www.riaukontras.com
| F.SPTI-K.SPSI PUK.TKBM Telah Terbentuk di Medan Estate Kec. PS Tuan Deliserdang | | Pansus RTRW Bahas Wilayah Kawasan di Kabupaten Bengkalis Bersama Walhi Riau | | Bupati Tapsel Dan Kapolres Minta Masyarakat Jadi Jurkam Protokol Kesehatan | | Kades Simpang Jaya Kerahkan 20 Unit Tank Semprot Untuk Melawan Covid-19 | | Kunjungan Kornas TRC PPA Didampingi Ketua Korwil Riau Ke Mapolda Riau Disambut Hangat Wakapolda | | Diduga Ada Penyimpangan Penyaluran Dana Media, DPW MOI Layangkan Surat Uadiensi ke Ketua DPRD
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 14 Juli 2020
 
Desak Gubernur Copot Anwar Husen
AGK Kaget Ada Proyek Pembangunan Taman Wisata
Editor: | Selasa, 18-04-2017 - 08:53:06 WIB

TERKAIT:
 
  • AGK Kaget Ada Proyek Pembangunan Taman Wisata
  •  

    MALUT, RIAUKontraS.com - Puluhan masa aksi yang mengatas namakan Karang Taruna desak Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba segera mencopot Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata. Dinilai tidak serius mengawal proyek pembangunan taman wisata gurapin yang menelan anggaran senilai 4 miliar lebih. Selain menyuarakan keluhan, masa aksi juga melakukan pembakaran ban bekas di depan kantor gubernur.

    Koordinator aksi Idham mengatakan, taman wisata yang dibangun di kelurahan Gurapin dengan menggunakan  dua kali penganggaran yakni  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2015 dan 2016, meski begitu pekerjaan belum juga diselesaikan secara total sebab proses dokumen Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) hingga sat ini belum dibuat.

    Dengan adanya prospek pekerjaan yang tidak maksimal, masa aksi meminta Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba segera mencopot kepala dinas Parwisata Anwar Husen, serta melaporkan kontraktor ke penegak hukum  karena tidak mampuh mempertanggungjawabkan perbuatanya. Berselang beberapa jam, Gubernur langsung menghampiri dan meminta masa aksi untuk bertemu di ruang rapat gubernur. Proyek itu diduga milik wakil gubernur bahkan kontraktor saat ini masih berhutang pada pemilik batu pafing blok.

    Dihadapan masa aksi, gubenur malut mengaku kaget adanya peroyek pekerjaan taman wisata yang dibangun di kelurahan Gurapin.” Saya kaget saat masa aksi menyuarakan masalah amdal yang belum dibuat. Intinya siapaun dia yang punya proyek harus jelas, sehingga tidak ada temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) disaat audit nanti.

    Lanjut AGK, segera memerintahkan kepada Disbudpar untuk menyampaikan kepada kontraktor secepatnya menyelesaikan dokumen Amdal, setiap proyek harus Diwali dengan amdal sehingga dikemudian hari tidak bermasalah.

    Sementara sekertaris Disbudpar Jumati Do Usaman juga membenarkan, untuk dokemen amdal belum selesai dibuat, dan itu tidak akan lama lagi selesai. Selain itu juga Kontraktor yang mengerjakan proyek taman wisata itu masih berhutang kepada pemilik pabrik batu pafing blok senilai Rp 100 juta lebih,(reza)




    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • AGK Kaget Ada Proyek Pembangunan Taman Wisata
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved