www.riaukontras.com
| Diduga Cabuli Anak Tetangga Umur 5 Tahun, Seorang Mahasiswa di Tangkap Polisi | | GEPPSIB - Nias Gelar Aksi Sosial Pembagian Masker | | Dandim 0314/Inhil Pimpin Rakor dan Sosialisasi Persiapan Sambut Era New Normal | | Mafia BBM & CPO di Kota Dumai diduga Kebal Hukum, Hingga Saat ini Bebas Beroperasi | | Tidak Ada KDRT, Keuchik Alur Dua Bakaran Bate Harmonis Dengan Istri | | Tragis Baru 2 Hari Berkabung, Keluarga Korban yang Tewas Karena Narkoba Ditawari Rp 5 Juta
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 30 Mei 2020
 
Aceh Utara
Kisruh Buket Padang Terancam Ke Ranah Hukum, Ini Kata Keuchik Zainuddin
Editor: Muhammad Abubakar | Minggu, 15-09-2019 - 16:49:00 WIB

TERKAIT:
 
  • Kisruh Buket Padang Terancam Ke Ranah Hukum, Ini Kata Keuchik Zainuddin
  •  

    JAMBO AYE, RIAUKontraS.com - Kisruh antara sebagian kelompok warga dengan Kepala Desa (Keuchik) Gampong Buket Padang Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh terancam bergulir ke ranah hukum.

    Sebagian warga yang tidak puas dengan kinerja Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) melakukan protes terhadap pelaksanaan dan penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD).

    Menurut informasi yang didapat media ini, kisruh tersebut berawal dari penggunaan Dana Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) yang di peruntukan bagi pengembangan ekonomi masyarakat yaitu budidaya sapi.

    Selain itu warga juga menyayangkan ambruknya leaning jalan yang baru dikerjakan dengan anggaran tahun 2019, sekitar 17 meter dari 138 meter yang di kerjakan dengan Alokasi Dana Gampong (ADG) yang bersumber dari APBN tahun 2019.

    Sementara Kepala Desa (Keuchik) Gampong Buket Padang, Kemukiman Jambo Aye Teungeuh Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh  Zainuddin, pada media ini Minggu (15/09/2019) di Sareng Kupi Kota Panton Labu membenarkan diri nya sudah di panggil penegak hukum terkait protes sebagian warga terhadap penggunaan dana dana Desa.

    Dikatakan nya, untuk kelompok budidaya sapi dari dana BUMG sudah disalurkan sesuai dengan prosedur, kalaupun ada persoalan itu dari anggota kelompok, "semua dana BUMG sudah kita salurkan sesuai dengan prosedur, dan anggota kelompok sudah menerima sapi, persoalan muncul disaat pengembalian modal karena anggota kelompok menjual sapi sapi itu tanpa sepengetahuan ketua kelompok apalagi saya selaku Keuchik Gampong, "jelas Zainuddin.

    Masih kata Keuchik, "soal ambruknya leaning jalan sekitar 17 meter saya selaku Kepala Desa akan bertanggung jawab dan akan segera perbaiki, saya siap memperbaiki sesuai dengan yang di harapkan oleh warga, menurut saya tidak ada persoalan lain, karena Alokasi Dana Gampong (ADG) sebelumnya sudah selesai dan sudah dilakukan audit oleh Inspektorat, "sebut Zainuddin.

    Diharapkan kepada seluruh warga Buket Padang kedepan, demi untuk kemajuan dan membangun Gampong kita, jangan ada saling menyalahkan kalau ada persoalan kita selesaikan bersama.

    "Terkait persoalan Gampong, saya hari Rabu lusa sudah di panggil oleh penegak hukum, dan di suruh bawa dokumen yang menyangkut dengan penggunaan Dana Desa, sudah saya siapkan semua dokumen nya, saya tidak ada masaalah karena sudah bekerja sesuai dengan prosedur, "pungkas Zainuddin.(Muhammad Abubakar).

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Kisruh Buket Padang Terancam Ke Ranah Hukum, Ini Kata Keuchik Zainuddin
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
    8 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    9 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
    10 Ketua DPRD Riau Sayangkan Dumai, Bengkalis, dan Meranti Tak Terapkan PSBB
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved