www.riaukontras.com
| Diduga Cabuli Anak Tetangga Umur 5 Tahun, Seorang Mahasiswa di Tangkap Polisi | | GEPPSIB - Nias Gelar Aksi Sosial Pembagian Masker | | Dandim 0314/Inhil Pimpin Rakor dan Sosialisasi Persiapan Sambut Era New Normal | | "Mafia BBM & CPO Di Kota Dumai Kebal Hukum,Belum Ada Tindakan Dari Penegak Hukum" | | Tidak Ada KDRT, Keuchik Alur Dua Bakaran Bate Harmonis Dengan Istri | | Tragis Baru 2 Hari Berkabung, Keluarga Korban yang Tewas Karena Narkoba Ditawari Rp 5 Juta
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 30 Mei 2020
 
DPR Kritik Menag ; Pasar Penuh, Salat Id di Masjit Dilarang
Editor: | Sabtu, 23-05-2020 - 12:33:33 WIB

TERKAIT:
 
  • DPR Kritik Menag ; Pasar Penuh, Salat Id di Masjit Dilarang
  •  

    BENGKALIS, RIAUKontras.com - Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto kembali menyinggung soal relaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam sektor peribadatan selama pandemi virus corona.

    Yandri menyoroti fenomena relaksasi PSBB dalam sektor niaga yang membiarkan pusat perbelanjaan beroperasi, sementara pemerintah melarang umat Islam melaksanakan salat Idulfitri berjemaah di masjid atau lapangan.

    Karena ini juga keluhan dari masyarakat kita, kenapa mal-mal sekarang buka, dan itu tidak dibubarkan Pak Menteri, dibiarkan saja Pak Kiai, jam 11 sampai 10 malam, pasar penuh juga dibiarkan," kata Yandri usai pelaksanaan Sidang Isbat yang juga dihadiri Menteri Agama Fachrul Razi di kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta, Jumat (22/5).

    Yandri juga meminta kepada Kemenag agar menjamin tak ada tindakan kekerasan kepada warga yang masih melaksanakan salat Idulfitri secara berjamaah pada 1 Syawal 1441 H yang jatuh pada Minggu (24/5) depan.

    Menurutnya, tindakan represif sangat tidak patut dilakukan. Pemerintah diminta menggunakan dialog interaktif dalam memberikan pengertian dan imbauan kepada masyarakat.

    "Jika saja nanti 1 Syawal 1441 H ada warga atau umat kita yang tetap salat di lapangan atau di rumah, mohon kiranya, kami dari DPR berharap tidak ada tindakan represif dari aparat keamanan, tidak ada pembubaran ataupun kekerasan," ujarnya.

    Merespons pernyataan Yandri, Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan pemerintah telah menyampaikan dampak baik maupun buruk dari kebijakan PSBB yang membatasi peribadatan. Fachrul menyebut letak permasalahan masih pada kurva kasus positif yang belum mengalami pelandaian yang signifikan.

    "Percayalah masalah relaksasi PSBB di bidang ibadah sudah menjadi pikiran bapak presiden dan kami semuanya, sehingga menunggu kapan waktunya paling tepat, kalau saat ini grafiknya masih menaik, InsyaAllah kalau grafiknya menurun pasti akan ada langkah nyata di bidang itu," ujar Fachrul.

    Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah ditetapkan jatuh pada Minggu, 24 Mei 2020. Penetapan ini dilakukan setelah Kemenag menggelar Sidang Isbat hari ini, Jumat (22/5).

    Hari raya tahun ini sedikit berbeda, karena akan dirayakan umat Muslim dengan

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • DPR Kritik Menag ; Pasar Penuh, Salat Id di Masjit Dilarang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
    8 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    9 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
    10 Ketua DPRD Riau Sayangkan Dumai, Bengkalis, dan Meranti Tak Terapkan PSBB
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved