahun 2016 yang menelan anggaran sebesar Rp. 11.606.296.000 dan diduga telah merugikan keuangan daerah sebesar Rp. 1,1 Miliar. Mengacu pada Undang- Undang Republik Indonesia No.15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara. Menurut aturannya kelebihan bayar itu harus dikembalikan oaling kambat (60 hari) setelah keluarnya LHK BPK.


    Di lansir media katakabar.com pada 21 Agustus 2020 Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Mandau, Sri Sadono Mulyanto menjelaskan, mengenai kelebihan bayar proyek pembangunan kamar operasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Mandau tahun anggaran 2016 silam, itu sudah dikembalikan pihak rekanan seratus persen pada Mei 2019 lalu.


    "Dasarnya rekomendasi Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), kelebihan bayar proyek pembangunan kamar operasi RSUD Kecamatan Mandau sudah dikembalikan seratus persen oleh rekanan," tegas Dirut RSUD Kecamatan Mandau disapa akrab Ibeng kepada katakabar.com via WhatsApp Jumat (21/8) pagi.


    Dijelaskan Sri, itu tidak benar. Insya Allah saya terbuka dan tidak ada yang saya tutupi. Masalah ini sudah lama dan diungkit lagi. Kalau kita sibuk klarifikasi, kita habis energi. Satu sisi kita saat ini sedang fokus peningkatan pelayanan rumah sakit


    Di tempat terpisah, Korlap Devi Aditya mengatakan, yang saya lihat di media katakabar.com hasil bukti pengembalian sebagai berikut, 
    1. 5 Juni 2018  Rp.200.000.0002. 26 Desember 2018 Rp.30. 000.000
    3. 25 April 2018 Rp.860.000.000
    4. 06 Mei 2019 Rp.1.216.200
    Total setoran Rp.1.091.216.200,"ujarnya.


    Namun apabila dalam jangka waktu (60 hari) rekomendasi BPK tersebut tidak dapat dipenuhi untuk dilaksanakan, maka yang bersangkutan dapat dikenakan sanksi pidana dan ketentuan hukum lainnya. Hukum harus Ditegakkan, kami meminta kepada Penegak Hukum khususnya Kejati Riau  untuk mengusut tuntas atas dugaan kelebihan bayar pada proyek pembangunan kamar operasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Duri, "pungkas Koorlap FKRB Devi Aditya. Selain itu, Rustam Koordinator LSM Komunitas Pemberantas Korupsi, mendesak pihak berwajib (aparat hukum) memanggil dan memeriksa Dirut RSUD Duri termasuk para pihak terkait lainnya atas temuan hasil pemeriksaan BPK RI yang berpotensi merugikan keuangan negara di negeri junjungan Kabupaten Bengkalis tersebut. ***(Indra)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Aparat Hukum Minta Dirut RSUD Duri Diperiksa
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Mayat Siswi SMP Diduga Korban Pemerkosaan Ditemukan Setengah Bugil di Riau
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2021 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved