www.riaukontras.com
| Pansus RTRW Bahas Wilayah Kawasan di Kabupaten Bengkalis Bersama Walhi Riau | | Bupati Tapsel Dan Kapolres Minta Masyarakat Jadi Jurkam Protokol Kesehatan | | Kades Simpang Jaya Kerahkan 20 Unit Tank Semprot Untuk Melawan Covid-19 | | Kunjungan Kornas TRC PPA Didampingi Ketua Korwil Riau Ke Mapolda Riau Disambut Hangat Wakapolda | | Diduga Ada Penyimpangan Penyaluran Dana Media, DPW MOI Layangkan Surat Uadiensi ke Ketua DPRD | | Gantikan Syahrul Thaib, Said Mahdum Jabat Sekretaris Daerah Kota Langsa
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 14 Juli 2020
 
Tahun 2017, Dinas PUPR Kampar Lakukan Kontrak Bodong, Kontrakor Ancam Tempuh Jalur Hukum
Editor: | Minggu, 01-09-2019 - 23:32:47 WIB

TERKAIT:
 
  • Tahun 2017, Dinas PUPR Kampar Lakukan Kontrak Bodong, Kontrakor Ancam Tempuh Jalur Hukum
  •  

    KAMPAR, RIAUKontras.com – Dinas PUPR Kampar melakukan kontrak bodong dengan pihak rekanan, pekerjaan rehab kantor Satpol PP Kabupaten Kampar tahun anggaran 2017 senilai Rp 199.725.000.

    Direktur CV Kampar Maulana Mandiri, Nasrizal Nurdin merasa ditipu oleh Dinas PUPR Kampar, Kepala Bidang Cipta Karya dinas Perkim Kampar selaku kuasa pengguna anggaran dan pejabat pembuat komitmen Dinas PUPR Kampar

    Pasalnya, setelah melakukan pekerjaan sesuai surat perintah kerja (SPK) Nomor : 640/PUPR-PGK-/KONT/2017/XI/014 tanggal 21 Nopember 2017 dan setelah pekerjaan selesai (PHO), ternyata kegiatan pekerjaan itu tidak ada dalam DPA Dinas PUPR Kampar tahun 2017.

    “Kita akan lanjutkan ke proses hukum, bila tidak segera ditanggapi dan dibayar,” ujarnya.

    Sementara, Kepala Bidang Cipta Karya dinas Perkim Kampar selaku kuasa pengguna anggaran, Helmy Syarif ST saat ini staf perencanaan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kampar menyampaikan kronologis permasalan.

    Awalnya, kepala Satpol PP saat itu M Jamil meminta untuk merehap ruangan kantor Satpol PP lantai II pasca ditinggalkan BPBD Kampar. Usulan dimasukan dalam Perubahan APBD Kampar tahun 2017 Dinas PUPR Kampar, menjadi usulan kegiatan pertama.

    Saat pembahasan ditingkat Badan Anggaran DPRD Kampar yakni Kebijakan Umum Anggaran – Plapon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) kegiatan itu sudah clear, makanya kita berani membuat kontrak kerja dengan pihak rekanan. Itupun atas perintah Plt Kadis PUPR saat itu, Zaini Dahlan.

    Setelah pekerjaan siap dikerjakan oleh pihak rekanan, ternyata kegiatan itu hilang dari DPA Dinas PUPR. “Saya tidak mengetahui, kenapa kegiatan tersebut hilang. Untuk lebih jelasnya, tanyakan hal ini dengan Kasubag Perencanaan Dinas PUPR Kampar waktu itu, elaknya.

    Saat ditanyakan pihak rekanan telah memberikan kewajiban kepadanya sebesar Rp 20 juta, Helmy Syarif mengakui menerima, namun diserahkan kepada Plt Kadis PUPR. “Memang benar saya menerima uang tersebut dari rekanan, namun saya serahkan ke Plt Kadis PUPR,” ujarnya. (Syailan Yusuf).

    Sumber: BerkasRiau.com

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Tahun 2017, Dinas PUPR Kampar Lakukan Kontrak Bodong, Kontrakor Ancam Tempuh Jalur Hukum
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved