www.riaukontras.com
| Safari Ramadan di Masjid Lambhuk, Cek Zainal Kupas Keutamaan Sedekah | | Langkah Hukum Debitur Yang Mengalami Tarik Paksa Kendaraan Kesayangannya oleh Kreditur | | Pangdam IV/Dip: Belajar dan Berlatih Berbagai Ilmu Pengetahuan Akan Menjadi Pemimpin yang Handal | | Dandim Cilacap Ikuti Rakor Upsus Pajale Bersama Dispertan | | Enam Pejabat Kodam IV/Diponegoro Diserahterimakan | | Wali Kota: Jangan Pernah Kendor Upaya Perangi Narkoba
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Selasa, 22 Mei 2018
 
IWO Bali dan IHDN Sosialisai Beda Medsos dan Media Online
Editor: | Jumat, 18-05-2018 - 14:54:29 WIB

TERKAIT:
 
  • IWO Bali dan IHDN Sosialisai Beda Medsos dan Media Online
  •  

    DENPASAR,  RIAUKontraS.com - Rektor Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar pada Kamis 17 Mei 2018, menyampaikan niatnya bekerjasama secara intesif dan menguntungkan dengan Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Bali.

    Keinginan tersebut disampaikan Rektor IHDN Denpasar, Prof. Dr. Drs. IGN Sudiana, M.Si usai mendengar paparan Ketua IWO Bali, Drs, I Nyoman Sutiawan dan Ketua AMSI Bali, I Nengah Muliarta, S.Si, M.Si dalam acara Diskusi KAMiSAN bertajuk "Medsos dan Demokrasi : Harapan atau Ancaman", di Aula Pascasarjana IHDN Denpasar.

    Pada acara mingguan yang diselenggarakan oleh Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Hindu Pascasarjana IHDN Denpasar, para pembicara membahas tuntas kiprah "Media Sosial" dan "Media Online".

    Dalam kesempatan itu Ketua IWO Bali Sutiawan mengatakan bahwa produk media online adalah berita online dan bila ada pihak yang merasa dirugikan, bisa mengajukan keberatan dan klarifikasi kepada redaksi media online bersangkutan sebagai hak jawab.

    "Selain itu yang membedakan media online dan sosial media, pengelola media online wajib mendaftarkan medianya di Dewan Pers," jelasnya.

    "Saat ini ada sekitar 50 media online yang aktif di Bali," sambung dia.

    Lebih lanjut Sutiawan menjelaskan pengetahuan dasar tentang perbedaan antara media sosial dan media online adalah informasi di media sosial bukanlah karya jurnalistik

    Di media sosial orang bisa seenaknya menyumpahi orang lain, jelasnya.

    Pihak yang merasa dirugikan oleh informasi media sosial bisa melaporkan orang yang merugikannya ke pihak kepolisian, Sutiawan memberi masukan.

    Menjawab pertanyaan peserta diskusi yang antusias mengenai cara mengidentifikasi apakah sebuah berita itu benar atau hoax, Sutiawan menunjukkan cara mengeceknya.

    Wartawan senior ini mengajak peserta diskusi agar berhati-hati menerima informasi di media sosial.

    "Cek dulu kebenaran informasinya, jangan langsung  _share_ ," sarannya.

    Ia memandang perlu adanya literasi media bagi kalangan masyarakat.

    Saat diberi kesempatan bertanya, Rektor IHDN Denpasar Prof. IGN Sudiana menyampaikan keinginannya untuk kerjasaman lebih lanjut dengan IWO dan AMSI.

    "Saya mau kita bertemu lagi untuk membahas kerjasama lebih konkrit dan saling menguntungkan," kata Prof. IGN Sudiana.

    Menanggapi tawaran tersebut, Sutiawan mengaku siap bekerjasama termasuk dalam literasi media.

    Diskusi yang dipandu oleh karyasiswa S2 Ilmu Komunikasi Hindu, Ir. Nyoman Merta ini dihadiri sekitar 65 peserta dari berbagai prodi S2, seperti Ilmu Komunikasi Hindu, Dharma Acharya; Bahasa Bali; Brahma Widya dan prodi S3 Studi Agama Hindu, serta civitas academic IHDN Denpasar. (IWO)


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • IWO Bali dan IHDN Sosialisai Beda Medsos dan Media Online
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    4 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    5 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    6 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    7 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
    8 Wakil Bupati Minta Bupati Nias Barat Copot Kadis BPKPAD dan Kuasa BUD
    9 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    10 Nektu Polem Minta Pemilu Ulang, Tolak Hasil Pilkada Aceh Timur 2017-2022.
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved