www.riaukontras.com
| Pansus RTRW Bahas Wilayah Kawasan di Kabupaten Bengkalis Bersama Walhi Riau | | Bupati Tapsel Dan Kapolres Minta Masyarakat Jadi Jurkam Protokol Kesehatan | | Kades Simpang Jaya Kerahkan 20 Unit Tank Semprot Untuk Melawan Covid-19 | | Kunjungan Kornas TRC PPA Didampingi Ketua Korwil Riau Ke Mapolda Riau Disambut Hangat Wakapolda | | Diduga Ada Penyimpangan Penyaluran Dana Media, DPW MOI Layangkan Surat Uadiensi ke Ketua DPRD | | Gantikan Syahrul Thaib, Said Mahdum Jabat Sekretaris Daerah Kota Langsa
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 14 Juli 2020
 
Pembangunan Rumah Susun Mahasiswa Bengkalis Diduga Tidak Sesuai Sepeksifikasi
Editor: | Rabu, 09-01-2019 - 06:53:17 WIB

TERKAIT:
 
  • Pembangunan Rumah Susun Mahasiswa Bengkalis Diduga Tidak Sesuai Sepeksifikasi
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com - Berdasarkan hasil investigasi tim sejumlah media beberapa waktu lalu, alhasil menemukan sejumlah item dugaan kejanggalan pada kegiatan pembangunan gedung rumah susun mahasiswa Riau 2 di Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis,Provinsi Riau.

    Berdasarkan informasi pada papan nama proyek yang ditemukan, diketahui kegiatan pembangunan gedung tersebut bernama pembangunan rumah susun mahasiswa Riau II dengan pagu   anggaran diatas 9 Miliar lebih, dan dikerjakan dalam tahun anggaran 2018.

    Dari sejumlah langkah pengawasan yang dilakukan oleh tim media dilapangan menemu kan sejumlah item pembangunan itu diduga tidak sesuai dengan spesifikasi, khususnya pada bagian tiang pancang, dimana ditemukan panjang tulang besi pada tiang cor  sangat pendek, di perkirakan hanya sepanjang satu jengkal dewasa sebagaimana dalam gambar yang diambil oleh tim investigasi dari gabungan media.

    Tim gabungan media pun telah melakukan wawancara dengan beberapa tenaga konsultan jasa konstruksi bangunan, disebutkan jika panjang besi ( Stake ) pada tiang cor bangunan bertingkat tidak sesuai, atau terlalu pendek menurutnya akan sangat berbahaya terhadap bangunan.

    "Stake itu setidaknya 50 Cm melebihi permukaan tiang cor, apalagi bangunan bertingkat, karena stake berfungsi sebagai pengikat antara tiang cor dibawah dengan fondasi bangunan, jadi resiko yang bisa terjadi akibat hal itu, suatu saat bangunan mudah labil dan bisa goyang hebat apabila ada angin kencang dan gempa, dan itu sangat tidak nyaman bisa ambruk,"kata konsultan tersebut.

    Sementara selain perihal stake yang diduga bermasalah, hal lain seperti proses penimbunan jalan akses masuk ke gedung rumah susun tersebut ternyata tanah timbunan hanya dimanfaatkan dari lokasi tempat bangunan, hal itu di nilai tidak lazim, mengingat timbunan jalan sangat penting dan seharusnya diperoleh dari koari serta jenis tanah timbun yang memiliki kriteria yang sesuai, kemudian seharusnya dilakukan memakai alat pemadatan tanah timbunan karena merupakan jalan untuk akses menuju gedung.

    Terkait hal itu, satker dari dirjen penyedia perumahan, kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat provinsi riau, melalui Dino yang kerap dihubungi media sampai saat ini belum memberikan tanggapan pihaknya, sekalipun telah menerima konfirmasi eletronik melalui akun WA yang dilayangkan oleh wartawan AKTUAL,Senin 7/01/2019.

    Selain kedua hal tersebut diatas, dari segi waktu pembangunan gedung ternyata tidak selesai pada tahun 2018, yang konon sesuai dengan UU No.2 tahun 2017 semestinya perusahaan penyedia jasa diberikan sanksi administratif, berupa penghentian kegiatan sementara, pencabutan izin kegiatan sementara, dan bentuk-bentuk sanksi administrasi lainya. Dan sesuai dengan Perpres No.54 tahun 2010 wajib dikenai denda keterlambatan dengan 1/1000/hari di kali nilai kontrak, dan tidak boleh melebihi 5% dari nilai kontrak, karena dapat berakibat kepada pemutusan kontrak sepihak oleh pengguna jasa.

    Sejauh ini atas semua realisasi kegiatan pembangunan gedung rumah susun mahasiswa riau 2, di Kabupaten Bengkalis senilai Rp 9 Miliar lebih, sebagaimana hasil temuan tim investigasi media, setelah di konfirmasi oleh media ini ke pihak pengguna jasa, yaitu Satker dirjen penyedia perumahan di Propvinsi Riau hingga kini belum memberikan tanggapan yang relevan.(tim).

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Pembangunan Rumah Susun Mahasiswa Bengkalis Diduga Tidak Sesuai Sepeksifikasi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved