www.riaukontras.com
| Rumah Sakit Umum Kota Dumai Di Duga Menumpuk Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun (B3) | | Pemkab Siak dan Tanoto Foundation Launching Portal Pembelajaran Siak Bedelau | | DPP APPI dan BUMP Korwil Riau Desak Pemerintah Lebih Serius Laksanakan UU Perlindungan Petani | | TNI-POLRI Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Rantau Panjang | | Ginjal Bocor, Maidenia Rasmi Butuh Bantuan Pengobatan | | H.HALIM: Kemenangan Ditentukan Masyarakat
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 24 09 2020
 
Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
Editor: | Kamis, 21-05-2020 - 13:46:33 WIB
Foto Bantuan yang di Salurkan yang perkirakan harga keseluruhan 150  Rupiah
TERKAIT:
 
  • Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com - Pelaksanaan PSBB dikota Pekanbaru  semakin menimbulkan banyak masalah baru. Sungguh ironis, mulai dari pendataan penerima bansos yang tidak akurat, pendistribusian yang tidak teratur dan kini anggota dewan Pekanbaru membuat blunder dengan membuat mosi tidak percaya kepada Ketua DPRD.

    Tidak selesai disitu saja, beberapa hari yang lalu ada warga yang mengembalikan bansos yang diterimanya karena merasa ditipu oleh Pemko Pekanbaru.

    Seperti yang dilansir media zonariau, sesuai keterangan dari jubir gugus Covid-19 Pemko Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhud bahwa nilai bansos Rp.250.000,- ( Dua Ratus lima puluh ribu rupiah) dibagikan kepada 30 ribu KK,  namun faktanya  sembako yang dibagikan hanya sekitar Rp.150.000,- ( seratus lima puluh ribu rupiah).Yakni Beras Bulog 5 kg = 50 rb, Intermie  1 dus = 40 ribu, Minyak goreng = 20 ribu,Sarden kecil 6 = 40 ribu ,Total = 150 ribu

    Maka jika selisih 100 ribu dikalikan 30 ribu KK maka total yang diduga diselewengkan adalah 3 Miliar.

    Ketua Lembaga Bantuan Hukum Bela Rakyat Nusantara ( BERNAS )  Sefianus Zai,SH sangat prihatin atas dugaan  Korupsi yang dilakukan oleh Oknum-Oknum di Pemko Pekanbaru. “ Kita sangat prihatin, dimasa wabah ini masih ada manusia yang tega mencuri hak orang lain, kita berharap aparat penegak hukum segera periksa Kadis sosial Pekanbaru dan team penyalur Bansos ini,” tegas Zai.

    Sefianus Zai menambahkan bahwa ia juga sangat kecewa kepada lembaga DPRD Kota Pekanbaru yang tidak mampu mengawasi penyaluran Bansos ini. "DPRD Pekanbaru melempem, walau sudah banyak keluhan masyarakat namun mereka tidak responsif akan kekesewaan warga, dugaan penyelewengan didepan mata, mereka biarkan, mereka malah sibuk saling bersitegang yang membuat mosi tidak percaya segala kepada ketua DPRD, bukannya  mengurus kepentingan rakyat” ungkapnya.

    Wakil ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendy Fazri  yang di minta tanggapannya, oleh media ini  menjawab dipolmatis dan  mempersilahkan warga untuk mengawasi bansos. “Silahkan semua masyarakat mengawasi bansos tersebut, dan instansi vertikal yg terkait,” ucapnya via chat WA, Senin 18/05/20.

    Ia menambahkan Jika ada temuan disarankan segera melapor.” Saya kira jika perlu di audit, agar lebih transparan,” ucapnya mengakhiri.

    Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani yang diminta tanggapannya mengatakan bahwa sudah mencoba memotivasi agar lembaga DPRD mengambil sikap dan menggunakan hak sebagai pengawas anggaran namun kekuatan politik di DPRD masih banyak anggota yang tidak mendukung. Seraya ia meminta masyarakat dapat mengingatkankan wakilnya yang ada di DPRD agar pro kepentingan pemilihnya," pinta Hamdani yang barusan beri mosi tidak percaya oleh 27 anggota DPRD. Senin, 18/05/20.

    Jubir gugus Covid -19 Ingot Ahmad Hutasushut ketika di konfirmasi beberapa hari lalu,  tentang dugaan Korupsi dana Bansos ini, tidak membalas Chat WA wartawan.(team)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    3 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Kasmarni Terima Gratifikasi Rp 23,6 Miliar di Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis Non Aktif
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Diduga Kades dan Perangkat Desa Pungut BLT-DD di Kuansing Mendapat Sorotan FPII Kuansing
    8 Bupati Nias Barat Diduga Terima Uang Fee Proyek
    Na'aso Daely Tuding Wabub Lebih Tau Tentang Video, Khenoki Waruwu: Na,aso itu Manusia Konyol
    9 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    10 Sibuk Menjadi Bandar Togel, Seorang Pria di Kuansing, Ditangkap Polisi
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved