www.riaukontras.com
| TNI Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Gambut | | Pekerjaan Proyek Pelabuhan di Rohil Dikerjakan Tidak Sesuai Bestek | | Walikota Minta Dibuatkan Menu Baru Dalam Daftar Kuliner Banda Aceh | | DPD IWO INHIL: Selamat Ulang Tahun Ke 73 Bhayangkara | | Gubernur Tinjau Progres Pembangunan Kawasan Gurindam 12, Pembangunan Harus Mencapai Target | | Bangkitkan Semangat Olahraga, Nurdin Minta Percepat Bangun Tribun
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Kamis, 20 Juni 2019
 
Korupsi Proyek SPAM, Satu Keluarga Masuk Sel KPK
Editor: | Selasa, 11-06-2019 - 09:50:10 WIB
Ket. Fhoto Para Tersangka
TERKAIT:
 
  • Korupsi Proyek SPAM, Satu Keluarga Masuk Sel KPK
  •  

    LAMPUNG, RIAUKontraS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjebloskan satu keluarga ke bilik tahanan terkait kasus korupsi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Lampung dan beberapa daerah lainnya.

    Mereka terdiri dari pasangan suami istri, Budi Suharto dan Lily Sundarsih. kemudian dua anaknya, Irene Irma dan Yuliana Enganita Dibyo.

    KPK mengeksekusi Budi Suharto ke Lapas Klas 1 Pria Tangerang sedangkan Lily, Irene dan Yuliana dieksekusi ke Lapas Klas II B Anak Wanita Tangerang.
    ke bui, Kamis (30/5).

    Budi Suharto merupakan Dirut PT Wijaya Kusuma Emindo (WKE), sedangkan istrinya, Lily, merupakan Direktur PT WKE. Anaknya, Irene adalah direktur PT Tashida Sejahtera Perkasa (TSP) bersama dengan Yuliana.

    Mereka telah divonis tiga tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat karena terbukti menyuap pejabat di Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR.

    Dari proyek SPAM yang menjerat mereka adalah SPAM Lampung, SPAM Katulampa, SPAM Darurat, dan SPAM Toba, total uang suap yang dialirkan sebesar Rp 4,1 miliar, USD 38.000 dan SGD 23.000.

    Dengan maksud agar para pejabat itu tidak mempersulit pengawasan proyek sehingga dapat memperlancar pencairan anggaran proyek SPAM yang digarap oleh PT WKE dan PT TSP.

    Para pejabat PUPR yang menerima suap adalah Kepala Satuan Kerja SPAM Strategis/Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) SPAM Lampung Anggiat Partunggul Nahot Simaremare.

    Lainnya, PPK SPAM Katulampa Meina Waro Kustinah, Kepala Satuan Kerja SPAM Darurat Teuku Moch Nazar, dan PPK SPAM Toba 1 Donny Sofyan Arifin.
    Anggiat, Meina, Nazar dan Donny.

    Mereka diduga menerima suap untuk mengatur lelang terkait dengan proyek pembangunan SPAM tahun anggaran 2017-2018 di Umbulan 3, Lampung, Toba 1, dan Katulampa.

    Dua proyek lainnya adalah pengadaan pipa high density polyethylene (HDPE) di Bekasi dan daerah bencana di Donggala, Palu, Sulawesi Tengah.

    Lelang diduga diatur sedemikian rupa agar dimenangkan oleh PT WKE dan PT TSP dengan memberikan fee 10 persen dari nilai proyek. Fee tersebut kemudian dibagi 7 persen untuk kepala satker dan 3 persen untuk PPK.


    Sumber: Rmollampung

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Korupsi Proyek SPAM, Satu Keluarga Masuk Sel KPK
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved