www.riaukontras.com
| Selama Ini Kemana Inspektorat ???, Pelapor dan Ketua BUMG Aramiyah Diperiksa | | BUMG Blang Weu Baroh Ditinjau Dandim 0103 Aceh Utara | | Detail Program Covid-19 Belum Diterima DPRD Bengkalis | | 4 Kali Beraksi, Komplotan Curas Di Bangko Dibekuk Polisi. | | PB Gerakan NU Peduli Covid 19 Bantu Biaya Perawatan Hingga Sehat | | Bupati dan wakil Bupati Nias Barat turun Dampingi Penyaluran Bansos JPS Propinsi Di Kecamatan Lahomi
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Rabu, 27 Mei 2020
 
Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
Editor: | Senin, 13-02-2017 - 16:49:45 WIB
Ket- Photo: Ketua YARA Safaruddin SH
TERKAIT:
 
  • Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
  •  

    BENER MERIAH ACEH, RIAUKontraS.com - Drs. Juanda Senin (13/2) mengajukan praperadilan melalui kuasa hukumnya, Safaruddin dan Sulaiman dari Yayaysan Advokasi Rakyat Aceh terhadap Polres Bener Meriah,  praperadilan ini diajukan terhadap keabsahan penetapan Drs.Juanda sebagai Tersangka dalam perkara dugaan korupsi pekejaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Swakelola Otsus) senilai Rp. 1.920.000.000,- (satu Milyar Sembilan Ratus Dua Puluh Juta Rupiah).

    Dalam praperadilan ini kami menilai banyak kejanggalan dari penyidik Polres Bener Meriah, banyak keterangan yang di berikan oleh Drs. Juanda tidak dikembangkan oleh penyidik,  bahkan hak nya untuk mengajukan saksi yang meringakan tidak diberikab oleh Polres BM.

    Menurut Safaruddin SH, pada media ini menyebutkan, secara resmi kami juga pernah ajukan melalui surat pada tanggal 6 Februari 2016 kepada Polres dan Kajari BM agar diberikan hak untuk pemeriksaan saksi yang meringankan,  tetapi tidak pernah diberikan sampai sekarang.

    Kemudian,  aliran dana sejumlah dana yang diberikan kepada Plt Bupati Meriah Rusli M. Saleh senilai Rp. 41.000.000,- (empat puluh satu juta Rupiah) yang kemudian di bagikan kepada Kasat Reskrim Polres Bener Meriah 15.000.000,- (Lima belas Juta) untuk, Kasat Intel Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah), Rp. 1.000.000,- (satu Juta) untuk Polsek Bukit, sisa dari sana tersebut di ambil oleh Plt Bupati Bener Meriah, Drs. Rusli M Saleh, sisa dari dana tersebut tinggal Rp 3.000.000 yang kemudian digunakan untuk memperbaik mobil Rescue Dinsos ini tidak dikembangkan, itu tersebut dalam BAP tetapi tidak diddikembangkan  oleh polisi.
     
    Dalam Kasus Pelaksanaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni yang di jadikan Drs. Juanda sebagai tersangka, dana tersebut bersumber dari Otsus Aceh tahun 2013 yang di kelola oleh Dinas Sosial Provinsi Aceh yang seluruh pelaksanaannya di berikan kepada Komite Pelaksanaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni, yang dalam Surat Perjanjian Pemberian Bantuan No 460/II/SPPB/OTSUS/IX/2013 tanggal 10 September 2013  antara Dinas Sosial Bener Meriah dengan Komite Pelaksanaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni dalam pasal 2 huruf c.

    "Disebutkan Pihak Kedua (Komite Pelaksanaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni) melaksanakan dan mempertanggung jawabkan seluruh pekerjaan baik fisik maupun keuangan sesuai ketentuan yang berlaku, dan pasal 7  juga menyebutkan, Dana Kegiatan Swakelola Pelaksanaan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni Kabupaten Bener Meriah Dana OTSUS tahun 2013 sebesar Rp. 1.920.000.000,- (satu Milyar Sembilan Ratus Dua Puluh Juta Rupiah), yang dibebankan pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Aceh (DPA - SKPA) Dinas Sosial Aceh melalui Pelaksanaan Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Dana OTSUS tahun anggaran 2013 Nomor: 1.13.1.13.01.16.07.5.2, tanggal 05 Maret 2013, jelas Safaruddin.

    Seluruh pencairan dana tersebut dilakukan melalui PT Bank Aceh Capem Bener Meriah pada Rekening 053.01.02.610025-9 atas nama KOMITE BENER MAJU REDELONG KECAMATAN BUKIT Kabupaten Bener Meriah. Selain meminta Pengadilan membatalkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Sprin.Sidik/25.a/IV/2016, Reskrim, tanggal 10 Juni 2016, dan Juanda juga minta agar Surat Penahanan Nomor: Sp.Han/39/IX/2016/Reskrim, tanggal 23 September 2016 dibatalkan.

    "Juanda" juga meminta Polres Bener Meriah menganti kerugian Materil Pemohon sejumlah Rp 100.000.000,- (seratus juta rupiah) dan kerugian inmateril yang jika dikalkulasikan dengan rupiah senilai Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah).

    Gugatan Praperadilan di daftarkan oleh Suliaman, SH di dampingi oleh Hamdani (Kepala Perwakilan YARA Aceh Barat dan Aceh Jaya) pada pukul 14.30, dan diregistrasi dengan Nomor 01/Pid.Pra.2017/PN-Str, oleh Samsuar, SH.(Muhammad Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    5 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    6 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
    7 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    8 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
    9 Ketua DPRD Riau Sayangkan Dumai, Bengkalis, dan Meranti Tak Terapkan PSBB
    10 Dugaan Adanya Indikasi Penyimpangan Pada Pekerjaan Jln Palembang dan Jln Seroja
    LSM GERAK Laporkan Kadis dan Kabit PUPR Kota Pekanbaru Kepada Penegak Hukum
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved