www.riaukontras.com
| Massa Organisasi Dan Paguyuban Inhil Deklarasi Tolak Upaya Pemecah Belah Umat | | Warga Langsa Melawan Patuhi Prokes, Brimob Aramiyah Lakukan Edukasi | | TNI Kodim 0104 Aceh Timur Robohkan Rumah Buruh Tani | | Bertemu Kapolda Metro, Ini Pesan Watimpres | | Kapolsek Bukit Kapur Gelar Deklarasi Masyarakat Peduli Pemilu Anti Money Politik | | Giat PETI, Pelaku Kabur Dan Petugas Temukan Dompeng Darat
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 26 November 2020
 
DPR Kritik Menag ; Pasar Penuh, Salat Id di Masjit Dilarang
Editor: | Sabtu, 23-05-2020 - 12:33:33 WIB

TERKAIT:
 
  • DPR Kritik Menag ; Pasar Penuh, Salat Id di Masjit Dilarang
  •  

    BENGKALIS, RIAUKontras.com - Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto kembali menyinggung soal relaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam sektor peribadatan selama pandemi virus corona.

    Yandri menyoroti fenomena relaksasi PSBB dalam sektor niaga yang membiarkan pusat perbelanjaan beroperasi, sementara pemerintah melarang umat Islam melaksanakan salat Idulfitri berjemaah di masjid atau lapangan.

    Karena ini juga keluhan dari masyarakat kita, kenapa mal-mal sekarang buka, dan itu tidak dibubarkan Pak Menteri, dibiarkan saja Pak Kiai, jam 11 sampai 10 malam, pasar penuh juga dibiarkan," kata Yandri usai pelaksanaan Sidang Isbat yang juga dihadiri Menteri Agama Fachrul Razi di kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta, Jumat (22/5).

    Yandri juga meminta kepada Kemenag agar menjamin tak ada tindakan kekerasan kepada warga yang masih melaksanakan salat Idulfitri secara berjamaah pada 1 Syawal 1441 H yang jatuh pada Minggu (24/5) depan.

    Menurutnya, tindakan represif sangat tidak patut dilakukan. Pemerintah diminta menggunakan dialog interaktif dalam memberikan pengertian dan imbauan kepada masyarakat.

    "Jika saja nanti 1 Syawal 1441 H ada warga atau umat kita yang tetap salat di lapangan atau di rumah, mohon kiranya, kami dari DPR berharap tidak ada tindakan represif dari aparat keamanan, tidak ada pembubaran ataupun kekerasan," ujarnya.

    Merespons pernyataan Yandri, Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan pemerintah telah menyampaikan dampak baik maupun buruk dari kebijakan PSBB yang membatasi peribadatan. Fachrul menyebut letak permasalahan masih pada kurva kasus positif yang belum mengalami pelandaian yang signifikan.

    "Percayalah masalah relaksasi PSBB di bidang ibadah sudah menjadi pikiran bapak presiden dan kami semuanya, sehingga menunggu kapan waktunya paling tepat, kalau saat ini grafiknya masih menaik, InsyaAllah kalau grafiknya menurun pasti akan ada langkah nyata di bidang itu," ujar Fachrul.

    Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah ditetapkan jatuh pada Minggu, 24 Mei 2020. Penetapan ini dilakukan setelah Kemenag menggelar Sidang Isbat hari ini, Jumat (22/5).

    Hari raya tahun ini sedikit berbeda, karena akan dirayakan umat Muslim dengan

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • DPR Kritik Menag ; Pasar Penuh, Salat Id di Masjit Dilarang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved