www.riaukontras.com
| Dushub Kampar Alihkan Arus Lalu lintas dan tutup Jembatan Water Fron City Bagi Mobil Barang/Truk | | Didampingi Asisiten III, Gubernur DPW Riau LIRA Penuhi Undangan MOI di Jakarta | | Perkemahan Terpadu di Sungai Guntung Disambut Antusias Peserta | | FAKSI Minta Sipir Yang Lepas Big Bos Narkoba Dihukum Mati | | Terlalu Bebas, Big Bos Narkotika Dibiarkan Kabur Dari Lapas Narkoba Langsa | | Dua Oknum Satpol PP dan Satu Kurir di ciduk Satnarkoba Polres Pelalawan
Follow:     Serikat Perusahaan Pers
Jum'at, 22 November 2019
 
Tim BKSDA dan WWF, Bunyikan Mercun Jika Ada Harimau
Editor: | Minggu, 04-06-2017 - 07:45:29 WIB

TERKAIT:
 
  • Tim BKSDA dan WWF, Bunyikan Mercun Jika Ada Harimau
  •  

    PELANGGIRAN, RIAUKontraS.Com - Tim BKSDA dan WWF Riau-Kepri langsung meninjau lokasi kejadian Harimau Sumatra yang sering menampakan diri ke permukiman warga Kecamatan Pelanggiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (03/06/17).

    Tim asal Riau-Kepri melakukan survey dan mendatangi rumah Acok serta Bahtiar yang pernah dikejar oleh Harimau tersebut sewaktu dia ingin bekerja dikebun sawit di Kanal 25 Dusun Simpang Kanan Desa Tanjung Simpang, Pelangiran.

    Tim juga turut didampingi  Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Simpang BRIPKA Erwin. A, terdiri dari Polhut BKSDA  Santino Gomes, Polhut Bid Wil II BKSDA Zulkifli, Staff BKSDA Azwar Hadhibina Nasution, Bidang Netifikasi konflik satwa WWF Zulfahmi, Manager Nagasari Estate PT. THIP, Roni Paslah beserta asistennya.

    Dalam peninjauan dan survey lapangan tersebut, Tim BKSDA  dan WWF Riau - Kepri, melakukan olah Tempat Kejadian (TKP) diantaranya menelusuri tempat yang sering didatangi harimau itu dan meminta keterangan kepada saksi yang melihat serta  merekam langsung.

    Agar tidak terjadi hal-hal yang bisa mengacam keselamatan warga setempat. Tim juga memberikan penyuluhan kepada warga, setidaknya ketika dia (harimau) datang ke lokasi permukiman, bunyikan mercun atau kembang api guna menghalau binatang buas itu.

    Diingatkan juga kepada warga, agar tidak menjerat / menyakiti binatang buas harimau atau binatang lain yang dilindungi. Terlebih lagi, selalu waspada dan mengurangi aktifitas diluar rumah dan apabila hendak keluar jangan sendiri.

    Hasil peninjauan/survey tersebut akan dilaporkan terlebih dahulu oleh tim BKSDA dan WWF, kepada pimpinannya dan untuk tindakan selanjutnya menunggu hasil kajian, dari informasi yang didapat dilapangan. (Har)

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0821 7241 8111 / 0852 7850 2555
    via EMAIL: riaukontras@gmail.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)



     
    Berita Lainnya :
  • Tim BKSDA dan WWF, Bunyikan Mercun Jika Ada Harimau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Pesan Ahok Buat Istrinya Bila Dirinya Meninggal Dalam Waktu Dekat
    2 Ahok Akhirnya "Mundur"
    3 Bupat Meranti Apresiasi Bantuan CSR Mesin Pemadam Kebakaran PT. Timah
    4 Aktivis Aceh Timur Dukung Aksi Masyarakat Julok
    5 Jaksa: Siap Panggil Paksa Ibas Cs
    6 Pabrik Springbat PT Caisar Terbakar
    7 Rumah Ahok Terbakar Bersama 16 Rumah Lainnya
    8 Siapa Punya Uang Rp 100 Ini Sekarang Harga nya Luar Biasa sekali, Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
    9 Hakim Wanita Pengadilan Agama Terjaring Razia Saat Selingkuh di Kamar Hotel
    10 Kapolres Bener Meriah, di Gugat Rp 1,1 Milyar
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2017 PT. RIAUKONTRAS PERS, All Rights Reserved