www.riaukontras.com
| Usaha Jagal Sapi Potong Yang Tidak Memiliki Izin Dan Limbah Sapi Yang Mencemari Lingkungan | | Basaruddin: Masyarakat Diharapkan Senantiasa Menerapkan Disiplin Protokol Kesehatan | | Pengedar Jenis Sabu-Sabu Warga Sorek Satu Di Tangkap Polisi | | Usai Panen Jagung, Kapolda Riau Kembali Tanam Bibit di Kawasan Agrowisata RA Kopi Aren | | Ditresnarkoba Polda Riau Gulung Bandar dan 36 Kg Sabu, Berikut Oknum Berpangkat Kompol | | Polres Kuantan Singing Gelar Lat Pra OPS Zebra Lancang Kuning 2020
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Minggu, 25 Oktober 2020
 
Diduga Sok Tau Tugas Pers, Kasi Pemerintahan Desa Simpang Petai Olok Wartawan
Editor: | Senin, 03-08-2020 - 20:23:00 WIB

TERKAIT:
 
  • Diduga Sok Tau Tugas Pers, Kasi Pemerintahan Desa Simpang Petai Olok Wartawan
  •  

    KAMPAR, riaukontras.com -   Sikap angkuh dan sombong diduga ditunjukan oleh oknum Kepala Seksi Pemerintahan Desa Simpang Petai Kecamatan Rumbio Jaya Kabupaten Kampar -Riau terhadap seorang Jurnalis yang  bertugas di Kabupaten Kampar.

    Dimana keangkuhan tersebut bermula saat Kasi Pemerintahan Lisnawati menghubungi seluler Wartawan melalui pesan WhatsApp, yang isinya bertuliskan " Surat Komfirmasi dari SP. Petai tuh kapan diambil pak?  Sudah di hubungi No tertulis tidak aktif.

    Ini dari lisnawati Kasi Pemerintahan Desa SP. Petai" tulisnya di Pesan WhatsApp.

    Namun usai dijawab oleh Wartawan bahwa jawaban surat konfirmasi tersebut besok diambil. Kembali  Kasi Pemerintahan Lisnawati melanjutkan pertanyaan ke Wartawan dengan menanyakan "  Boleh saya bertanya Pak, Bapak sudah lama jadi wartawan, Tahun berapa UKW,  dan juga menuliskan Bukan apa - apa Pak, teman saya banyak yang jadi Wartawan, kami dulu sama - sama Kuliah di Pers, Jadi semua sudah ada UKW, jadi mau tahu UKW Bapak tahun berapa mana tahu ada seangkatan sama temen -temen " sebut Lisnawati di pesan WhatsApp.

    Menjawab pertanyaan tersebut, Wartawan kembali menerangkan kepada Kasi Pemerintahan, " Buk Kaur sampaikan sama kawan - kawan buk, bahwa Nama saya Asril saya Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Wilayah Kampar.

    Dan FPII merupakan organisasi Pers yang Independent dan Terdaftar di Dewan Pers Independent yang mana memperjuangkan hak - hak para Wartawan. Termasuk terkait Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang notabennya tidak diatur dalam UU 40 Tahun 1999 Tentang Pers. 21 pasal tidak satu pasalpun yg mengatur tentang UKW, jawab Wartawan memperjelaskan kepada Kasi Pemerintahan Desa Simpang Petai.

    Namun usai melemparkan pertanyaan, saat wartawan mau balik mempertanyakan beberapa informasi yang disampaikan oleh masyarakat Desa Simpang Petai, kembali diduga sikap angkuh oknum Kasi ditunjukan dengan seolah - olah mengolok - olok Wartawan.

    " Maaf Pak saya tidak bisa
    Karena besok ada pekerjaan penting, Maaf Pak lain Kali aja, Kalau sekarang memang lagi sibuk kerja, Sibuk keladang betanam padi 😀," beber Lisma sambil menulis emot senyum.

    Ironisnya lagi juga ditulisnya, He e fhoto kartunya (Id Wartawan) itu lho Pak, Mau saya Kirim ke Dewan Pers Nasional 😀, Indonesia di pku, sebutnya seolah - olah mengertak Wartawan.

    Sementara itu di konfirmasi perihal di atas kepada Kasi Pemerintahan Desa Simpang Petai Lisnawati melalui seluler pada Senin ,(3/8/2020) mengatakan," Pada intinya saya hanya ingi tahu saja, mana tau ada kawan - kawan seangkatan dengan saya karena dulu saya pernah kuliah di UIN SUSQA Riau jurusan Pers dan Grafika angkatan Tahun 2003, dan mereka sudah tersebar kemana - mana. Tapi tidak ada kepentingan lain mungkin bahasa saya kurang berkenan saya minta maaf, saya sangat menyukai setiap wartawan karena itu dulu cita - cita saya,"ujarnya

    Masih katanya, biasanya saya suka melihat data mereka disini (red-web Dewan Pers), menentukan masih dimedia atau tidak, dan masalah mau kirim kartu ID Card ke Dewan Pers sambil gurau dengan emoji, tapi dia kayaknya ndak suka dan langsung mau kutip ucapan saya untuk dijadikan berita,"tulis Lisnawati.****


    Sumber FPII Kampar - Riau

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Diduga Sok Tau Tugas Pers, Kasi Pemerintahan Desa Simpang Petai Olok Wartawan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved