www.riaukontras.com
| Pansus RTRW Bahas Wilayah Kawasan di Kabupaten Bengkalis Bersama Walhi Riau | | Bupati Tapsel Dan Kapolres Minta Masyarakat Jadi Jurkam Protokol Kesehatan | | Kades Simpang Jaya Kerahkan 20 Unit Tank Semprot Untuk Melawan Covid-19 | | Kunjungan Kornas TRC PPA Didampingi Ketua Korwil Riau Ke Mapolda Riau Disambut Hangat Wakapolda | | Diduga Ada Penyimpangan Penyaluran Dana Media, DPW MOI Layangkan Surat Uadiensi ke Ketua DPRD | | Gantikan Syahrul Thaib, Said Mahdum Jabat Sekretaris Daerah Kota Langsa
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 14 Juli 2020
 
Diduga Tidak Pakai Besi, Pagar Beton Proyek Rumah Susun Kuansing Ambruk
Editor: | Selasa, 04-02-2020 - 08:40:45 WIB

TERKAIT:
 
  • Diduga Tidak Pakai Besi, Pagar Beton Proyek Rumah Susun Kuansing Ambruk
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com -  Tembok pagar proyek pembangunan rumah susun Wilayah Kuantan singingi oleh Satker Non Vertikal Penyedian Perumahan Kementerian PUPR di Riau roboh.

    Tembok pagar yang semestinya menjadi pengaman atau pembatas antara rumah dan fasilitas umum seperti jalan, got dan trotoar mesti kokoh.

    Tapi berbeda dengan tembok pagar pada pembangunan rumah susun di Kuansing, tembok sepanjang kurang lebih 25 meter itu diduga lantaran tidak memiliki material besi pada konstruksi. Sehingga ambruk sebelum waktunya. Miris memang!

    Menurut salah seorang warga, tembok pagar tersebut ambruk pada hari minggu kemarin. Padahal, sebut warga saat dijumpai dilokasi, bangunan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang menelan Rp12 miliar lebih ini baru saja serah terima oleh Pemkab setempat.

    “Baru saja diserah terimakan kepada Pemkab Kuansing dibulan November 2019 pak. Dan belum dimanfaatkan sebagaimana mestinya, pagar bangunannya sudah ambruk,” ketus warga nyeleneh.

    Usai berbincang dengan warga, awak media ini mendekati tembok pagar yang ambruk. Didapati, hampir semua kontruksi tembok pagar tidak memiliki besi.

    Sedangkan pada plang proyek disebutkan bersumber dana dari APBN tahun 2018 dengan nilai kontrak Rp12.681.700.000, pelaksana PT Razasa Karya dan konsultan pengawas PT Bina Cipta Jaya Sejati Konsultan.

    Untuk memastikan kebenaran pada pekerjaan tersebut, awak media ini mengonfirmasi kepala Sakter PPK di kantornya yang beralamat jalan Soekarno-Hatta Pekan Baru. Namun, apa mau dikata, yang bersangkutan tidak berada ditempat bahkan nomor kontak yang biasa dihubungi tidak aktif.

    Sekedar diketahui, menurut sumber terpercaya kalau pelaksanaan pembangunan rumah susun tersebut didampingi TP4D Kejati Riau. Bahkan, sejak awal diduga pekerjaan tersebut sarat masalah.

    “Proyek rumah susun tersebut seharusnya sudah selesai dikerjakan pada akhir tahun 2018. Namun sampai september 2019 pengerjaannya masih terus digesa dengan kontraktor pelaksana yang sama. Padahal, berdasarkan aturan yang ada semestinya pengerjaan tersebut sudah dilakukan pemutusan kontrak kerja karena terlalu lamanya masa perpanjangan pekerjaan,” ungkap sumber tersebut.

    Sumber: Superleni sijoritoday.com



    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Diduga Tidak Pakai Besi, Pagar Beton Proyek Rumah Susun Kuansing Ambruk
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved