www.riaukontras.com
| F.SPTI-K.SPSI PUK.TKBM Telah Terbentuk di Medan Estate Kec. PS Tuan Deliserdang | | Pansus RTRW Bahas Wilayah Kawasan di Kabupaten Bengkalis Bersama Walhi Riau | | Bupati Tapsel Dan Kapolres Minta Masyarakat Jadi Jurkam Protokol Kesehatan | | Kades Simpang Jaya Kerahkan 20 Unit Tank Semprot Untuk Melawan Covid-19 | | Kunjungan Kornas TRC PPA Didampingi Ketua Korwil Riau Ke Mapolda Riau Disambut Hangat Wakapolda | | Diduga Ada Penyimpangan Penyaluran Dana Media, DPW MOI Layangkan Surat Uadiensi ke Ketua DPRD
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 14 Juli 2020
 
Kurang Pengawasan Proyek Rp 3.745.400.000 Terkesan Asal Jadi
Editor: Muhammad Abubakar | Selasa, 24-10-2017 - 14:29:38 WIB

TERKAIT:
 
  • Kurang Pengawasan Proyek Rp 3.745.400.000 Terkesan Asal Jadi
  •  

    ACEH TAMIANG, RIAUKontras.Com - Kurang pengawasan dari dinas terkait, pengerjaan pembangunan jalan induk atau jalan lintas Kampung Matang Ara Aceh di Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh, oleh pihak rekanan PT. Fumina Jaya Bersama, terkesan asal jadi.

    Menurut amatan media ini Senin 23 Oktober 2017 di lakasi pengerjaan para pekerja terlihat tidak di awasi, "https://youtu.be/opPG8VSRki8" , mereka bekerja secara manual dengan kondisi material seadanya.

    Menurut warga sekitar yang tidak mau namanya di sebutkan pada media ini mengatakan, "kamu sangat ragu dengan kwalitas pekerjaan, masa proyek milyaran rupiah di kerjakan secara manual, pengawasnya juga jarang kami lihat di lapangan, "ujar mereka.

    Proyek dendan nilai kontrak Rp 3.745.400.000 dari dana Otonomi Khusus (Otsus) tahap III Kecamatan Manyak Payed tahun anggaran 2017, dengan nomor kontrak 600.620/2259 tanggal 04 Oktober 2017, di bawah pengawasan Cv. Target Consultant

    Sementara Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Aceh Tamiang yang juga selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Edy Noviar, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) saat di hubungi media ini Selasa 24Oktober 2017, menyebutkan itu boleh di kerjakan secara manual.

    Saat media ini menanyakan siapa Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) menyebutkan, "untuk apa lagi dengan PPTK, kan ini sudah lansung dengan KPA nya," sebut Edy.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Kurang Pengawasan Proyek Rp 3.745.400.000 Terkesan Asal Jadi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved