www.riaukontras.com
| Dumai resah saat ini telah diselimuti oleh asap yang tebal. | | Kapolri dan Panglima TNI Patroli Udara Tinjau Karhutla di Kab. Pelalawan | | DR Feryyandi ST MT MM di tunjuk Sebagai Pimpinan Sementara DPRD Inhil | | Kisruh Buket Padang Terancam Ke Ranah Hukum, Ini Kata Keuchik Zainuddin | | Kapten Inf Tarmizi Mewakili Dandim 0314/Inhil Pimpin Pemadaman Karhutla di Kec.Tempuling | | Dinas Kesehatan Kab. Inhil Dirikan Posko Kesehatan Dampak Kabut Asap
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 16 09 2019
 
Pembangunan Unit Baru SMK Rumbai Diduga Asal Jadi, Resmi Dilaporkan ke Polda Riau
Editor: | Selasa, 03-07-2018 - 00:45:40 WIB

TERKAIT:
 
  • Pembangunan Unit Baru SMK Rumbai Diduga Asal Jadi, Resmi Dilaporkan ke Polda Riau
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com –  Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Rakyat Anti Korupsi Indonesia (DPD LSM-GERAK INDONESIA), telah menyampaikan laporan resmi dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan gedung Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) baru Rumbai di kelurahan Rantau Panjang kecamatan  Rumbai yang ditangani oleh dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Riau ke Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau.

    Ketua DPD LSM-Gerak Indonesia Emos Gea membenarkan, pihaknya sudah membuat laporan dugaan korupsi proyek pembangunan gedung Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) baru Rumbai kelurahan Rantau Panjang kecamatan  Rumbai bersama dengan barang bukti foto lapangan dan  Rencana Anggaran Biaya (RAB) ke Ditreskrimsus Polda Riau, Senin 02/07/2018.

    "Laporan ini kami buat khusus, dengan Nomor: B005/LP/DPD/LSM - GERAK/P - RIAU/VII/2018. Tentang dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan gedung Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) baru Rumbai" Jelas Emos.

    Emos menjelaskan, Proyek pembangunan SMK Baru Rumbai ini dibangun melalui dana APBD provinsi Riau tahun anggaran 2017 dengan nilai Rp 2.367.973.500, tender dimenangkan oleh PT.Pesisir Jujungan Sejahtera beralamat Jalan Pertanian Rt.001 Rw.005 Desa Senggoro Kabupaten Bengkalis, Jelas Emos

    Pekerjaan proyek tersebut kini sungguh sangat memprihatinkan, seluruh bangunan mengalami Retak Seribu dan juga Finishing tidak dilakukan, diduga kuat pihak rekanan kontraktor tidak bekerja secara profesional. Bahkan sangat tidak layak untuk di tempati oleh siswa/siswi tahun ajaran 2018 ini, Tambahnya.

    Proyek tersebut diduga kuat pihak rekanan kontraktor telah mengurangin volume bahan material seperti pada penggalian pondasi yang seharusnya di timbun dengan urungngan pasir sebelum dibuat tulangan pondasi namun diduga pihak kontraktor pelaksana tidak melaksanakan sesuai speksifikasi dan dikerjakan asal jadi. Kata Emos

    “Kita menemukan bangunan yang sudah selesai dikerjakan pada tahun 2017 lalu, namun sudah retak retak. Umur bangunan dinilai tidak akan bertahan lama kalau melihat hasil kerja pihak rekanan seperti ini bahkan bisa-bisa roboh,” sebutnya.

    Sementara itu, Kayu dan kaca pada bangunan tersebut seharusnya kayu pilihan seperti kayu meranti sedangkan kaca harus memiliki ketebalan 5 mm, namun ditemukan dilapangan sudah jauh pada speksifikasi yang tertuang didalam kontrak, Jelas Emos.

    Bahkan proyek tersebut menurut Romi selaku PPTK Proyek pembangunan Unit Baru SMK Rumbai mengatakan kepada media ini bahwa, pembayaran sudah dilakukan 100 persen dan juga sudah dicairkan jaminan pemeliharaannya. Namun sudah ada temuan BPK RI sekitar 256 Juta Rupiah dan akan dikembalikan oleh rekanan kontraktor pelaksana, Kata Romi

    Ketua DPD LSM-Gerak Indonesia Emos Gea mengatakan "Kendati nantinya pihak yang terlibat dalam kasus itu, telah mengembalikan kerugian Negara, hal itu, tidak menghapus perbuatan melawan hukum. Sebab Dana Proyek yang dikontrakan kepada Rekanan Bukan tempat Simpan Pinjam, atau Bank perkreditan yang bisa saja dikembalikan ketika ditagih".Jelas Emos

    Emos "meminta Kepada Ditreskrimsus Polda Riau untuk mengusut tuntas kasus Proyek pembangunan Unit Baru SMK Rumbai ini, segera memeriksa kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan Provinsi Riau, PPK, PPTK, Kontraktor Pelaksana dan juga konsultan Pengawas serta Tim Provisional Hand Over (PHO) dan Final Hand Over (FHO), Minta Emos.

    Ema

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Pembangunan Unit Baru SMK Rumbai Diduga Asal Jadi, Resmi Dilaporkan ke Polda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved