www.riaukontras.com
| Pemdes Senggoro: Pentingnya Imunisasi Tetes Manis Polio untuk Balita dan Anak-anak, Ini Jadwalnya | | Berikut Penjelasan, Tunda Pembayaran Honor RT/RW se Kota Pekanbaru | | Jebakan Dukun Politik Ala RZ, Paslon Tunggal & Kotak Kosong | | Mutakhir Data TPS Lokasi Khusus pada Pilkada 2024, Lapas Bengkalis Ikut Rapat Koordinasi di KPU | | Antisipasi Sebelum Terjadi, Petugas Lapas Bengkalis Cek APAR Secara Berkala | | Dinasti Militer & Bibit Korupsi di Kursi Gubernur Riau
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 21 Juli 2024
 
Berdayakan Pembatik Lokal, Seragam Batik ASN dan Siswa Harus Dibuat di Siak
Editor: | Senin, 11-10-2021 - 18:12:07 WIB


TERKAIT:
   
 

Siak, Riaukontras.com - Bupati Siak Alfedri terkesan dengan karya-karya batik asal Siak yang tak kalah bagus dari produk lainnya. Karena itu ia menginginkan pembatik lokal dapat diberdayakan dan didorong agar mampu memproduksi batik khas Siak dalam skala besar.

"Ini perlu pengayaan motif dan desain. Untuk mendorong usaha pembatik, penenun, konveksi akan kita buat kebijakan bagaimana ke depan nanti pakaian batik ini bisa diproduksi di Siak," cakap Alfedri.

Hal itu disampaikannya usai mengikuti Festival Warna Lestari di Tangsi Belanda, Kecamatan Mempura, Senin (11/10/2021).

Alfedri dan istrinya, Rasidah sempat memperagakan baju batik karya dari salah satu pembatik binaan Dekranasda Siak bermotif Pucuk Labu dengan warna ungu gelap dalam festival itu.

Alfedri mengatakan, selain pengayaan motif pemerintah juga akan mendorong penjualan batik hingga mendapatkan pasar yang luas.

"Salah satu pasar kita ada sekitar 6 ribu pegawai dan 81 ribu anak sekolah, jadi seragam batiknya bisa kita yang buat dari pembatik-pembatik lokal," ujarnya.

Istri Bupati Siak, Rasidah yang juga Ketua Dekranasda Siak mendukung penuh pembatik lokal dengan melakukan pembinaan mulai dari pelatihan hingga produksi.

Bahkan langkah untuk promosi juga dilakukan lewat pameran dan festival, salah satunya Festival Warna Lestari yang digelar bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Siak ke-22.

"Dalam kegiatan ini kita ada lomba batik dan tenun, diikuti 60 peserta via online. Nah ini pengumuman pemenangnya dalam festival ini. Semua batik yang diperagakan adalah karya anak Siak," katanya.

Kegiatan ini dibuat oleh Dekranasda Siak bekerjasama dengan komunitas Sentra Kreatif Lestari Siak (Sekelas).

Rasidah juga menyampaikan sudah banyak pembatik lokal yang berhasil melalui pembinaan Dekranasda, seperti Batik Istana yang saat ini berjumlah 15 orang.

"Kemudian ada juga di Kecamatan Dayun dan Kerincikanan, namun yang di Kerincikanan itu juga binaan dari PT RAPP," tambanya.

Saat ini penjualan batik khas Siak masih menggunakan media sosial seperti Facebook dan Instagram, ke depan Rasidah berniat memperluas pasar melalui marketplace yang ada seperti Shoppe, Tokopedia dan lainnya.

"Kalau jual offline kita sudah letakkan batiknya di LAM Provinsi Riau, Ramayana dan toko-toko penjual oleh-oleh di Pekanbaru. Bahkan baru-baru ini ada yang pesan dari Jakarta, Mudah-mudahan ke depan kita merambah online shop di marketplace lagi," tutupnya.

Dwi/Infotorial

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • Berdayakan Pembatik Lokal, Seragam Batik ASN dan Siswa Harus Dibuat di Siak
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, ini Program Prioritas yang Sukses Dijalankan
    7 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    8 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Dimasa Pandemi Covid-19, Parma City Hotel Diduga Sediakan PSK Pada Tamu yang Menginab
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved