www.riaukontras.com
| TLCI Chapter 2 Riau Peduli, Gelar Baksos Dipelosok Kampar Kiri. | | F.SPTI-K.SPSI PUK.TKBM Telah Terbentuk di Medan Estate Kec. PS Tuan Deliserdang | | Pansus RTRW Bahas Wilayah Kawasan di Kabupaten Bengkalis Bersama Walhi Riau | | Bupati Tapsel Dan Kapolres Minta Masyarakat Jadi Jurkam Protokol Kesehatan | | Kades Simpang Jaya Kerahkan 20 Unit Tank Semprot Untuk Melawan Covid-19 | | Kunjungan Kornas TRC PPA Didampingi Ketua Korwil Riau Ke Mapolda Riau Disambut Hangat Wakapolda
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 14 Juli 2020
 
PPK Edia Putra Diduga Lakukan Korupsi Proyek 5 Miliyar, LSM PEPARA: Akan Melaporkan Kepolda Riau
Editor: | Rabu, 01-02-2017 - 21:41:26 WIB

TERKAIT:
 
  • PPK Edia Putra Diduga Lakukan Korupsi Proyek 5 Miliyar, LSM PEPARA: Akan Melaporkan Kepolda Riau
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com  - Terkait proses pelaksanaan pekerjaan yang telah menelan dana APBN Murni senilai kurang lebih 5 miliyar rupiah tahun anggaran 2016 yang dikerjakan PT. Tiga Naga Mas, bahwa fisik dilapangan diduga berbaut korupsi. LSM Pemantau Prasarana Aparatur Negara Republik Indonesia layangkan surat klarifikasi kepada Menteri PU-PERA RI melalui direktorat Jenderal Cipta Karya yang diterima oleh Wawan bagian Umum tertanggal (11/01/2017), hingga sampai saat ini pihak Direktorat Jenderal Cipta Karya lebih memilih langgar UU KIP,"hal itu diutarakan Martin".

    Martin Ketum PEPARA-RI mengatakan,"sangat menyayangkan sikap kinerja Edia Putra selaku PPK Pengembangan Kawasan Kumuh seakan tutup mata terhadap rekanan kontraktor yang tidak bekerja becus dilapangan dimana, sesuai hasil investigasi LSM PEPARA-RI diduga pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan speksifikasi, pasalnya konstruksi bangunan Jalan Semenisasi Tanggul yang dikerjakan PT. Tiga Naga Mas diduga telah terjadi penyunatan volume kerja," ungkapnya.

    "Ironisnya lagi bahan material seperti pekerjaan pemasangan kayu cerocok untuk tapak pondasi tanggul diduga tidak sesuai dengan perencanaan awal, parahnya lagi pada pemasangan pembesian Balok bervariasi yakni besi ukuran 14 mill 4 (empat) batang dan besi ukuran 12 mill hanya 1 (satu) batang dalam satu balok. Bahkan kondisi bangunan saat ini yang baru saja beberapa bulan dinikmati oleh kalangan masyarkat sudah mulai miring-miring," cetus Martin.

    Martin menambahkan, "sesuai informasi yang telah diperoleh dilapangan dari masyarakat bahwa seluruh warga dilingkungan RT 03 yang berlokasi kegiatan tersebut, Masyarakat-red tidak terima dengan pekerjaan tersebut yang dimana mereka siap untuk menunjukan cara permainan kontraktor mencuri volume kerja bila kasus ini sampai diranah hukum."

    Lembaga Pemantau Prasarana Aparatur Negara Republik Indonesia, dalam waktu dekat ini akan segera menyusun laporan dan melaporkan kasus dugaan korupsi proyek ditubuh Kasatker Pengembangan Kawasan Kumuh dan Perbasatan Riau ini kepada pihak penegak hukum Polda Riau dan Kejati Riau,"Tegas Martin".(tim)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • PPK Edia Putra Diduga Lakukan Korupsi Proyek 5 Miliyar, LSM PEPARA: Akan Melaporkan Kepolda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved