www.riaukontras.com
| Massa Organisasi Dan Paguyuban Inhil Deklarasi Tolak Upaya Pemecah Belah Umat | | Warga Langsa Melawan Patuhi Prokes, Brimob Aramiyah Lakukan Edukasi | | TNI Kodim 0104 Aceh Timur Robohkan Rumah Buruh Tani | | Bertemu Kapolda Metro, Ini Pesan Watimpres | | Kapolsek Bukit Kapur Gelar Deklarasi Masyarakat Peduli Pemilu Anti Money Politik | | Giat PETI, Pelaku Kabur Dan Petugas Temukan Dompeng Darat
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 26 November 2020
 
Bupati: Tetap Himbau Warga Shalat Ied di Rumah Saja
Editor: | Jumat, 22-05-2020 - 20:16:39 WIB

TERKAIT:
 
  • Bupati: Tetap Himbau Warga Shalat Ied di Rumah Saja
  •  

    SIAK, RIAUKontraS.com - Bupati Siak Alfedri penuh haru dengan suara terbata-bata saat menjelaskan di hadapan warga Koto Gasib menghadapi musim Pandemi Covid 19. Warga diminta menjalankan rutinitas ibadah hanya di rumah saja termasuk shalat sunnat muakkad Idil Fitri 1441 H yang diperkirakan jatuh pada Ahad depan ini.

    "Saat mendengarkan suara azan, batin saya menangis, rindu ingin sholat berjamaah di Mesjid. Namun saat seperti ini tidak mungkin saya lakukan demi menghindari penyebaran wabah Covid 19,"ujar Bupati Alfedri ter sedu-sedu saat  menyerahkan Bantuan Sembako kepada warga kecamatan Koto Gasib bantuan PT RAPP, di Aula kantor Camat, Jum'at (22/05/20).

    Melalui kesempatan itu Alfedri juga menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat, agar mematuhi himbauan dan larangan pemerintah terkait penanganan Covid 19 di kabupaten Siak.

    "ini tidak hanya tangungjawab pemerintah, Medis, Polisi dan TNI tetapi Penanganan wabah ini, juga tangungjawab kita bersama. Dibutuhkan dukungan semua komponen termasuk masyarakat,"himbaunya.

    Dirinya juga menegaskan kepada seluruh  warga masyarakat untuk melaksanakan Sholat Ied 1441 H di rumah, tidak di Mesjid. Demi memutus mata rantai Covid 19 ini.

    "Kami menghimbau masyarakat untuk Sholat Ied 1441 H di rumah saja. Kami bukan berarti melarang masyarakat untuk beribadah di Mesjid, tapi ini murni upaya kami untuk menyelamatkan nyawa kita semua dan menghindari warga terpapar wabah Covid 19. Kita juga kasihan melihat tim medis yang bekerja siang malam bersiaga, bertaruh nyawa untuk merawat, dan mengurus warga yang di karangtin terinfekai Covid 19. Tentu mereka juga rentan tertular Virus ini, Petugas medis itu juga punya anak dan istri, mereka rindu untuk berkumpul bersama keluarga. Segitu beratnya tugas mereka, sementara warga tak taat dengan himbauan pemerintah,"tegasnya.

    Dikesempatan tersebut dia juga menjawab berbagai pertanyaan masyarakat tentang "Kabupaten Siak kan kasusnya minim, kenapa tetap juga di PSBB"?.

    Menurut suami Rasida ini, memang Kabupaten Siak ini bila dibandingkan daerah lain kasus korban pamdeminya yang positif memang sedikit. Namun lantaran Kabupaten Siak berada di tengah-tengah kabupaten/kota Zona merah yaitu Kampar, Pekanbaru, Pelalawan, Bengkalis dan Dumai maka kondisi inilah yang mengharuskan Kabupaten Siak ini di PSBB.

    "Siak di tengah-tengah berada dilintasan maka siapapun yang ingin datang dan pergi dari daerah sekeliling Kabupaten Siak ini mereka pasti melalui wilayah Kabupaten Siak, inilah kenapa Siak juga di PSBB, kita tidak mau dilakukan PSBB korban malah bertambah," terangnya.

    Oleh karenanya, tambah Alfedri masyarakat dan kita semua di Kabupaten Siak ini meski disiplin untuk menjaga dan bertindak dalam rangka memutus mata rantai virus carona ini dengan salah satu cara mentaati protokol kesehatan seperti Phisical Distancing, keluar rumah memakai masker, Jika tidak penting jangan keluar rumah serta menjaga kebersihan lingkungan.

    Bupati mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada semua pihak terutama pihak swasta yang telah bersama-sama menunjukan kepeduliannya dalam rangka mengurangi beban warga yang terdampak Covid 19.

    Sementara itu Manajemen PT RAPP Syamsuria mengatakan, Bantuan sembako ini merupakan komitmen PT RAPP untuk membantu warga yang yang berdampak secara gelobal Covid 19.

    "Hari ini kami datang membantu Sembako, dengan bantuan ini kami harapkan dapat meringgankan beban warga yang terdampak Covid 19,"sebutnya.

    175 paket sembako itu, yang akan di berikan kepada warga di empat kampung yang ada di kecamatan Koto Gasib. Empat kampung itu berada di areal oprasional PT RAPP yaitu areal pelabuhan.

    Secara umum hari ini PT RAPP akan mendistribusikan paket sembako di empat kecamatan Dayun, Gasib, Lubuk Dalam, Sungai Apit dengan total keseluruhan bantuan di berjumlah 1200 paket sembako untuk 6 kecamatan.

    Dwi/Adv

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Bupati: Tetap Himbau Warga Shalat Ied di Rumah Saja
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved