www.riaukontras.com
| PBB Mampu Tingkatkan Kedisiplinan Pelaja SMAN 6 Surakarta | | Anak Bupati Terlibat Kasus Pemukulan, Ini yang dilakukan H Suyatno Bupati Rokan Hilir | | Wali Kota Terima Penghargaan Pelopor RSUD Syariah dari Wapres | | Team Satgas Ops Antik Rencong I Polres Langsa Ringkus Residivis Jaringan Pemakai Narkoba | | Supriyanto Lantik 90 anggota PPK Se-rohil | | Stuban Koperasi BBDM sebagai Bentuk Komitmen PT SDA Atas Percepatan Realisasi Kerjasama Kemitraan
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 29 Februari 2020
 
Langsa
RSU Graha Bunda Kembali Jatuh Korban, Keluarga Pasien Meradang
Editor: Muhammad Abubakar | Senin, 23-04-2018 - 14:14:35 WIB

TERKAIT:
 
  • RSU Graha Bunda Kembali Jatuh Korban, Keluarga Pasien Meradang
  •  

    FOTO: Jenazah almarhumah Risnawati saat di keluarkan dari ruang IGD RSUD Langsa
    LANGSA, RiaukontraS.com - Diduga terjadi malpraktek, keluarga pasien Rumah Sakit Umum Graha Bunda (RSUGB) meradang, (marah, kesal, jengkel) pasalnya keluarga mereka meninggalkan dunia.

    "Diceritakan korban (almarhumah) Risnawati (33 tahun) warga Desa Seunebok Bayu, Kecamatan Nurussalam, meninggal dunia akibat pendarahan pasca operasi di rumah sakit RSUGB Senin (23/04/2018)

    Menurut keluarga korban yang tidak mau namanya di tulis, pada media ini saat penjemputan jenazah almarhum di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa, Senin (23/04/2018) menyebutkan, almarhum masuk RSGB, sekira pukul 18:00 Wib pada Minggu (22/04/2018).

    Almarhum, dimasukkan ke rumah sakit itu karena ingin melahirkan anak yang kedua. Kemudian lanjutnya, sekitar pukul 8:00, almarhum di lakukan tindakan operasi, oleh dokter yang menangani nya.

    Dalam proses operasi, kata keluarga almarhum lagi, pasien mengalami pendarahan.

    Karena RSGB tidak memiliki stok darah, maka sekitar pukul 10:00 Wib, almarhum di rujuk ke RSUD Langsa, namun korban belum sempat di tolong, begitu masuk ruangan IGD, korban sudah menghembuskan nafas yang terakhir.

    Pada media ini, salah seorang petugas medis di ruang IGD, yang tidak menyebutkan namanya mengatakatan, begitu sampai pasien (almarhum) sudah tidak dapat tertolong lagi, karena kehabisan darah, "ujarnya.

    Sementara itu, perawat pendamping Rumah Sakit Umum Graha Bunda (RSUGB) Sutrisno, pada media ini mengatakan, benar pasien kekurangan darah, karena di RSUGB tidak memiliki stok darah, makanya dari pada pihak rumah sakit mencari darah ke Langsa, lebih baik pasiennya lansung yang di rujuk ke Langsa, kalau yang lain saya tidak tau, saya hanya di tugaskan untuk mendampingi pasien, "ujarnya.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • RSU Graha Bunda Kembali Jatuh Korban, Keluarga Pasien Meradang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    2 Temuan BPK RI Sebesar Rp.42 Milyar di UIN Suska Riau, Dikonfirmasi Rektor UIN 'Bungkam'
    3 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    4 Tiang Baleho Miring Sangat Mengkhawatirkan Masyarakat
    5 Plt Bupati Pelatihan Buka Resmi Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa se-Kab.Bengkalis
    6 5 Proyek di PUPR Bengkalis Kelebihan Bayar Rp 824 juta Komisi II Minta PUPR Segera Evaluasi Kinerja
    7 Ahok Akhirnya "Mundur"
    8 SADAM Lakukan Demo Ke Kantor DPRD Bengkalis
    9 Jangan Hanya Pencitraan, Jokowi Harus Tahu KLHK Telantarkan Usulan Masyarakat Penjaga Hutan di Siak
    10 Masyarakat Keluhkan, Penerangan Jalan Umum di Bengkalis sering Padam
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved