www.riaukontras.com
| Kades Simpang Jaya Kerahkan 20 Unit Tank Semprot Untuk Melawan Covid-19 | | Kunjungan Kornas TRC PPA Didampingi Ketua Korwil Riau Ke Mapolda Riau Disambut Hangat Wakapolda | | Diduga Ada Penyimpangan Penyaluran Dana Media, DPW MOI Layangkan Surat Uadiensi ke Ketua DPRD | | Gantikan Syahrul Thaib, Said Mahdum Jabat Sekretaris Daerah Kota Langsa | | Tetap Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19, Test Kenaikan Sabuk Perguruan IKS-PI Kera Sakti | | Terdampak Covid-19, Pemerintah Desa/ Kampung Tuah Indrapura Salurkan Dana BLT-DD
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 13 Juli 2020
 
Jembatan 'Lintasan Jalai' Penghubung 4 Desa Butuh Perhatian Serius
Editor: | Kamis, 14-11-2019 - 17:51:34 WIB

TERKAIT:
 
  • Jembatan 'Lintasan Jalai' Penghubung 4 Desa Butuh Perhatian Serius
  •  

    INHIL, RIAUKontraS.com - Jembatan Lintas Jalai yang berada di Dusun Tuah,Desa Keritang,Kecamatan Kemuning butuh perhatian yang sagat serius dari Pemerintah, jembatan sepanjang 70 meter dan lebar 4 meter membentang diatas sungai Keritang yang seluruh badan Jembatan berbahan Kayu adalah hasil swadaya masyarakat setempat. Berpuluh tahun lamanya masyarakat bergotong-royong untuk perawatan Jembatan ini, namun 5 tahun belakangan ini masyarakat mulai kewalahan dalam perawatan karena sebahagian bahan Jembatan yang sudah lapuk/busuk di makan usia.


    Kini keadaan Jembatan6 semangkin parah hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, petani  mengeluh karena hasil kebun mereka tidak dapat diangkut menggunakan Mobil, terpaksa petani mengeluarkan biaya tambahan agar hasil kebun bisa diangkut Truck dengan cara di langsir menggunakan sepeda motor.

    Perlu diketahui, Jembatan Jalai ini adalah penghubung 4 Desa, yaitu Desa Keritang, Desa Sekayan, Desa Petalongan dan Desa Sencalang. Begitu vitalnya Jembatan ini,seperti  di Desa Sekayan tepatnya di Dusun Lemang telah berdiri sekolah SD,SMP dan SMA, yang mana sebahagian murid-muridnya harus melintasi Jembatan ini.

    Kepala Desa  Keritang Nazarudin ketika dikomfirmasi awak media menyebutkan bahwa wewenang ada di pihak Pemerintah Kabupaten. Dan pihak Desa telah berkali-kali mengusulkan ke Kabupaten agar Jembatan Jalai bisa di bangun sesuai fungsinya yang sangat vital dan hingga saat ini belum terealisasi.

    Sementara Kepala Desa terpilih Sekayan, Jumadi ketika dikomfirmasi awak media tentang permasalahan Jembatan sangat mengapresiasi segala upaya untuk pembangunan Jembatan.

    " Memang Jembatan Jalai bukan berada di wilayah Sekayan, tapi banyak murid-murid sekolah dari Desa Keritang bersekolah di Sekayan melintas Jembatan itu. Dan sebahagian petani dari Sekayan mejual hasil kebun harus melintas Jembatan. Jadi kita berharap agar pihak berwenang segera membangun Jembatan yang sangat vital ini", ungkap Jumadi.

    Sementara itu beberapa warga yang dikonfirmasi awak media sangat mengeluhkan keadaan Jembatan sekarang ini. "Kami petani disini sangat mengharapkan Pemerintah segera bangun Jembatan ini.

    Sekarang ini kami terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk mengeluarkan hasil kebun karena jembatan tidak bisa dilalui kendaraan roda 4. Sebelumnya kami selalu bergotong-royong untuk perawatan Jembatan, tapi karena banyak material Jembatan sudah lapuk jadi harus diganti dan itu sulit dilakukan karena bahan nya semua dari Kayu,sedangkan Kayu sulit didapat", ujar Prapto.

    "Iya, kami berharap agar Pemerintah Kabupaten memberi perhatian kepada kami perihal Jembatan ini. Apa lagi bapak Bupati Inhil,HM Wardan pernah gagal melintasi Jembatan ini beberapa  tahun silam dalam rangka peresmian SMP Negri 4, Karena pada saat itu Bupati mendapat imformasi pencegatan oleh masyarakat setempat terkait masa depan Jembatan.

    "kami hanya ingin bicara baik-baik tapi mungkin pak Bupati dapat bisikan lain sehingga membatalkan rute perjalanan dan mengambil rute yang lain. Jadi tolong pak Bupati, Jembatan yang pernah bapak gagal bapak lintasi itu kini hampir roboh,tinggal tunggu waktu", ujar warga.

    Sandi

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Jembatan 'Lintasan Jalai' Penghubung 4 Desa Butuh Perhatian Serius
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    8 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    9 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
    10 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved