www.riaukontras.com
| Pemdes Senggoro: Pentingnya Imunisasi Tetes Manis Polio untuk Balita dan Anak-anak, Ini Jadwalnya | | Berikut Penjelasan, Tunda Pembayaran Honor RT/RW se Kota Pekanbaru | | Jebakan Dukun Politik Ala RZ, Paslon Tunggal & Kotak Kosong | | Mutakhir Data TPS Lokasi Khusus pada Pilkada 2024, Lapas Bengkalis Ikut Rapat Koordinasi di KPU | | Antisipasi Sebelum Terjadi, Petugas Lapas Bengkalis Cek APAR Secara Berkala | | Dinasti Militer & Bibit Korupsi di Kursi Gubernur Riau
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 21 Juli 2024
 
KPK: Tak Tutup Kemungkinan Hakim MK Lain Terseret Kasus Patrialis
Editor: | Jumat, 27-01-2017 - 00:23:20 WIB


TERKAIT:
   
 

JAKARTA, RIAUKontraS.com - Keputusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK) dikenal dengan istilah collective collegial. Tertangkapnya Hakim konstitusi Patrialis Akbar (PAK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin malam, menimbulkan pertanyaan mengapa hanya Patrialis yang ditangkap?

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan beralasan, sejauh ini hanya Patrialis yang baru terbukti. Namun, tidak menutup kemungkinan lembaga antirasuah bakal menyeret hakim konstitusi lain terkait uji materi UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

"Kemungkinan berkembang (tidak hanya Patrialis), bisa saja, tapi sementara ini cuma PAK yang bisa dibuktikan," kata Basaria dalam jumpa pers di Gedung KPK, Kamis, (26/1/2017).

Sementara pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua KPK lainnya, Laode M Syarif, mengatakan putusan collective collegial memang harus disepakati sembilan hakim konstitusi. Karenanya, lembaga anti korupsi bisa dimudahkan bertemu pihak terkait MK.

"Kami menghormati MK sebagai lembaga tertinggi di bidang hukum di negeri ini. Jadi, semoga KPK dimudahkan bertemu pihak MK yang sekiranya tahu kasus ini," kata Laode.

Dalam kasus ini, KPK menangkap 11 orang terkait dugaan gratifikasi uji materi UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Rabu malam, 25 Januari 2017. Ke-11 orang tersebut kini tengah menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik KPK.

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 081261018886 / 085278502555
via EMAIL: riaukontras@gmail.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


 
Berita Lainnya :
  • KPK: Tak Tutup Kemungkinan Hakim MK Lain Terseret Kasus Patrialis
  •  
    Komentar Anda :

     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 "MEMORI" Dari Sisilah Marga Gea
    3 Diberitakan Tentang Dugaan VC Sex, Oknum PNS MW di Nias Mencoba Intimidasi dan Melaporkan Wartawan
    4 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    5 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    6 Kembali Diamanahkan sebagai Pj Walikota Pekanbaru, ini Program Prioritas yang Sukses Dijalankan
    7 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    8 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    9 Menelisik Geliat Prostitusi Online Kota Duri, Antara Sindikat Prostitusi dan Penipuan
    10 Dimasa Pandemi Covid-19, Parma City Hotel Diduga Sediakan PSK Pada Tamu yang Menginab
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman | SOP Perlindungan Wartawan | Kode Perilaku Perusahan Pers | Visi-Misi | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2022 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved