www.riaukontras.com
| Sat Reskrim Polres Inhil Ungkap Sindikat Penipuan Online Internasional | | Jum'at Berkah, Polres Inhil Kembali Bagikan Nasi Kotak Kepada Tukang Becak | | Sebagai Mitra, Paur Subbag Humas Polres Kuansing Wakilkan Kapolres dalam Tausiyah | | HUT Sat Polair Ke-70, Polres Inhil Kembali Meresmikan Bedah Rumah Warga Tak Mampu | | 2 Hari Lagi DPP PAO Dikukuhkan, Bupati Inhil Siap Jadi Dewan Pelindung | | Komplotan Peredaran Uang Palsu dan Curanmor Berhasil di Ringkus Polres Bengkalis
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 27 November 2020
 
Banda Aceh
Walau Tidak Memiliki Kebun, Banda Aceh Kota 1001 Warung Kopi
Editor: Muhammad Abubakar | Kamis, 11-10-2018 - 11:28:03 WIB

TERKAIT:
 
  • Walau Tidak Memiliki Kebun, Banda Aceh Kota 1001 Warung Kopi
  •  

    BANDA ACEH, RIAUKontraS.com - Selain terkenal dengan cagar budaya dan bangunan bersejarahnya, Banda Aceh juga identik dengan kopi. Untuk menikmatinya, warung kopi (Warkop) tersedia di setiap penjuru kota.

    "Banda Aceh itu kota 1001 Warkop. Dan jangan heran jika semua Warkop penuh karena ngopi sudah menjadi budaya sejak zaman dahulu. Warkop pusat beragam aktifitas warga mulai dari kumpul bersama teman dan keluarga hingga pertemuan bisnis. Di Banda Aceh secangkir kopi sejuta cerita."

    Begitu ungkap Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, Rabu (10/10/2018) malam di pendopo. Malam itu ia tengah menjamu delegasi Perguruan Tinggi Muhamadiyah (PTM) se-Indonesia yang baru saja menggelar acara FGD Teknologi IX di Banda Aceh.

    "Belum lengkap rasanya ke Banda Aceh jika belum menikmati Kopi Aceh; kopi terenak di dunia. Jika kopi lain bikin susah tidur, kopi Aceh malah nyenyak tidur. Apalagi Kopi Sanger; sama-sama ngerti, bapak-ibu semua harus mencobanya," kata Aminullah berpromosi.

    Menurutnya, walaupun tidak memiliki kebun kopi namun Banda Aceh menjadi pusat pemasaran kopi dunia dengan sentra produksinya di kawasan Ulee Kareng. "Banyaknya Warkop plus wifi yang buka hingga 24 jam menjadi daya pikat bagi wisatawan."

    "Aceh wilayah tengah boleh punya lahan perkebunan kopi yang luas, tapi masyarakat Banda Aceh harus bisa kaya dengan kopi. Ini yang menjadi kelebihan kota kami di samping kuliner, seni dan budaya, dan cagar budaya yang tak dimiliki daerah lain di Indonesia bahkan dunia," sambungnya.

    Wali kota pun menyambut baik slsetiap penyelenggaraan event yang mengundang banyak orang ke Banda Aceh, termasuk acara yang digagas oleh perguruan tinggi Muhamadiyah ini. "Menjadi anugerah bagi kami karena pastinya toko souvenir, warkop, restoran, hotel, dan pelaku usaha transportasi akan meningkat omsetnya. Dan pastinya juga akan berimbas pada peningkatan ekonomi rakyat kecil," katanya.

    "Untuk itu saya berharap uang yang dibawa oleh bapak-ibu jangan dibawa pulang lagi. Habiskan di sini, karena berbelanja di Banda Aceh insyaallah dapat pahala. Tolong juga promosikan kota kami sekembalinya ke daerah masing-masing nanti," pinta Aminullah.

    Rektor Universitas Muhamadiyah Aceh Muahrrir Asy'ari selaku ketua rombongan menjelaskan FGDT yang berlangsung di Banda Aceh tahun ini diikuti oleh 42 perguruan tinggi Muhamadiyah se-Indonesia. "Selama di Banda Aceh kami juga mengadakan city tour ke sejumlah destinasi wisata di Banda Aceh dan sekitarnya," katanya seraya mengucapkan terima kasih atas jamuan oleh wali kota.

    Turut hadir pada jamuan makan malam tadi di antaranya Ketua FGDT-PTM Indonesia Anwar Ma'ruf dari Unmuha Purwokerto, Rektor Unmuha Magelang Eko Widodo, Prof Daizo Tsutsumi dari MIE University Jepang, Prof Terapan Orntammarath dari Mahidol University Thailand, serta para dekan dan ketua Prodi PTM se-Indonesia.(***)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Walau Tidak Memiliki Kebun, Banda Aceh Kota 1001 Warung Kopi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved