www.riaukontras.com
| PBB Mampu Tingkatkan Kedisiplinan Pelaja SMAN 6 Surakarta | | Anak Bupati Terlibat Kasus Pemukulan, Ini yang dilakukan H Suyatno Bupati Rokan Hilir | | Wali Kota Terima Penghargaan Pelopor RSUD Syariah dari Wapres | | Team Satgas Ops Antik Rencong I Polres Langsa Ringkus Residivis Jaringan Pemakai Narkoba | | Supriyanto Lantik 90 anggota PPK Se-rohil | | Stuban Koperasi BBDM sebagai Bentuk Komitmen PT SDA Atas Percepatan Realisasi Kerjasama Kemitraan
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Sabtu, 29 Februari 2020
 
Dugaan Korupsi di Desa Kenantan
Gementara Raya Bersama Tiga Pimpinan LBH Dengan Puluhan Tim Lwoyer,Akan Melaporkan ke Kajati Riau
Editor: | Kamis, 23-01-2020 - 10:20:10 WIB

TERKAIT:
 
  • Gementara Raya Bersama Tiga Pimpinan LBH Dengan Puluhan Tim Lwoyer,Akan Melaporkan ke Kajati Riau
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com -
    Lembaga Gementara Raya Bersama Tiga pimpinan LBH & Puluhan Tim Lwoyer Di Riau, Akan Melaporkan Dugaan Kerugian Negara Di Desa Kenantan Ke Kajati Riau.
    'Sebelumnya Lembaga Gerakan Masyarakat Nusantara Raya Telah Menyurati pihak Desa kenantan, kec.Tapung kabupaten Kampar. Provinsi Riau, yang mana surat itu di tujukan terhadap kepala desa kenantan dengan Nomor Surat : 266/SK-DPD/GMR-PUSKOMINFO/I/2020, Pada hari Senin 20-01-2020.


    Saat di wawancarai ketua DPD & Wakil ketua DPD Lembaga Gementara Raya Provinsi Riau(Rudy.S) yang tidak asing dalam prestasinya dalam hal beberapa kasus pelanggaran yang merugikan masyarakat, salah satu diantaranya kasus cacing ikan kaleng di selat panjang Riau tahun 2018, pengembalian 2800 HA lahan masyarakat Kabupaten Kampar tahun 2018 dan masih banyak prestasi yang cemerlang oleh lembaga Gemantara raya yang juga memiliki hampir 100 Media Nasional dibawah koordinir Puskominfo Indonesia milik Ketua Umum Gemantara Raya Diansyah Putra, S. Kom, MM.

    Rudy S juga yang sebagai pendiri lembaga sosial  tersebut dikantornya menuturkan bahwa akan siap bantu masyarakat dan pihak penegak hukum mengungkap dugaan kasus Pembangunan gedung pustaka Desa Kenantan Dengan nilai anggaran Rp.148.931.305 dan pembangunan Taman Desa Kenantan Dengan nilai anggaran Rp 143.244.900 Pelaksaan kegiatan anggaran Tahun 2019."Di Tahun 2019 pengerjaan tersebut belum selesai dan diduga mangkrak dan pada tahun 2020 baru di lanjutkan kembali pegerjaan pembangunannya, pembuatan taman dan bagunan pustaka, yang bersumber dana DDS Tahun anggaran 2019 diduga pada pengerjaan tersebut ada dugaan di mark up. 'jelasnya

    Di tempat terpisah salah satu masyarakat yang tidak mau di cantumkan identitasnya menuturkan bahwa dua proyek yang ada di Desa kenantan yaitu pembagunan taman dan bangunan pustaka yang menurut analisa saya karna saya juga seorang tukang bangunan, Diduga Ada dugaan di Mark Up Anggaran Biayanya Dan kepala desa kenantan jika ada sesuatu pembangun diduga tampa musyawarah dengan masyarakat desa, ungkapnya

    Salah satu tokoh masyarakat desa kenantan juga menuturkan diduga Kinerjanya kades kenantan kurang memperdulikan usulan dari warganya, Setelah kades baru ini semua kaur yang masih bisa bekerja dengan baik malah diganti semua, bebernya

    Rabu [22/1 20:14]: wartawan mengkomfirmasi kepala desa kenantan melalui WhatsApp nya dengan nomor 08218056××××  tanya wartawan: Pengerjaan bagunan pustaka sama taman desa kenantan, baik itu bangunan fisik dan  sudah sesuai dengan pengerjaannya menurut pak kades,,?

    [22/1 20:52] jawab Kades Kenantan Hanif Tapung: Wallahu a'lam... sy blm bisa mengatakan sudah sesuai atau tdk, krn tahapan pemeriksaan dr inspektorat blm turun...dn selama ini pihak inspektorat lah yg menentukan..toh seandainya tidak layak bukan berarti sy tdk mengembalikan dana yg menurut perhitungan inspektorat yg hrs dikembalikan....

    [22/1 20:53] wartawan: Baik terimakasih atas jawabannya pak.🙏🙏

    AM.Rudy Selaku ketua DPD GEMENTARA RAYA bersama tim hukum dan advokasi yang  tidak asing dan sudah teruji antara lain Kantor hukum LBH. Freddy Simanjuntak SH MH/Martinus Zebua, SH dan rekan-rekan, Kantor  hukum LBH dan advokasi Victor Simamora,SH,MH dan Rekan-rekan, serta Kantor hukum LBH dan advokasi Perrtners Law Office Andi SH, Jamil SH. dan rekan-rekan, Puluhan pengacara kondang dari tiga Kantor hukum tersebut tidak terhitung jam tayangnya dalam menyukseskan pendampingan terhadap perkara hukum yang ditanganinya khususnya di Provinsi Riau. Akan mengawal laporan  Lembaga Gementara Raya ke kajati Riau tentang dugaan adanya kejanggalan pembagunan di desa kenantan. Kec.tapung. tegasnya.

    Di tempat terpisah pakar Hukum pidana yang juga selaku Dosen Hukum Pidana UIR Dr. M. Nurul Huda, SH. MH. Menyampaikan sebaiknya pihak penegak hukum dan inspektorat agar meninjau langsung ke desa-desa, untuk memastikan dana desa berjalan dengan baik dan benar, imbuhnya

    Direktur FORMASI RIAU ini juga menyampaikan pesan, sebaiknya para kapala desa se-riau menggunakan dengan sebaik-baiknya anggaran ADD & DD untuk mensejahterakan masyarakat di desanya, ia pun berharap agar desa-desa menjauhi perbuatan korupsi. demi terciptanya desa-desa di Riau bersih dari korupsi, 'tutupnya,red, bersambung.(tim)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Gementara Raya Bersama Tiga Pimpinan LBH Dengan Puluhan Tim Lwoyer,Akan Melaporkan ke Kajati Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    2 Temuan BPK RI Sebesar Rp.42 Milyar di UIN Suska Riau, Dikonfirmasi Rektor UIN 'Bungkam'
    3 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    4 Tiang Baleho Miring Sangat Mengkhawatirkan Masyarakat
    5 Plt Bupati Pelatihan Buka Resmi Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa se-Kab.Bengkalis
    6 5 Proyek di PUPR Bengkalis Kelebihan Bayar Rp 824 juta Komisi II Minta PUPR Segera Evaluasi Kinerja
    7 Ahok Akhirnya "Mundur"
    8 SADAM Lakukan Demo Ke Kantor DPRD Bengkalis
    9 Jangan Hanya Pencitraan, Jokowi Harus Tahu KLHK Telantarkan Usulan Masyarakat Penjaga Hutan di Siak
    10 Masyarakat Keluhkan, Penerangan Jalan Umum di Bengkalis sering Padam
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved