www.riaukontras.com
| Sat Reskrim Polres Inhil Ungkap Sindikat Penipuan Online Internasional | | Jum'at Berkah, Polres Inhil Kembali Bagikan Nasi Kotak Kepada Tukang Becak | | Sebagai Mitra, Paur Subbag Humas Polres Kuansing Wakilkan Kapolres dalam Tausiyah | | HUT Sat Polair Ke-70, Polres Inhil Kembali Meresmikan Bedah Rumah Warga Tak Mampu | | 2 Hari Lagi DPP PAO Dikukuhkan, Bupati Inhil Siap Jadi Dewan Pelindung | | Komplotan Peredaran Uang Palsu dan Curanmor Berhasil di Ringkus Polres Bengkalis
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 27 November 2020
 
Mantan Plt Sekda Kab.kuangsing MHL diperiksa Sebagai Tersangka Korupsi
Editor: Made Waruwu | Jumat, 10-04-2020 - 20:02:12 WIB

TERKAIT:
 
  • Mantan Plt Sekda Kab.kuangsing MHL diperiksa Sebagai Tersangka Korupsi
  •  

    TELUKKUANTAN, RIAUKontraS.com - Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kuantan Singingi (Kuansing), MHL menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka korupsi Rp10,4 miliar, Kamis (9/4/2020) di Kejari Kuansing.

    Selain MHL, empat tersangka lainnya yakni mantan Kabag Umum MS, mantan bendahara VA, HH dan YH selaku PPTK enam kegiatan Setda Kuansing tahun 2017.

    MHL yang ditemui di Kejari Kuansing mengaku ditanya sejumlah pertanyaan oleh penyidik Kejari Kuansing. Pada umumnya, pertanyaan itu sama dengan yang diajukan penyidik pada saat pemeriksaan ketika masih berstatus saksi.

    "Pertanyaan-pertanyaan dulu juga, ditanyakan kembali," ujar MHL di sela-sela pemeriksaan.

    Sementara itu, Kajari Kuansing Hadiman, SH, MH melalui Kasi Intel Kicky Arityanto, SH, MH mengakui lima orang tersebut diperiksa sebagai tersangka dugaan korupsi Rp10,4 miliar pada enam kegiatan di Setda Kuansing tahun 2017.

    "Pemeriksaan dimulai sekitar pukul 09.00 Wib tadi pagi, lamanya sekitat tujuh jam," ujar Kicky.

    Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kejari Kuansing mengumumkan penetapan lima tersangka pada 1 April 2020 lalu. Mereka ditetapkan sebagai tersangka karena tidak mampu mempertanggungjawabkan kegiatan di Setda Kuansing. Total anggaran enam kegiatan tersebut mencapai Rp13,3 miliar.

    Dalam menghitung kerugian negara, Kejari Kuansing menggunakan jasa akuntan negara. Hasilnya, kerugian negara mencapai Rp10,4 miliar. Namun, kerugian negara sudah dikembalikan sekitar Rp2,9 miliar, sehingga masih ada sisa kerugian sekitar Rp7,5 miliar.

    Sumber: goriau.com



    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Mantan Plt Sekda Kab.kuangsing MHL diperiksa Sebagai Tersangka Korupsi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved