www.riaukontras.com
| Pansus RTRW Bahas Wilayah Kawasan di Kabupaten Bengkalis Bersama Walhi Riau | | Bupati Tapsel Dan Kapolres Minta Masyarakat Jadi Jurkam Protokol Kesehatan | | Kades Simpang Jaya Kerahkan 20 Unit Tank Semprot Untuk Melawan Covid-19 | | Kunjungan Kornas TRC PPA Didampingi Ketua Korwil Riau Ke Mapolda Riau Disambut Hangat Wakapolda | | Diduga Ada Penyimpangan Penyaluran Dana Media, DPW MOI Layangkan Surat Uadiensi ke Ketua DPRD | | Gantikan Syahrul Thaib, Said Mahdum Jabat Sekretaris Daerah Kota Langsa
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 14 Juli 2020
 
Alasan Menolong Janda, Dua Perusahaan Penyedia Jasa Kontruksi di Aceh Gunakan BBM Non Industri
Editor: Muhammad Abubakar | Rabu, 24-01-2018 - 16:16:03 WIB

TERKAIT:
 
  • Alasan Menolong Janda, Dua Perusahaan Penyedia Jasa Kontruksi di Aceh Gunakan BBM Non Industri
  •  

    ACEH TIMUR, RiaukontraS.com - Dua perusahaan kontraktor (Rekanan) proyek pembangunan Jaringan Irigasi D.I Jambo Aye Kanan (3.028 HA) di Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Timur (MYC) anggaran tahu 2016 s/d 2018, terindikasi menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) Non Industri untuk menunjang operasional pekerjaan.

    Kedua perusahaan rekanan tersebut masing masing PT.SMS dan PT. NS.KSO. Menurut informasi yang dihimpun media ini dari berbagai sumber di lapangan, yang tidak mau namanya di sebutkan, kedua perusahaan itu membeli BBM Non Industri dengan memanfaatkan warga sekitar lokasi proyek, untuk membeli BBM Non Industri di sejumlah SPBU, dengan menggunakan Jerigen.

    Saat di temui di ruang kerjanya Selasa 23 Januari 2018 Adminitrasi (ADM) kedua perususahaan tersebut (Boy), mengaku membeli BBM Non Industri dari warga sekitar, dengan alasan menolon janda yang tidak memiliki beras di rumah. "Kami sudah tidak membeli lagi minyak non industri, kami sekarang sudah beli minyak industri, memang ada satu orang janda yang selalu kami terima, itu pun dua atau tiga jerigen.

    Kami cuma bantu masyarakat, karena mereka tidak ada beras di rumah, datang kemari minta tolong, apa itu tidak boleh, kalau memang kami tidak boleh bantu masyarakat kami tidak ambil lagi, "tanya Boy.

    Sementara itu, ADAM merangkap Humas di kedua perusahaan itu (Nyak Li) saat di hubungi media ini melalui Henponnya Rabu 24 Januari 2018, mengatakan, awalnya membantaha telah membeli BBM Non Industri melalui masyarakat, namun setelah di jelaskan kalau bagian ADM telah mangakui membeli BBM Non Industri dengan memamfaat kan warga sekitar, baru mengakuinya.

    "Benar apa yang di sampaikan si Boy, tapi itu dulu, sekarang sudah dua bulan kami tidak menggunakan BBM Non Industri lagi, sekarang kami sudah beli BBM Industri dari Medan, kalau dulu ada kami beli dari Janda itu, sekali antar dua atau tiga jerigen, mana ada banyak dia pun ngantarnya pake Motor Mio, "kilah Nyak Li.

    "Kadang minyak gak ada, kan kami perlu kerja terus, mau gimana lagi ya kami beli BBM Non Industrilah, sekarang tidak lagi, kami sudah pesan BBM Industri dari medan, dalam seminggu 24 Ton, nanti saya kirim datanya bukti kami beli BBM Industri dari Medan. Jerigen memang banyak di tempat kami, itu untuk melansir BBM ke lokasi karena kami tidak memiliki mobil tangki, kalau kami pake drum, banyak yang sudah bocor karena diangkat menggunakan Beco, "jelas Nyak Li.

    Hingga berita ini tayang, belum juga di kirimkan bukti pembelian BBM Industri dari Medan seperti apa yang di janjikan.(Muhammad Abubakar/08126491775)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Alasan Menolong Janda, Dua Perusahaan Penyedia Jasa Kontruksi di Aceh Gunakan BBM Non Industri
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved