www.riaukontras.com
| Pansus RTRW Bahas Wilayah Kawasan di Kabupaten Bengkalis Bersama Walhi Riau | | Bupati Tapsel Dan Kapolres Minta Masyarakat Jadi Jurkam Protokol Kesehatan | | Kades Simpang Jaya Kerahkan 20 Unit Tank Semprot Untuk Melawan Covid-19 | | Kunjungan Kornas TRC PPA Didampingi Ketua Korwil Riau Ke Mapolda Riau Disambut Hangat Wakapolda | | Diduga Ada Penyimpangan Penyaluran Dana Media, DPW MOI Layangkan Surat Uadiensi ke Ketua DPRD | | Gantikan Syahrul Thaib, Said Mahdum Jabat Sekretaris Daerah Kota Langsa
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 14 Juli 2020
 
Tiga WNA Malaysia Pencuri Ikan Bebas, Mahasiswa Gelar Aksi Protes ke PN Bengkalis
Editor: | Senin, 29-06-2020 - 17:57:43 WIB

TERKAIT:
 
  • Tiga WNA Malaysia Pencuri Ikan Bebas, Mahasiswa Gelar Aksi Protes ke PN Bengkalis
  •  

    Bengkalis, RIAUkontraS.com - Dampak vonis tidak bersalah atau bebas tiga WNA asal Malaysia pencuri ikan diperairan Muntai, kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis berbuntut panjang. Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantan - Bengkalis menggelar aksi di depan kantor Pengadilan Negeri Bengkalis, Senin (29/6) tepatnya dijalan  Karimun, Bengkalis.

    "Kami dari Hempatan Bantan- Bengkalis ingin mempertanyakan penegakan hukum yang terlibat pasca vonis bebas dilakukan Pengadilan Negeri Bengkalis. WNA asal Malaysia ditangkap Polairud Polres Bengkalis sudah jelas dititik kordinat di wilayan NKRI mencuri ikan bahkan ada barang bukti, kenapa hakim vonis bebas," tegas Ketua Kordinator Aksi Asnawi dalam orasi didepan Kantor Pengadilan Negeri Bengkalis.

    Ia juga menyampaikan bahwa penegakan hukum baik di Kejaksaan maupun Pengadilan Negeri Bengkalis menurutnya memvonis bebas tiga WNA asal Malaysia pencuri ikan itu merusak tatanan hukum di Indonesia.

    "Kita dari Hempatan Bantan Bengkalis meminta kasus ini agar di adili kembali agar tiga WNA asal Malaysia pencuri ikan diperairan Muntai, Bantan Kabupaten Bengkalis agar di hukum sesuai UU no 45 tahun 2009 tentang perikanan dan berada diwilayan Zee," ucap Asnawi lagi.

    Ia juga mengatakan, aksi yang dilakukan  dari Hipematan Bengkalia bentuk protes dan gugat Pengadilan Negeri Bengkalis dengan menolak putusan vonis bebas PN Bengkalis terhadap tiga orang terdakwa WNA asal Malaysia yang melakukan Ilegal Fishing di Perairan Desa Muntai Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis.

    "Kita menilai ada oknum majelis Hakim PN Bengkalis terjadi suatu korporasi dalam penegakan hukum terhadap tiga WNA asal Malaysia sehingga PN Bengkalis memvonis bebas," tegas Asnawi lagi dalam orasinya.

    Menurut Asnawi bahwa jika penegakan hukum menjunjung tinggi tatanan hukum untuk memberikan efek jera terhadap pencuri ikan di wilayah NKRI. Bisa dijerat dengan pasal berlapis terhadap ketiga WNA asal Malaysia tersebut. Ini justru di bebaskan.

    "Jika jaksa dan hakim benar benar menjunjung tinggi penegakan hukum sesuai perundang undangan. Ketiga WNA asal Malaysia itu bisa dijerat dengan pasal berlapis. Ini justru divonis bebas. Ada apa dengan majelis PN Bengkalis," katanya lagi.

    Lanjut Asnawi, bentuk kekecewaan ini merupakan dari Nelayan, masyarakat yang membuat aduan aduan. Karena dalam hal ini, ungkap Asnawi, yang tau poin poinnya dilaut itu adalah masyarakat.

    "Dengan divonis bebas WNA ini akan menjadi bomerang. Dan kekecewaan ini juga akan menjadi, keresahan masyarakat membuat geram dan bisa terjadi kegaduhan terhadap para nelayan," ucapnya.

    Sementara itu, aksi masa yang diterima Waka PN Bengkalis Hendah Karmila Dewi SH, Humas PN Mohd Riski Musmar, Jubir PN Zia Ul Jannah SH, kepada massa menyampaikan bahwa, vonis bebas tersebut sudah tertuang dalam putusan PN Bengkalis.

    "Saya atas nama wakil pimpinan PN Bengkalis, dengan adanya aksi geruduk PN Bengkalis, saya juga mengucapkan terimakasih kepada adik adik mahasiswa. Karena ini sudah tertuang dalam putusan PN Bengkalis, dan juga ada upaya hukum dengan kasasi, kalau tidak terima dengan putusan ini. Dan perkara itu juga sudah diputus, dan dibacakan di PN Bengkalis," kata Waka PN Bengkalis Hendah Karmila Dewi.

    Rilis : Indra

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Tiga WNA Malaysia Pencuri Ikan Bebas, Mahasiswa Gelar Aksi Protes ke PN Bengkalis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved