www.riaukontras.com
| 60 Persen Sudah Selesai, ODP Dalam Proses Pemantauan | | Empat Orang Pasien Dalam Pengawasan Di Inhil, Dinyatakan Sembuh | | IWO Inhil Dirikan Posko Relawan Covid-19 | | Bupati Kampar: Harga Stabil dan Bahan Pokok Masih Tersedia | | Mantan Plt Sekda Kab.kuangsing MHL diperiksa Sebagai Tersangka Korupsi | | Peruntukan Gugus Tugas Covid- 19, SMK di Kepri Sumbang Alat Kesehatan
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 11 April 2020
 
Bireun
Sidak Ombudsman di Bireuen Temukan Pos Damkar Dijadikan Bengkel
Editor: Muhammad Abubakar | Kamis, 21-02-2019 - 07:55:48 WIB

TERKAIT:
 
  • Sidak Ombudsman di Bireuen Temukan Pos Damkar Dijadikan Bengkel
  •  

    BIREUN, RIAUKontraS.com - Tim dari Ombudsman RI Perwakilan Aceh kali ini melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Kabupaten Bireuen menindaklanjuti laporan masyarakat terkait tidak beroperasinya Pos Pemadam Kebakaran di Kecamatan Simpang Mamplam dan Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen. Sidak tersebut dilaksanakan pada Rabu (20/2).

    "Berdasarkan laporan Asisten Ombudsman Aceh yang melakukan Sidak ke lapangan, kedua Pos Damkar tersebut tidak berfungsi. Bahkan Pos Damkar Kecamatan Simpang Mamplam dijadikan bengkel. Padahal bangunan tersebut sudah selesai dikerjakan Tahun 2016, namun sampai sekarang belum difungsikan" sebut Dr Taqwaddin berdasarkan laporan dari Asisten Ombudsman Aceh, Ilyas Isti dan Ayu Parmawati Putri.

    Sungguh sangat disayangkan, asset negara yang sudah dibangun dibiayai mahal dibiarkan terlantar. Padahal Pos Pemadam Kebakaran tersebut beserta armadanya sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Apalagi mengingat jarak jangkau dari Kota Bireuen ke Samalanga mencapai satu jam, seandainya Pos Damkar tersebut aktif, maka jarak tempuh hanya sekitar 10 sampai 15 menit saja.

    Salah seorang petugas Damkar yang minta identitasnya dirahasiakan menyebutkan bahwa, mereka sangat ingin dua Pos Damkar tersebut dioperasionalkan, supaya kerja mereka dilapangan menjadi mudah untuk menjangkau lokasi kebakaran dalam wilayahnya. "Kami dari dulu semenjak pos itu selesai, maunya segera diaktifkan. Supaya mudah jangkauan ke lapangan dan tidak menimbulkan kerugian masyarakat yang lebih besar. Yang lebih parah lagi, karena jangkauan yang jauh, sesampai petugas di lokasi rumah yang terbakar sudah rata dengan tanah. Ini sungguh dilematis bagi kami petugas" sebut sumber tersebut.

    "Berdasarkan amatan lapangan, saat ini Pemerintah Kabupaten Bireuen mempunyai sembilan armada damkar. Tetapi yang siap sedia operasional hanya empat unit, sisanya sebagai pendukung. Kepala Ombudsman RI Aceh menyarankan agar adanya perhatian serius dari pimpinan daerah untuk masalah ini, supaya masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran pemadam kebakaran sebagai bala-bantuan" kata Taqwaddin.

    Setelah melakukan Sidak, Tim Ombudsman Aceh langsung bertemu dengan Bupati Bireuen H. Shaifannur dan menyampaikan  hasil sidak dilapangan. "Kami berharap agar kedua Pos Damkar tersebut segera diaktifkan dalam tahun ini, guna memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat" ungkap Taqwaddin dihadapan Bupati Bireuen.

    Pada kesempatan tersebut Bupati Bireuen berjanji akan meminta dinas terkait dalam hal ini Kepala BPBD untuk segera mengaktifkan kedua Pos Damkar tersebut. "Saya akan memerintahkan Kepala BPBD untuk mengaktifkan Pos Damkar tersebut di awal Tahun 2019 ini" tutup Shaifannur.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Sidak Ombudsman di Bireuen Temukan Pos Damkar Dijadikan Bengkel
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    2 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    3 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    4 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
    5 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    6 Temuan BPK RI Sebesar Rp.42 Milyar di UIN Suska Riau, Dikonfirmasi Rektor UIN 'Bungkam'
    7 Plt Bupati Pelatihan Buka Resmi Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa se-Kab.Bengkalis
    8 Tiang Baleho Miring Sangat Mengkhawatirkan Masyarakat
    9 Dana Proyek TA 2013 dan 2015 Rp79,574 Miliar, Diduga Terjadi TPPU, PPK Mendadak Kaya Raya
    10 Diduga Terjadi Korupsi Dalam Pembangunan Proyek Program KOTAKUĀ 
    Ketua DPD LSM Gerak Riau Sampaikan Laporan Resmi Ke Polresta PekanbaruĀ 
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved