www.riaukontras.com
| Camat Bunut Turut Padamkan Api Desa Petani | | Kejaksaan Negeri Kabupaten Inhil mengungkapkan perkara dugaan korupsi | | Jika Toro Ditahan, Berarti Jaksa Melakukan Pelanggaran Hukum | | T. RUSLI AHMAD, SE mendapatkan dukungan dari tokoh masyrakat Indragiri Hilir, Masuk Kabinet Jokowi | | Wakil Bupati Pelalawan,Buka Bono Bhayangkara Advebture Pelalawan II Tahun 2019 | | Jualan Sabu,Akhirnya Nenek Sumarni Di Ringkus SAT Res Narkoba
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 23 Juli 2019
 
Baikal Diduga Iming-imingin Paket Proyek, Kontraktor Jadi Korban 58 Juta
Editor: | Rabu, 10-07-2019 - 12:11:35 WIB

TERKAIT:
 
  • Baikal Diduga Iming-imingin Paket Proyek, Kontraktor Jadi Korban 58 Juta
  •  

    PEKANBARU, RIAUKontraS.com - Dengan diiming-imingkan proyek senilai 1 miliar lebih, kontraktor berinisial (M) jadi korban Rp.58 juta rupiah, dengan dalil sebagai pemulus agar mendapat pekerjaan yang diduga dilakukan oknum kabid disalah satu instasi di provinsi Riau bernama Baikal.

    Dengan mata berkaca-kaca (M-red) menceritakan kronologis kejadian, berawal dari temannya Baikal bernama Mariyahuma alias Amma menemui saya (M-red) mengatakan,  "ada teman saya kabid kak, namanya Baikal dia perlu Uang untuk istrinya mau Caleg, dia butuh uang Rp.50 juta rupiah kak, nanti kakak dikasinya paket pekerjaan sebelum lebaran setelah itu baru kita hitung-hitungan", Jelas M-red

    Setelah itu, Amma memperkenalkan M dengan Baikal dirumahnya. Baikal curhat bahwa dia butuh uang 50 juta, sedangkan yang bisa saya sanggupin hanya 40 juta rupiah, kemudian kami sepakat dengan itu, dan  membuat kwintasi dengan berbunyi titipan uang untuk mendapatkan pekerjaan, kwintasi di tulis langsung oleh Baikal dengan jaminan sertifikat rumahnya, tambah sumber.

    Ditambah M-red bahwa, setelah diteken kwintasi, saya mentrasfer uang sesuai nominal yang telah disepakati (Rp.40 juta), saat mentrasfer disaksikan oleh Amma, Depi. Uang itu langsung saya kirim ke rekening Baikal, Ujar sumber.

    Dikatakan M-red bahwa saat pertemuan dirumahnya, Baikal meyakinkan saya dengan mengatakan, "bahwa sebelum lebaran saya akan berikan kakak proyek dengan nilai 1 miliar lebih, banyak ini peluangku kak ada dari UNRI ada juga bupati Solok janjikan saya kak, belum lagi dari dinas-ku kak, pokoknya aman kakak itu, pasti kenyang  lah kakak kutaro", ditirukan sumber apa yang dibicarakan Baikal saat itu.

    Dilanjutkan M-red, bahwa janji Baikal itu pada 1 Juni 2019, sudah siap Surat Perintah Kerja (SPK) pekerjaan proyek dengan nilai 1 Miliar katanya. Namun sebelum 1 juni 2019 dikasih saya 1(satu) SPK dengan nilai 157.000.000 pengadaan bibit  mangkau di Siak, jadi Baikal minta di tambah 10 juta lagi sehingga semua menjadi 50 juta, tutur sumber.

    Dilain waktu saya dapat SPK pekerjaan, Baikal  lagi minta tambah uang 18 juta rupiah dengan dalil beban untuk dinas, namun Baikal minta dibayar 8 juta dulu, sehingga keseluruhan uang yang diambil oleh Baikal menjadi Rp.58 juta rupiah, jelanya.

    "Baikal memberikan saya SPK pekerjaan proyek pengadaan bibit mangkau dengan nilai Rp.157 juta yang sudah di tandatangani oleh panitia dan saya pihak kontraktor tapi Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) masih belum tandatangan, disaat itu juga Baikal minta uang untuk belanja bibit senilai Rp.69 juta, saya sebagai kontraktor juga minta agar ditandatangani oleh KPA dulu, Baikal meyakinkan saya bahwa itu tidak jadi masalah yang penting ada uang untuk belanja bibit dulu. Saat itu saya tidak mau menyerahkan uang yang Rp.69 juta itu sebelum di tandatangani oleh KPA. Karna saya tidak mau memberikan uang maka kontrak pun atas nama perusahaan saya ditukar dengan perusahaan lain, sepertinya mereka mengerjakan sendiri", jelas sumber.

    Karna saya merasa ditipu dengan diiming-imingin proyek, saya minta agar semua uang saya dikembalikan, karna perjanjian sebelum saya serahka uang yang Rp.40 juta itu, Baikal berjanji kalau tidak bisa saya berikan kakak paket pekerjaan maka paling lama saya kembalikan uang yang telah saya ambil semuaya pada akhir bulan Juni, Ungkap sumber media ini.

    Ketika wartawan konfirmasi Baikal melalui WhatsApnya terkait hal diatas mengatakan, "Salam.  Hari senin kita jumpa ya bang..  Salah persepsi itu, maka pada hari senin wartawan menunggu klarifikasi dari baikal sesuai apa yang dijanjikan namun hingga berita ini ditanyangkan Baikal belum memberikan keterangan persnya.

    Emos*

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Baikal Diduga Iming-imingin Paket Proyek, Kontraktor Jadi Korban 58 Juta
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved