www.riaukontras.com
| PBB Mampu Tingkatkan Kedisiplinan Pelaja SMAN 6 Surakarta | | Anak Bupati Terlibat Kasus Pemukulan, Ini yang dilakukan H Suyatno Bupati Rokan Hilir | | Wali Kota Terima Penghargaan Pelopor RSUD Syariah dari Wapres | | Team Satgas Ops Antik Rencong I Polres Langsa Ringkus Residivis Jaringan Pemakai Narkoba | | Supriyanto Lantik 90 anggota PPK Se-rohil | | Stuban Koperasi BBDM sebagai Bentuk Komitmen PT SDA Atas Percepatan Realisasi Kerjasama Kemitraan
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 29 Februari 2020
 
Jakarta
Pengamat: KASN Diharap Berikan Sanksi Etika Kepala BPIP
Editor: Muhammad Abubakar | Sabtu, 15-02-2020 - 16:45:40 WIB

TERKAIT:
 
  • Pengamat: KASN Diharap Berikan Sanksi Etika Kepala BPIP
  •  

    JAKARTA, RIAUKontraS.com - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi dapat dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) atas pernyataannya yang menyebut agama adalah musuh terbesar Pancasila.

    Pengamat politik dan hukum Universitas Nasional (Unas) Jakarta Saiful Anam  mengatakan, bagi individu atau kelompok masyarakat dapat melaporankan ke KASN karena Kepala BPIP juga merangkap sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN)A Sunan Kalijaga, Yogyakarta yang juga seorang pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).

    "Sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN siapapun punya hak melaporkan Kepala BPIP ke KASN," kata Saiful Anam, Sabtu 15 Februari 2020.

    Dikatakan Saiful Anam, laporan ke KASN tersebut bisa dilakukan kapanpun. Dirinya yakin, KSAN akan menerima setiap pengaduan ataupun laporan dari masyarakat terkait etika maupun perilaku ASN yang diduga menyalahi aturan.

    Saiful Anam mengungkapkan, seseorang yang telah menjadi pegawai ASN wajib menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sebagaimana tercatum dalam pasal 23 UU Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN. 

    "Saya menduga pernyataan Kepala BPIP yang membuat kontroversi itu telah melanggar UU ASN maka bisa dilaporkan ke KSAN," ujar Saiful.

    Menurut dosen Pasca Sarjana Unas ini, sebagaimana telah diatur dalam pasal 31 UU Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, KSAN bisa menerima laporan terhadap pelanggaran norma dasar serta kode etik dan kode perilaku pegawai ASN.

    "Jika ada pengaduan dari masyarakat, saya berharap 7 orang anggota KASN nantinya bisa memanggil, melakukan sidang dan memberikan sanksi terhadap Kepala BPIP," ungkap Saiful Anam.

    Dia melanjutkan, meskipun Kepala BPIP telah meluruskan pernyataannya namun tidak bisa menyurutkan niat seseorang tersebut untuk melaporkannya. 

    "Laporan tersebut tentunya untuk pembelajaran bagi pegawai ASN agar tidak sembarangan membuat pernyataan yang cenderung bisa membuat gaduh dan memecah belah bangsa," pungkas Saiful Anam.(Dwi/Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Pengamat: KASN Diharap Berikan Sanksi Etika Kepala BPIP
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    2 Temuan BPK RI Sebesar Rp.42 Milyar di UIN Suska Riau, Dikonfirmasi Rektor UIN 'Bungkam'
    3 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    4 Tiang Baleho Miring Sangat Mengkhawatirkan Masyarakat
    5 Plt Bupati Pelatihan Buka Resmi Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa se-Kab.Bengkalis
    6 5 Proyek di PUPR Bengkalis Kelebihan Bayar Rp 824 juta Komisi II Minta PUPR Segera Evaluasi Kinerja
    7 Ahok Akhirnya "Mundur"
    8 SADAM Lakukan Demo Ke Kantor DPRD Bengkalis
    9 Jangan Hanya Pencitraan, Jokowi Harus Tahu KLHK Telantarkan Usulan Masyarakat Penjaga Hutan di Siak
    10 Masyarakat Keluhkan, Penerangan Jalan Umum di Bengkalis sering Padam
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved