www.riaukontras.com
| Pemkab Siak Serahkan Laporan Hasil Keuangan ke-BPK Perwakilan Riau | | Bupati Bengkalis akan Serahkan SK Pengangkatan CPNS | | Pelaksanaan UNBK dan Pemilu, PLN Rengat Siagakan 240 Personil di 29 posko | | RPJMD Kota Tanjungpinang Tahun 2018-2023 Disahkan | | Pemerintah Kab. Bengkalis Berkomitmen Tingkatkan Kualitas dan Akuntabilitas Pelaporan Keuangan | | Sekda Kampar Buka Musrenbang 2020 Kabupaten Kampar
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 22 Maret 2019
 
Proyek
Pekerjaan Preservasi Rekonstruksi Kab.Inhil Riau Diduga Terjadi Penyimpangan Terancam Dilaporkan
Editor: Emos | Jumat, 11-01-2019 - 23:25:30 WIB

TERKAIT:
 
  • Pekerjaan Preservasi Rekonstruksi Kab.Inhil Riau Diduga Terjadi Penyimpangan Terancam Dilaporkan
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com -  Satuan Kerja Jalan Nasional II Kementerian PUPR dituding telah melakukan dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Proyek Pekerjaan Preservasi Rekontruksi Kabupaten Inhil Riau. Pernyataan tersebut langsung disampaikan oleh Larshen Yunus selaku Aktivis Anti Korupsi dibawah bendera organisasi Presidium Pusat Gabungan Aksi Mahasiswa Alumni Riau (PP GAMARi).

    Dalam pemaparannya, Jumat (11/1) di Lobby Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, bahwa PP Gamari menduga telah terjadinya penyimpangan proyek pekerjaan Preservasi dan Rekonstruksi di sepanjang jalan Sei Akar Bagan Jaya Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir.

    “Ini sudah jelas masuk keranah pidana khusus. PP Gamari juga telah melayangkan surat beserta bukti-bukti terkait, namun sepertinya pihak Satker (Satuan Kerja) Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Riau, tetap bungkam membisu,” ungkap Yunus, sapaan akrab Ketua PP Gamari tersebut.

    Informasi dari Media Center PP Gamari di Kota Pekanbaru, bahwa proyek pada tahun 2017 silam, telah mengucurkan Dana sebesar  Rp 23.105.377.575. “Iya benar, pada saat itu berkas pengaduan PP Gamari, dengan nomor : 001/S-L/PP/GAMARI/F1/KE/XII/2018, telah diterima oleh Juni Prastowo selaku Security dan Penanggungjawab Surat Masuk Kantor tersebut, namun sepertinya sampai hari ini, mereka belum ada itikad yang baik, guna menjawab pertanyaan pada berkas maupun surat pengaduan itu,” tutur Yunus, dengan nada kesal.

    Disampaikan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Riau itu, bahwa Proyek Strategis Nasional yang bermuara pada semangat pengawalan dan proyeksi program nawacita pemerintah pusat, harus terlaksana dengan baik.



    Kendati demikian, menurut Yunus, PPK atas nama Aidil maupun Pimpinan Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Riau, dibawah naungan Dirjen Bina Marga, Kementerian PUPR harus taat asas, transparan, berpedoman pada Undang-Undang Komisi Informasi Publik  serta berkenan untuk memberikan jawaban atas surat pengaduan yang dimaksud.

    “InshaAllah, sampai hari ini kami masih tetap ikhtiar dan istiqomah. Bila ternyata surat kami itu benar-benar tidak direspon dengan baik, maka untuk selanjutnya, kasus maupun masalah ini akan kami sampaikan kepada pihak-pihak terkait, diantaranya Kepolisian Daerah Riau, dalam hal ini Penyidik Subdit Tipikor (Tindak Pidana Korupsi), Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau maupun otoritas lainnya,” tutup Yunus, mengakhiri pernyataan persnya.


    Sumber topkota.com



    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Pekerjaan Preservasi Rekonstruksi Kab.Inhil Riau Diduga Terjadi Penyimpangan Terancam Dilaporkan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    6 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    7 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved