www.riaukontras.com
| IWO Inhil Kembali Salurkan 20 Paket Sembako Kepada Masyarakat Sungai Beringin | | PB Gerakan Nahdlatul Ulama Peduli Covid 19 Datangi Kelenteng, Salurkan Sembako | | Pengerjaan Ruas Jalan Kuala Keritang Tunggu Eksekusi | | Berikut Johansyah Menyikapi Rencana LSM Membawa Kasus Videotron Bengkalis ke Ranah Hukum | | Putri Asal Minang Kembangkan Usaha Catering di Jogja | | Kasus Videotron di Bengkalis Akan Dibawa ke Ranah Hukum
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Senin, 01 Juni 2020
 
Prajurit TNI Kodim 0703 Cilacap Mendadak Dites Urine
Editor: Muhammad Abubakar | Senin, 12-03-2018 - 18:07:11 WIB

TERKAIT:
 
  • Prajurit TNI Kodim 0703 Cilacap Mendadak Dites Urine
  •  

    CILACAP, RiaukontraS.com - Selepas pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih, seluruh anggota TNI dan PNS Kodim 0703 Cilacap  Senin 12 Maret 2018, mendadak di tes urine oleh BNN Kabupaten Cilacap untuk melakukan pengawasan terhadap anggota serta sebagai langkah awal satuan guna mengantisipasi pemakaian dan peredaran narkoba khususnya  dikalangan prajurit TNI Kodim 0703 Cilacap. 

    Menurut Pasi Intel Kodim 0703 Cilacap Kapten CPM Samanhudi, tes urine tersebut sengaja dilaksanakan secara mendadak agar kegiatan ini berjalan apa adanya, "memang benar setelah pelaksanaan upacara, seluruh anggota TNI dan PNS, kita kumpulkan dan kita arahkan ke aula untuk pemeriksaan tes kesehatan urine dan kegiatan ini dikawal langsung oleh Provost dan anggota Subdenpom IV/1-1 Cilacap," tegasnya.

    "Tes urine ini kata Pasi Intel lagi, dilaksanakan secara rutin dan berkala namun pelaksanaannya tanpa adanya pemberitahuan kepada anggota sehingga hasil ini benar-benar murni tanpa ada rekayasa, "ujarnya.

    Dirinya berharap agar dalam tes ini tidak ada anggota TNI dan PNS Kodim 0703/Cilacap yang positif memakai narkoba ataupun zat adiktif lainnya. "Kita tidak akan menutup nutupi. Jika ada prajurit TNI dan PNS kodim 0703/Cilacap yang terlibat narkoba, maka akan kita proses sesuai hukum yang berlaku," tandasnya.

    Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Cilacap Parwito mengatakan, Bangsa Indonesia saat ini sudah memasuki keadaan darurat bahaya narkoba, sehingga berbagai upaya pemberantasan dan pencegahannya pun harus ekstra kita lakukan. 

    "Narkotika katanya, dari tahun ke tahun memang untuk pemakainya berkurang, namun kedatangannya dari tahun ke tahun semakin bertambah dan terhitung dari BNN pusat ada sekitar 260 ton Narkoba sudah masuk ke Indonesia di tahun 2018 ini, " terangnya

    Salah satu upaya pemerintah untuk pencegahan dan pemberantasan narkoba, adalah melalui Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). "Indonesia saat ini darurat Narkoba dan apabila darurat tentunya kita semus harus memeranginya, "tuturnya.

    Ia menyadari bahwa untuk memerangi bahaya narkoba ini tidaklah mudah. Untuk itu ia meminta kepada semua pihak untuk ikut serta berperan aktif dalam upaya ini. 

    Selesai kegiatan penyuluhan, dari 130 anggota TNI yang hadir dilakukan pemeriksaan secara acak kepada 40 anggota untuk pemeriksaan kesehatan urine oleh Tim dari BNN kabupaten Cilacap dengan pengawalan langsung oleh Provost dan anggota Subdenpom IV/1-1Cilacap. Dari ke 40 anggota TNI tersebut, semuanya dinyatakan negatif menggunakan Narkoba dan Zat Adiktif lainnya.(Urp/Sty/Abubakar)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Prajurit TNI Kodim 0703 Cilacap Mendadak Dites Urine
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Bansos Covid-19 Kota Pekanbaru Diduga di Korupsi Hingga 3 Miliar Satu Kali Penyaluran
    2 ABG Tewas Dikamar Hotel di Bengkalis, Pelaku "SAN" Dijerat Pasal Berlapis
    3 Arta melia: Jika Ada Pungutan Biaya Untuk Calon BPD laporkan ke pihak berwajib
    4 Penundaan Pembayaran Disetujui BCA Finance dinilai Merugikan Masyarakat, Terapkan Bunga 18/23% Lebih
    5 Dua Tahun Sudah Tersangka
    LSM Minta Polda Riau Jelaskan Alasan Tersangka Korupsi Bansos Bengkalis Belum Ditahan
    6 Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa Meninggal
    7 Ida Yulita: Anggaran Honor PMB RW Sebesar Rp. 13 Miliar, RT/RW Cuma Dapat Caci Maki
    8 Hanya Karna Rupiah, Kepala Sekolah SMK 3 Lahewa Larang Siswi Ikut Ujian
    9 Polemik Pembangunan Jalan TOL di Riau Menggurita, Dana APBN Diduga Menjadi Dana Talangan
    10 Ketua DPRD Riau Sayangkan Dumai, Bengkalis, dan Meranti Tak Terapkan PSBB
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved